FITNESS & HEALTH

Menkes Budi Akui Sedih Imbas Kasus Pasien BPJS Dicibir Dokter

Aulia Putriningtias
Kamis 06 Agustus 2026 / 07:04
Ringkasnya gini..
  • Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat suara perihal peristiwa atas unggahan Threads @yurizaltrich.
  • Budi mengaku sedih atas terjadinya insiden cibiran yang datang tidak hanya dari warga, tetapi dengan profesi dokter.
  • Sebagai Menkes, ia diberi tugas untuk menaikkan taraf harapan hidup masyarakat.
Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat suara perihal peristiwa atas unggahan Threads @yurizaltrich di mana orang terdekatnya meninggal dunia. 

Menkes Budi mengaku sedih atas terjadinya insiden cibiran yang datang tidak hanya dari warga, tetapi dengan profesi dokter sekalipun. Sebagai Menkes, ia diberi tugas untuk menaikkan taraf harapan hidup masyarakat.

"Buat saya sebagai Menteri Kesehatan, tugas saya dari Bapak Presiden menaikkan rata-rata angka harapan hidup rakyat Indonesia, dari 72 ke 76 (tahun)," papar Menkes Budi, usai menerima kunjungan Kepala BGN Sudaryono di kantor Kemenkes, dikutip melalui kumparan, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia menambahkan setiap ada masyarakat yang meninggal dunia, terlebih pada usia muda, dirinya merasa memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan layanan masyarakat.

"Jadi setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih. Apalagi kalau meninggalnya muda. Saya merasa saya sebagai Menkes tuh gagal, kok teman-teman kita ada yang meninggal muda," ungkapnya.

Ia turut mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Baik padabsisi fasilitas, alat kesehatan, maupun sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

"Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki, baik di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya, maupun di SDM kesehatannya," tuturnya. 

Menkes Budi menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya membenahi berbagai aspek pelayanan kesehatan. Hal ini agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih baik dan memiliki harapan hidup lebih panjang.

"Tolong bantu juga teman-teman untuk terus memberikan masukan agar itu kita bisa laksanakan," lanjutnya.

Sebelumnya, beberapa hari lalu telah viral unggahan salah satu orang terdekat, Yurizal, yang mengeluhkan belum mendapatkan ruangan di rumah sakit. Keluhan ini disampaikan pada sosial media Threads.

"8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake BPJS," unggahnya.

Alih-alih mendapatkan dukungan, justru orang-orang menyerang dan mencibir tanpa henti, termasuk warga yang berprofesi dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

Namun, tak lama setelahnya, unggahan itu viral dan menuai pro dan kontra. Hingga dikabarkan bahwa yang bersangkutan (orang terdekat dari Yurizal), dinyatakan meninggal dunia.

Hingga saat ini, banyak orang yang melayangkan protes agar pelaku-pelaku perundungan secara daring tersebut meminta maaf. Para keluarga pun satu demi satu muncul untuk menanggapi hal-hal tersebut.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH