End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Cara Membedakan Sel Kanker dan Sel Normal dalam Tubuh

Medcom
Rabu 25 Januari 2023 / 21:24
Jakarta: Kanker adalah penyakit di mana beberapa sel tubuh tumbuh tak terkendali dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kanker dapat dimulai hampir di mana saja di tubuh manusia, yang terdiri dari triliunan sel. 

Normalnya, sel manusia tumbuh dan berkembang biak (melalui proses yang disebut pembelahan sel) untuk membentuk sel baru sesuai kebutuhan tubuh. Ketika sel menjadi tua atau rusak, mereka mati, dan sel baru menggantikannya.

Kadang-kadang proses yang teratur ini rusak, dan sel-sel yang abnormal atau rusak tumbuh dan berkembang biak padahal seharusnya tidak. Sel-sel ini dapat membentuk tumor, yang merupakan gumpalan jaringan. Tumor bisa bersifat kanker atau bersifat non-kanker (jinak).
 

Perbedaan antara sel kanker dan sel non-kanker


Sel kanker berbeda dari sel normal dalam banyak hal. Misalnya, sel kanker:

- Tumbuh dalam ketiadaan sinyal memberitahu mereka untuk tumbuh. Sel normal hanya tumbuh ketika mereka menerima sinyal tersebut

- Menyerang ke area terdekat dan menyebar ke area lain dari tubuh. Sel normal berhenti tumbuh ketika bertemu dengan sel lain, dan sebagian besar sel normal tidak bergerak di sekitar tubuh

- Memberitahu pembuluh darah untuk tumbuh ke arah tumor. Pembuluh darah ini memasok tumor dengan oksigen dan nutrisi serta membuang produk limbah dari tumor.


(Ini citra gambar tumor jinak dengan tumor ganas (ganas). Foto: Dok. Istimewa)

- Menipu sistem kekebalan untuk membantu sel kanker tetap hidup dan tumbuh. Misalnya, beberapa sel kanker meyakinkan sel kekebalan untuk melindungi tumor, bukan menyerangnya

- Mengakumulasi banyak perubahan dalam kromosom mereka, seperti duplikasi dan penghapusan bagian kromosom. Beberapa sel kanker memiliki dua kali lipat jumlah kromosom normal

- Mengandalkan berbagai jenis nutrisi dari sel normal. Selain itu, beberapa sel kanker menghasilkan energi dari nutrisi dengan cara yang berbeda dari kebanyakan sel normal. Ini memungkinkan sel kanker tumbuh lebih cepat

Sering kali, sel kanker sangat bergantung pada perilaku abnormal ini sehingga mereka tidak dapat bertahan hidup tanpanya. Para peneliti telah memanfaatkan fakta ini, mengembangkan terapi yang menargetkan fitur abnormal sel kanker. 

Misalnya, beberapa terapi kanker mencegah pembuluh darah tumbuh ke arah tumor, yang pada dasarnya membuat tumor kelaparan akan nutrisi yang dibutuhkan.
 

Perubahan jaringan yang bukan kanker


Tidak setiap perubahan pada jaringan tubuh adalah kanker. Namun, beberapa perubahan jaringan dapat berkembang menjadi kanker jika tidak diobati. Berikut adalah beberapa contoh perubahan jaringan yang bukan kanker tetapi, dalam beberapa kasus, dipantau karena bisa menjadi kanker:
 

1. Hiperplasia 


Terjadi ketika sel-sel di dalam jaringan berkembang biak lebih cepat dari biasanya dan sel-sel ekstra menumpuk. 
 

2. Displasia 


Kondisi yang lebih lanjut daripada hiperplasia. Pada displasia, juga terjadi penumpukan sel ekstra. Tapi sel-selnya terlihat tidak normal dan ada perubahan dalam cara jaringan diatur. Contoh displasia adalah tahi lalat abnormal (disebut nevus displastik) yang terbentuk di kulit. 
 

3. Karsinoma in situ 


Kondisi yang bahkan lebih lanjut. Meskipun kadang-kadang disebut kanker stadium 0, itu bukan kanker karena sel-sel abnormal tidak menyerang jaringan di dekatnya seperti yang dilakukan sel kanker.

Tetapi karena beberapa karsinoma in situ dapat menjadi kanker, biasanya diobati. Ada baiknya selalu berkonsultasi ke dokter jika menemukan hal aneh agar segera mendapatkan pengobatan yang tepat.



Nandhita Nur Fadjriah

(TIN)

MOST SEARCH