FITNESS & HEALTH
7 Jenis Pilates dan Manfaatnya, Mana yang Cocok untuk Pemula?
Fatha Annisa
Senin 24 Agustus 2026 / 15:02
- Pilates memiliki berbagai jenis latihan, mulai dari Mat Pilates hingga latihan menggunakan alat khusus.
- Setiap jenis menawarkan karakteristik dan tingkat tantangan yang berbeda sesuai kebutuhan.
- Sebaiknya kenali jenis-jenis Pilates terlebih dahulu suoaya bisam memilih kelas yang paling sesuai.
Jakarta: Pilates masih menjadi salah satu jenis olahraga yang digemari, khususnya bagi perempuan. Olahraga ini berfokus pada kekuatan inti, fleksibilitas, keseimbangan, dan kontrol tubuh.
Pilates juga memiliki berbagai metode dan jenis latihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari latihan menggunakan matras hingga memanfaatkan alat khusus. Setiap jenisnya pun memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda.
Sebelum mendaftar untuk ikut kelas pilates, sebaiknya kenali terlebih dahulu jenis-jenisnya sehingga Sobat Medcom dapat menentukan latihan mana yang paling sesuai. Berikut jenis-jenis pilates:

Mat Pilates merupakan jenis pilates yang dilakukan menggunakan matras tanpa alat besar. Latihannya mengandalkan berat badan sendiri dan berfokus pada kekuatan otot inti, fleksibilitas, keseimbangan, serta kontrol gerakan.
Jenis ini cukup populer bagi pemula karena gerakannya relatif mudah dilakukan dan tidak membutuhkan banyak peralatan. Beberapa latihan yang umum ditemukan antara lain the hundred, roll up, single leg stretch, dan plank.

Reformer Pilates dilakukan menggunakan alat bernama reformer, yaitu alat dengan platform bergerak, pegas, tali, dan beberapa komponen pendukung lainnya. Alat tersebut memberikan resistensi sehingga latihan dapat terasa lebih menantang.
Reformer Pilates dapat diandalkan untuk melatih kekuatan, stabilitas, fleksibilitas, dan koordinasi tubuh. Intensitas latihan juga dapat disesuaikan dengan mengatur tingkat resistensi pada alat.

Cadillac Pilates menggunakan alat berukuran besar yang dilengkapi rangka, pegas, tali, dan berbagai aksesori. Jenis ini memungkinkan seseorang melakukan lebih banyak variasi gerakan dibandingkan latihan menggunakan matras.
Latihannya dapat membantu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas sekaligus melatih kontrol tubuh. Karena menggunakan alat yang cukup kompleks, Cadillac Pilates umumnya dilakukan dengan pendampingan instruktur.

Sesuai namanya, Chair Pilates menggunakan alat berbentuk kursi khusus yang dikenal sebagai Pilates chair. Latihan ini mengandalkan resistensi dan gerakan tubuh untuk melatih kekuatan, keseimbangan, serta stabilitas.
Gerakannya dapat dilakukan dalam posisi duduk, berdiri, maupun menggunakan tangan sebagai penopang. Chair Pilates juga bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin mencoba latihan dengan tantangan keseimbangan yang lebih besar.

Barrel Pilates menggunakan alat berbentuk melengkung yang membantu menopang tubuh saat melakukan berbagai gerakan. Latihan ini banyak digunakan untuk membantu meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas tulang belakang.
Selain itu, barrel dapat membantu tubuh mendapatkan posisi yang lebih tepat ketika melakukan gerakan tertentu. Jenis pilates ini biasanya menjadi bagian dari latihan yang lebih terarah dengan bantuan instruktur.

Tower Pilates menggunakan alat berbentuk rangka vertikal yang biasanya dipasang pada matras atau meja Pilates. Alat ini dilengkapi pegas, bar, dan tali yang memberikan resistensi selama latihan.
Latihan Tower Pilates menggabungkan prinsip Mat Pilates dengan resistensi dari alat, sehingga dapat membantu melatih kekuatan otot inti, fleksibilitas, keseimbangan, dan kontrol tubuh. Gerakannya juga bisa dimodifikasi berdasarkan kemampuan dan tujuan latihan.
Jenis ini biasanya lebih fleksibel dalam menyesuaikan latihan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing orang. Oleh karena itu, gerakannya dapat berbeda tergantung instruktur, tujuan latihan, serta kondisi peserta.
Pada dasarnya, tidak ada satu jenis pilates yang paling cocok untuk semua orang. Pemilihan latihan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan, tingkat pengalaman, kemampuan tubuh, serta arahan instruktur, terutama bagi pemula yang baru mulai berlatih.
Semoga bermanfaat!
(PRI)
Pilates juga memiliki berbagai metode dan jenis latihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari latihan menggunakan matras hingga memanfaatkan alat khusus. Setiap jenisnya pun memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda.
Sebelum mendaftar untuk ikut kelas pilates, sebaiknya kenali terlebih dahulu jenis-jenisnya sehingga Sobat Medcom dapat menentukan latihan mana yang paling sesuai. Berikut jenis-jenis pilates:
1. Mat Pilates

