FITNESS & HEALTH

70 Persen Masyarakat Punya Intoleransi Laktosa, Sebaiknya Minum Susu Apa?

Aulia Putriningtias
Sabtu 15 Agustus 2026 / 17:25
Ringkasnya gini..
  • Susu merupakan salah satu asupan yang disukai oleh masyarakat, terutama anak-anak. 
  • Sebanyak 70 persen masyarakat Indonesia memiliki intoleransi laktosa.
  • Kondisi ni kerap membuat seseorang merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi susu sapi biasa.
Jakarta: Susu merupakan salah satu asupan yang disukai oleh masyarakat, terutama anak-anak. Namun, kita dihadapkan dengan masalah intoleransi laktosa tanpa sadar.

Menurut studi yang disampaikan oleh MilkLife, sebanyak 70 persen masyarakat Indonesia memiliki intoleransi laktosa. Kondisi ni kerap membuat seseorang merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi susu sapi biasa. 

Praktisi kesehatan dr. Farhan Zubedi, yang juga populer di kalangan masyarakat, menjelaskan bahwa intoleransi laktosa merupakan kondisi di mana seseorang kesulitan mencerna laktosa.

"Hal itu terjadi karena di tubuh seseorang kekurangan enzim laktase yang seharusnya mengubah laktosa menjadi glukosa dan juga galaktosa," kata dr. Farhan kepada tim Medcom.id.

"Kalau laktase ini tidak ada, berarti laktosa tidak bisa dicerna, maka akan sampai ke usus besar," lanjutnya.

Laktosa yang tidak tercerna tersebut akan mengalami fermentasi oleh bakteri di dalam usus besar. Hal inilah yang memicu timbulnya gejala-gejala tidak nyaman usai minum susu, seperti perut kembung, kram perut, diare, ataupun bergas.
 

Susu tanpa laktosa sebagai solusi


Secara medis, terobosan susu bebas laktosa sangat direkomendasikan oleh para ahli kesehatan. Berdasarkan hasil Survey Good Doctor yang melibatkan 1.000 dokter, terungkap data bahwa 97 persen dokter setuju susu sapi bebas laktosa adalah susu yang aman di lambung dan bebas kembung.

Menjawab kebutuhan gizi masyarakat tanpa efek samping laktosa tersebut, MilkLife tercatat sebagai Susu Bebas Laktosa Pertama di Indonesia. Business Unit Head Dairy Savoria, Didiet Fadriana Abdulkadir, selaku produsen MilkLife memastikan bahwa varian lactose free diformulasikan secara khusus. 

"Inovasi teknologi MilkLife in memberikan tigal keutamaan bagi konsumen: pertama, nutrisinya tetap sama dengan susu regular; kedua, terbukti aman di lambung dan bebas kembung; ketiga, proses pemecahan laktosa tersebut justru menciptakan rasa manis alami yang nikmat," jelasnya.

Susu ini menghilangkan laktosanya tanpa mengurangi sedikitpun nutrisi aslinya. Melalui proses enzimatis berteknologi tinggi, laktosa dalam susu dipecah menjadi glukosa dan galaktosa selama masa produksi.

Didiet mengatakan bahwa susu ini aman bagi penderita intoleransi laktosa, rendah kolesterol, namun tetap kaya protein. Melalui pilihan nutrisi yang tepat dan edukasi yang memadai, semua orang bisa mendapatkan kebaikan susu setiap hari dengan aman, nyaman, dan pastinya bebas kembung.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH