FITNESS & HEALTH
3 Berita Terpopuler Gaya: Kasus Super Flu Hingga Air Ketuban Pecah
Yatin Suleha
Senin 05 Januari 2026 / 06:05
Jakarta: Tahun 2026 baru dilalui beberapa hari. Ternyata faktanya, belum seminggu awal Januari, media sosial dan kanal berita telah diramaikan mengenai informasi super flu yang sudah masuk ke Indonesia.
Dan dari berbagai informasi yang beredar, super flu dikatakan bisa lebih cepat menyebar dan lebih berat dibandingkan biasanya. Tapi, paakah benar lebih cepat menyebar dan gejalanya lebih berat? Yuk kita bahas!
Apa itu super flu? Sebenarnya super flu merupakan bagian dari influenza yang memang ditemukan sehari-hari. Hanya saja disebut super flu karena penyebarannya cepat dan menyebabkan kenaikan jumlah kasus di beberapa negara.
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Minggu, 4 Januari 2026:
Super flu disebabkan oleh Virus Influenza A (H3N2) atau Subclade K. Apakah super flu penyakit atau virus baru? Sebenarnya, super flu BUKAN virus baru. Seperti dijelaskan oleh dr. Adam Prabata melalui akun Instagram pribadinya, @adamprabata.
Virus ini merupakan varian baru dari virus Influenza A strain H3N2, yaitu subclade K. Mengutip laman CDC, super flu pertama kali ditemukan pada Juni 2025 dan mulai terdeteksi kenaikan kasusnya sejak Agustus 2025 di beberapa negara.
Selengkapnya klik di sini
Kembali bekerja setelah libur panjang kerap terasa berat bagi banyak pekerja. Rasa malas, sulit fokus, hingga kelelahan di hari-hari awal kerja sering kali dianggap sebagai masalah motivasi pribadi. Namun, sebenarnya anggapan ini tidak sepenuhnya tepat.
Menurut Dr. Ray Wagiu Basrowi MKK, praktisi kedokteran kerja sekaligus Ketua Health Collaborative Center (HCC), kondisi tersebut adalah respons biologis dan psikologis yang normal, bukan tanda kelemahan mental atau kurangnya etos kerja.
“Yang banyak dialami pekerja setelah libur panjang bukan kemalasan, melainkan fase transisi biologis. Tubuh dan otak butuh waktu untuk adjuat atau menyesuaikan kembali ritme kerja,” ujar Dr. Ray.
Selengkapnya klik di sini
Cairan ketuban adalah cairan yang melindungi bayi di dalam rahim dan pecahnya bisa menjadi tanda persalinan akan segera dimulai.
Banyak ibu hamil merasa bingung apakah cairan yang keluar adalah air ketuban atau hanya urine, terutama jika belum pernah mengalami sebelumnya.
Namun, sangat penting untuk selalu memantau perubahan tubuh selama kehamilan karena setiap kehamilan unik dan bisa berbeda dari yang lain.
Selengkapnya klik di sini
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Dan dari berbagai informasi yang beredar, super flu dikatakan bisa lebih cepat menyebar dan lebih berat dibandingkan biasanya. Tapi, paakah benar lebih cepat menyebar dan gejalanya lebih berat? Yuk kita bahas!
Apa itu super flu? Sebenarnya super flu merupakan bagian dari influenza yang memang ditemukan sehari-hari. Hanya saja disebut super flu karena penyebarannya cepat dan menyebabkan kenaikan jumlah kasus di beberapa negara.
Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Minggu, 4 Januari 2026:
1. Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu di 2026, Tetap Waspada dan Jaga Kesehatan
Super flu disebabkan oleh Virus Influenza A (H3N2) atau Subclade K. Apakah super flu penyakit atau virus baru? Sebenarnya, super flu BUKAN virus baru. Seperti dijelaskan oleh dr. Adam Prabata melalui akun Instagram pribadinya, @adamprabata.
Virus ini merupakan varian baru dari virus Influenza A strain H3N2, yaitu subclade K. Mengutip laman CDC, super flu pertama kali ditemukan pada Juni 2025 dan mulai terdeteksi kenaikan kasusnya sejak Agustus 2025 di beberapa negara.
Selengkapnya klik di sini
2. Masuk Kantor Setelah Libur Panjang Terasa Berat? Ini Penjelasan Dokter Kedokteran Kerja
Kembali bekerja setelah libur panjang kerap terasa berat bagi banyak pekerja. Rasa malas, sulit fokus, hingga kelelahan di hari-hari awal kerja sering kali dianggap sebagai masalah motivasi pribadi. Namun, sebenarnya anggapan ini tidak sepenuhnya tepat.
Menurut Dr. Ray Wagiu Basrowi MKK, praktisi kedokteran kerja sekaligus Ketua Health Collaborative Center (HCC), kondisi tersebut adalah respons biologis dan psikologis yang normal, bukan tanda kelemahan mental atau kurangnya etos kerja.
“Yang banyak dialami pekerja setelah libur panjang bukan kemalasan, melainkan fase transisi biologis. Tubuh dan otak butuh waktu untuk adjuat atau menyesuaikan kembali ritme kerja,” ujar Dr. Ray.
Selengkapnya klik di sini
3. Pecahnya Air Ketuban dan Apa Saja yang Harus Moms Ketahui
Cairan ketuban adalah cairan yang melindungi bayi di dalam rahim dan pecahnya bisa menjadi tanda persalinan akan segera dimulai.
Banyak ibu hamil merasa bingung apakah cairan yang keluar adalah air ketuban atau hanya urine, terutama jika belum pernah mengalami sebelumnya.
Namun, sangat penting untuk selalu memantau perubahan tubuh selama kehamilan karena setiap kehamilan unik dan bisa berbeda dari yang lain.
Selengkapnya klik di sini
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)