FITNESS & HEALTH

Tanda dan Gejala Awal Kekurangan Kalsium pada Tubuh

Raka Lestari
Sabtu 09 Januari 2021 / 17:10
Jakarta: Kalsium adalah mineral penting yang ditemukan dalam makanan seperti produk susu, makanan laut, dan sayuran hijau. Ketika seseorang tidak menerima cukup kalsium dalam makanannya atau melalui suplemen, defisiensi dapat terjadi, yang menyebabkan gejala seperti nyeri otot atau tulang rapuh.

"Sekitar 99% kalsium tubuh disimpan di gigi dan tulang. Satu persen lainnya ditemukan dalam darah dan cairan, dalam sel dan jaringan tubuh," kata Kelly Rashid, RD, CSO, seorang ahli diet di Fort Lauderdale, Florida.

"Dalam cairan, kalsium bertindak sebagai elektrolit dan memainkan peran penting dalam irama jantung dan kontraksi otot," sambungnya.
 

Tanda dan gejala kekurangan kalsium


Gejala kekurangan kalsium akan semakin terlihat jelas seiring berjalannya waktu, namun ada beberapa tanda awal. Menurut Bansari Acharya, ahli gizi-ahli gizi terdaftar di Detroit, Michigan, kekurangan kalsium dapat menyebabkan gejala seperti:

- Kejang otot
- Kram
- Sakit dan nyeri otot

Menurut Jinan Banna, PhD, ahli diet terdaftar, dan profesor nutrisi di University of Hawai'i di M?noa, kekurangan kalsium jangka panjang dapat menyebabkan:

- Detak jantung tidak teratur
- Osteopenia
- Osteoporosis
- Peningkatan risiko patah tulang
- Hipokalsemia

Ketika kita tidak mendapatkan cukup kalsium dari makanan kita, maka tulang memperbaiki defisit. Yaitu dengan melepaskan kembali kalsium ke dalam darah dan cairan tubuh kita.

"Jika ini terjadi secara teratur, seiring waktu, hal itu dapat menyebabkan massa tulang rendah, osteopenia, dan osteoporosis. Semua kondisi ini meningkatkan risiko patah tulang," kata Rashid.

"Jika kamu mengalami gejala seperti nyeri otot, nyeri, kesemutan di tangan atau kaki, atau perubahan status mental, Anda harus menemui dokter sesegera mungkin. Lebih baik segera memeriksakan diri jika keluarga memiliki riwayat osteoporosis," kata Acharya.

Alasan lain untuk mengunjungi dokter adalah jika tinggi badan mulai menyusut. Jika kamu menyadari bahwa tinggi badan kamu terus menurun setiap tahunnya, itu mungkin merupakan tanda kehilangan tulang karena asupan kalsium yang tidak mencukupi dalam jangka panjang.

Kekurangan kalsium sulit untuk diuji karena tulang melepaskan kalsium ke dalam aliran darah selama defisiensi. Oleh karena itu, lebih baik mengukur kepadatan tulang dengan pemindaian tulang, yaitu tes pencitraan yang dapat mendeteksi masalah tulang yang tidak dapat diketahui oleh sinar-X pada umumnya.
(FIR)

MOST SEARCH