FITNESS & HEALTH

7 Manfaat dari Rasa Memaafkan

Yatin Suleha
Selasa 12 Januari 2021 / 12:00
Jakarta: Hidup seringnya tak sempurna dan mungkin juga kamu merasa terkhianati atau sakit hati. Seakan kamu tak ada lagi rasa maaf untuk diberikan pada orang tersebut. Namun percayalah memaafkan menjadikan kamu lebih sehat secara fisik dan mental. 

Menurut Psikolog anak, remaja, dan keluarga Efnie Indrianie, M.Psi dari Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung memaafkan seseorang yang telah menyakiti kamu bukanlah hal yang sia-sia. Bahkan menurut psikolog yang ramah ini hal tersebut punya manfaat.

Dinukil dari laman media sosial Efnie @efni_qo, ia menjabarkan tentang manfaat memaafkan.
 

1. Memaafkan mampu membuat tubuh proporsional


Menurut penulis buku “SURVIVE menghadapi Quarter Life Crisis” ini memaafkan bisa membuat tubuh kita menjadi proporsional.

Ini karena menurut ibu satu anak ini ada hormon kasih sayang yang mampu menetralisiri efek kortisol (hormon stres) yang kerap mengaktifkan lemak di tubuh dan menyisakan lemak tersebut menjadi timbunan sekitar area pinggang, lengan, paha, dan perut di tubuh kita.
 

2 Sistem hormon jadi lebih baik


Memaafkan menurut Efnie membuat sistem hormon tubuh menjadi baik karena fungsi endokrin tubuh bekerja dengan baik dan kita menjadi lebih awet muda.
 

3. Menyehatkan otak


Memafaakan kata Efnie mampu menyehatkan fungsi amigdala otak dan hippocampus sehingga kemampuan otak dalam mengingat dan belajar akan semakin baik.
 

4. Mengurangi ketegangan di otak


Saat memaafkan kata Efnie kamu mengurangi ketegangan di otak. Kemampuan otak kita dalam mengelola stres akan semakin baik.
 

5. Kulit glowing


Saat memaafkan maka kulit akan semakin glowing? Lho, kok bisa?? Ini menurut Efnie karena saat memaafkan hormon oksitosin memperlancar peredaran darah di bawah kulit.
 

6. Terhindar dari depresi


Orang yang memaafkan bukan hanya berguna secara fisik dan mental tapi beberpa kajian menemukan ternyata orang yang mampu memaafkan lebih bisa terhindar dari depresi dan gangguan kecemasan. Hal ini kata Efnie karena fungsi limbic dan amigdala tak menjadi lebih baik.
 

7. Hormon oksitosin dan domapin lancar


Saat memaafkan hormon yang berperan dalam relationship seperti oksitosin dan dopamin akan diproduksi dengan baik oleh tubuh. Ini yang membuat kita memiliki rasa percaya diri dan mampu bersosialisasi.

(TIN)

MOST SEARCH