FITNESS & HEALTH

Tata Cara Isoman Saat Terkena Omicron BA.5

Mia Vale
Selasa 09 Agustus 2022 / 15:05
Jakarta: Subvarian Omicron, BA.5 disebut lebih menular dibandingkan strain aslinya BA.1 maupun Delta. Bahkan, karena kemampuannya menembus daya tahan tubuh, subvarian itu mendominasi dan memicu kenaikan kasus covid-19 di sejumlah negara, termasuk Indonesia. 

Tapi, walaupun memicu kenaikan infeksi, gejala BA.5 dikatakan lebih ringan, lebih mirip flu bisa, batuk, hingga demam. Seperti halnya covid-19 yang terdahulu, seseorang yang terinfeksi BA.5 juga diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri. 

Mengutip penjelasan Dokter Spesialis Paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr. Erlina Burhan, SpP(K), masa isoman Omicron BA.5 biasanya berkisar 5 sampai 10 hari. 

"Namun, masa waktu tersebut bisa bertambah apabila pasien masih mengalami gejala hingga menunjukan hasil tes covid-19 positif. Seseorang bisa dinyatakan sembuh dari virus korona apabila hasil tes covid-19 menunjukkan hasil yang negatif," papar dr. Erlina.



(Menurut Dokter Spesialis Paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr. Erlina Burhan, SpP(K), sama seperti mengobati flu biasa, gejala Omicron BA.5 tergolong ringan dan dapat diatasi dengan cara mudah di rumah. Salah satunya, bila mengalami demam, masyarakat bisa mengonsumsi parasetamol dengan dosis yang teratur di rumah. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


Selain itu, dr. Erlina juga menyatakan bahwa masa inkubasi BA.5 hanya membutuhkan waktu satu sampai tiga hari untuk memicu gejala. Oleh karenanya, penting untuk menerapkan protokol kesehatan dan mendapatkan vaksinasi untuk mencegah perburukan gejala dari subvarian Omicron ini.

Untuk itu, masyarakat diminta untuk tidak khawatir, karena subvarian yang satu ini masa penyembuhannya tergolong cepat. 

Dan sama seperti mengobati flu biasa, gejala Omicron BA.5 tergolong ringan dan dapat diatasi dengan cara mudah di rumah. Salah satunya, bila mengalami demam, masyarakat bisa mengonsumsi parasetamol dengan dosis yang teratur di rumah.

Bisa juga menghirup uap hangat menggunakan baskom yang berisi air panas serta mengoleskan kain lembap ke dahi untuk meredakan ketidaknyamanan. 

Mengonsumsi permen pelega untu meredakan sakit tenggorokan, minum air yang mengandung elektrolit seperti air kelapa, dan asupan cairan secara teratur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi pun boleh dilakukan. Ingat, segera hubungi dokter untuk perawatan lebih lanjut. 
(TIN)

MOST SEARCH