FITNESS & HEALTH
5 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Tidak Kamu Sadari
Raka Lestari
Senin 12 Oktober 2020 / 15:00
Jakarta: Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) penyakit jantung adalah penyebab utama kematian bagi wanita di Amerika Serikat, Sayangnya, hanya sekitar 54 % dari wanita yang menyadari fakta tersebut, menurut CDC.
"Penyakit jantung paling sering terjadi karena penyumbatan di arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis. Terdapat empat bagian di jantung dan sakit jantung bisa jadi terjadi di salah satu bagiannya," kata Suzanne Steinbaum, DO, direktur kesehatan jantung wanita di Heart and Vascular Institute di Rumah Sakit Lenox Hill di New York.
Berikut ini adalah 5 gejala penyakit jantung yang mungkin tidak kamu sadari, dikutip dari womenshealthmag.com:
Terkadang, sesak napas adalah pertanda bahwa kamu butuh berolahraga atau menggunakan obat alergi. Pada lain waktu, ini juga bisa jadi pertanda penyakit jantung.
"Pada orang-orang dengan penyakit jantung, jantung berjuang untuk mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya ke seluruh tubuh, sehingga kamu akan merasa tidak dapat menarik napas," kata Steinbaum.
Seiring dengan sesak napas, nyeri dada atau ketidaknyamanan, juga dikenal sebagai angina. Angina adalah salah satu gejala penyakit jantung yang paling umum.
"Mungkin terasa seperti sensasi meremas atau tekanan di atas dada. Jika kamu mengalami hal ini harus langsung menuju ke dokter atau bahkan ke ruang gawat darurat," kata Steinbaum.
Beberapa wanita yang memiliki penyakit jantung sama sekali tidak mengalami rasa sakit di dada mereka. Sebaliknya, mereka mengalami rasa sakit di perut mereka. Yang lain merasakannya di rahang atau bahkan leher mereka.
Mati rasa pada lengan dan kaki menunjukkan bahwa lengan dan kakimu tidak mendapatkan aliran darah dan oksigen yang mereka butuhkan. Seiring waktu, kekurangan aliran darah bisa mengakibatkan kerusakan syaraf, dan efek kerusakan syaraf bisa berdampak secara luas.
Palpitasi jantung atau aritmia adalah suatu keadaan di mana jantungmu berdetak terlalu cepat atau tidak teratur. Pada orang dengan penyakit jantung, palpitasi dapat menunjukkan masalah pada katup jantung atau bahkan sistem kelistrikannya. Namun, palpitasi tidak selalu merupakan gejala penyakit jantung.
"Aku sering mendengar orang mengatakan bahwa mereka mengalaminya sebelum mereka tidur, dan hal tersebut biasanya tidak akan bertahan lama. Itu sering karena minum terlalu banyak kafein atau anggur, mengalami dehidrasi, atau bahkan stres, " tutup Steinbaum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
"Penyakit jantung paling sering terjadi karena penyumbatan di arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis. Terdapat empat bagian di jantung dan sakit jantung bisa jadi terjadi di salah satu bagiannya," kata Suzanne Steinbaum, DO, direktur kesehatan jantung wanita di Heart and Vascular Institute di Rumah Sakit Lenox Hill di New York.
Berikut ini adalah 5 gejala penyakit jantung yang mungkin tidak kamu sadari, dikutip dari womenshealthmag.com:
1. Sesak napas
Terkadang, sesak napas adalah pertanda bahwa kamu butuh berolahraga atau menggunakan obat alergi. Pada lain waktu, ini juga bisa jadi pertanda penyakit jantung.
"Pada orang-orang dengan penyakit jantung, jantung berjuang untuk mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya ke seluruh tubuh, sehingga kamu akan merasa tidak dapat menarik napas," kata Steinbaum.
2. Nyeri dada
Seiring dengan sesak napas, nyeri dada atau ketidaknyamanan, juga dikenal sebagai angina. Angina adalah salah satu gejala penyakit jantung yang paling umum.
"Mungkin terasa seperti sensasi meremas atau tekanan di atas dada. Jika kamu mengalami hal ini harus langsung menuju ke dokter atau bahkan ke ruang gawat darurat," kata Steinbaum.
3. Rasa sakit pada tubuh
Beberapa wanita yang memiliki penyakit jantung sama sekali tidak mengalami rasa sakit di dada mereka. Sebaliknya, mereka mengalami rasa sakit di perut mereka. Yang lain merasakannya di rahang atau bahkan leher mereka.
4. Mati rasa pada lengan dan kaki
Mati rasa pada lengan dan kaki menunjukkan bahwa lengan dan kakimu tidak mendapatkan aliran darah dan oksigen yang mereka butuhkan. Seiring waktu, kekurangan aliran darah bisa mengakibatkan kerusakan syaraf, dan efek kerusakan syaraf bisa berdampak secara luas.
5. Palpitasi jantung
Palpitasi jantung atau aritmia adalah suatu keadaan di mana jantungmu berdetak terlalu cepat atau tidak teratur. Pada orang dengan penyakit jantung, palpitasi dapat menunjukkan masalah pada katup jantung atau bahkan sistem kelistrikannya. Namun, palpitasi tidak selalu merupakan gejala penyakit jantung.
"Aku sering mendengar orang mengatakan bahwa mereka mengalaminya sebelum mereka tidur, dan hal tersebut biasanya tidak akan bertahan lama. Itu sering karena minum terlalu banyak kafein atau anggur, mengalami dehidrasi, atau bahkan stres, " tutup Steinbaum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)