FITNESS & HEALTH
Kenalan Sama Water Mist, 'Senjata' Andalan Bikin Udara Sekitar Jadi Adem dan Bebas Debu
Yatin Suleha
Selasa 08 September 2026 / 16:37
- Suasana mendadak jadi abu-abu dan bikin napas agak sesak pas abu vulkanik turun nyelimuti jalanan kota.
- Pasti langsung mager buat keluar rumah karena debunya nempel di mana-mana dan bikin kotor kendaraan.
- Meski kelihatan sepele, sisa material letusan gunung berapi ini gak boleh dibiarkan kering begitu saja di jalanan.
Jakarta: Suasana mendadak jadi abu-abu dan bikin napas agak sesak pas abu vulkanik turun nyelimuti jalanan kota.
Pasti langsung mager buat keluar rumah karena debunya nempel di mana-mana dan bikin kotor kendaraan.
Meski kelihatan sepele, sisa material letusan gunung berapi ini gak boleh dibiarkan kering begitu saja di jalanan.
Kalau kena angin sedikit saja, partikel halusnya langsung beterbangan dan gak sehat buat saluran pernapasan kita.
Makanya, langkah awal yang paling krusial sebelum bersih-bersih besar adalah membasahi area jalanan tersebut. Biar gak bingung kenapa hal itu penting, yuk cek beberapa alasan utamanya di bawah ini.
Dalam laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melakukan penyiraman watermist atau penyemprotan air di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Tugu Tani hingga kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, hari ini Selasa (8/9).
(Pemprov DKI Jakarta melakukan penyiraman watermist. Video: Dok. Instagram Pemprov DKI Jakarta/@dkijakarta)
Dalam beberapa laman, hal ini karena beberapa hal, yaitu:
1. Menyiram jalanan berpasir dan berdebu ini ampuh banget buat menurunkan partikel debu halus supaya gak beterbangan lagi di udara dan terhirup sama kita.
2. Selain itu, proses penyiraman ini ngebantu memadatkan timbunan abu supaya gampang disapu atau dibersihkan tanpa bikin polusi udara dadakan di sekitar lingkungan.
3. Lapisan abu yang kering dan menumpuk kalau kena angin bakal bikin jalanan licin dan berbahaya buat pengendara, jadi dibasahi dulu biar cengkeraman ban ke jalan tetap aman.
Jadi, mulai sekarang jangan heran lagi ya kalau liat petugas jalanan langsung gercep nyiram aspal pas habis hujan abu.
Selain bikin udara jadi lebih bersih dan terhindar dari debu beterbangan, langkah sederhana ini ampuh banget buat ngejaga keselamatan kita semua saat beraktivitas di luar ruangan.
(TIN)
Pasti langsung mager buat keluar rumah karena debunya nempel di mana-mana dan bikin kotor kendaraan.
Meski kelihatan sepele, sisa material letusan gunung berapi ini gak boleh dibiarkan kering begitu saja di jalanan.
Kalau kena angin sedikit saja, partikel halusnya langsung beterbangan dan gak sehat buat saluran pernapasan kita.
Makanya, langkah awal yang paling krusial sebelum bersih-bersih besar adalah membasahi area jalanan tersebut. Biar gak bingung kenapa hal itu penting, yuk cek beberapa alasan utamanya di bawah ini.
Dalam laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melakukan penyiraman watermist atau penyemprotan air di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Tugu Tani hingga kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, hari ini Selasa (8/9).
Lalu, kenapa ini harus dilakukan sih?
(Pemprov DKI Jakarta melakukan penyiraman watermist. Video: Dok. Instagram Pemprov DKI Jakarta/@dkijakarta)
Dalam beberapa laman, hal ini karena beberapa hal, yaitu:
1. Menyiram jalanan berpasir dan berdebu ini ampuh banget buat menurunkan partikel debu halus supaya gak beterbangan lagi di udara dan terhirup sama kita.
2. Selain itu, proses penyiraman ini ngebantu memadatkan timbunan abu supaya gampang disapu atau dibersihkan tanpa bikin polusi udara dadakan di sekitar lingkungan.
3. Lapisan abu yang kering dan menumpuk kalau kena angin bakal bikin jalanan licin dan berbahaya buat pengendara, jadi dibasahi dulu biar cengkeraman ban ke jalan tetap aman.
Jadi, mulai sekarang jangan heran lagi ya kalau liat petugas jalanan langsung gercep nyiram aspal pas habis hujan abu.
Selain bikin udara jadi lebih bersih dan terhindar dari debu beterbangan, langkah sederhana ini ampuh banget buat ngejaga keselamatan kita semua saat beraktivitas di luar ruangan.
(TIN)