Mat Pilates merupakan jenis pilates yang dilakukan menggunakan matras tanpa alat besar. Latihannya mengandalkan berat badan sendiri dan berfokus pada kekuatan otot inti, fleksibilitas, keseimbangan, serta kontrol gerakan.
Jenis ini cukup populer bagi pemula karena gerakannya relatif mudah dilakukan dan tidak membutuhkan banyak peralatan. Beberapa latihan yang umum ditemukan antara lain the hundred, roll up, single leg stretch, dan plank.
| Baca juga: Pilates Bukan Sekadar Tren, tapi Kunci Biar Badan Tetap Balance |
2. Reformer Pilates

Reformer Pilates dilakukan menggunakan alat bernama reformer, yaitu alat dengan platform bergerak, pegas, tali, dan beberapa komponen pendukung lainnya. Alat tersebut memberikan resistensi sehingga latihan dapat terasa lebih menantang.
Reformer Pilates dapat diandalkan untuk melatih kekuatan, stabilitas, fleksibilitas, dan koordinasi tubuh. Intensitas latihan juga dapat disesuaikan dengan mengatur tingkat resistensi pada alat.
3. Cadillac Pilates

Cadillac Pilates menggunakan alat berukuran besar yang dilengkapi rangka, pegas, tali, dan berbagai aksesori. Jenis ini memungkinkan seseorang melakukan lebih banyak variasi gerakan dibandingkan latihan menggunakan matras.
Latihannya dapat membantu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas sekaligus melatih kontrol tubuh. Karena menggunakan alat yang cukup kompleks, Cadillac Pilates umumnya dilakukan dengan pendampingan instruktur.
4. Chair Pilates

Sesuai namanya, Chair Pilates menggunakan alat berbentuk kursi khusus yang dikenal sebagai Pilates chair. Latihan ini mengandalkan resistensi dan gerakan tubuh untuk melatih kekuatan, keseimbangan, serta stabilitas.
Gerakannya dapat dilakukan dalam posisi duduk, berdiri, maupun menggunakan tangan sebagai penopang. Chair Pilates juga bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin mencoba latihan dengan tantangan keseimbangan yang lebih besar.
| Baca juga: Rekomendasi 5 Studio Pilates di Jakarta Selatan Mulai Rp100 Ribuan |
5. Barrel Pilates

Barrel Pilates menggunakan alat berbentuk melengkung yang membantu menopang tubuh saat melakukan berbagai gerakan. Latihan ini banyak digunakan untuk membantu meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas tulang belakang.
Selain itu, barrel dapat membantu tubuh mendapatkan posisi yang lebih tepat ketika melakukan gerakan tertentu. Jenis pilates ini biasanya menjadi bagian dari latihan yang lebih terarah dengan bantuan instruktur.
6. Tower Pilates

Tower Pilates menggunakan alat berbentuk rangka vertikal yang biasanya dipasang pada matras atau meja Pilates. Alat ini dilengkapi pegas, bar, dan tali yang memberikan resistensi selama latihan.
Latihan Tower Pilates menggabungkan prinsip Mat Pilates dengan resistensi dari alat, sehingga dapat membantu melatih kekuatan otot inti, fleksibilitas, keseimbangan, dan kontrol tubuh. Gerakannya juga bisa dimodifikasi berdasarkan kemampuan dan tujuan latihan.
7. Contemporary Pilates
Contemporary Pilates merupakan pengembangan dari prinsip Pilates klasik yang menggabungkan teknik tradisional dengan pendekatan modern. Latihannya memanfaatkan berbagai alat dan memasukkan elemen dari ilmu olahraga maupun fisioterapi.Jenis ini biasanya lebih fleksibel dalam menyesuaikan latihan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing orang. Oleh karena itu, gerakannya dapat berbeda tergantung instruktur, tujuan latihan, serta kondisi peserta.
Pada dasarnya, tidak ada satu jenis pilates yang paling cocok untuk semua orang. Pemilihan latihan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan, tingkat pengalaman, kemampuan tubuh, serta arahan instruktur, terutama bagi pemula yang baru mulai berlatih.
Semoga bermanfaat!
(PRI)