End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

3 Jenis Teh Terbaik untuk Umur Panjang yang Biasa Diminum di Tiga Negara

Mia Vale
Senin 16 Januari 2023 / 20:10
Jakarta: Meskipun tidak ada ramuan ajaib untuk umur panjang atau mata air awet muda yang tersembunyi secara diam-diam, ada beberapa hal yang bisa disertakan dalam diet yang menawarjan penambah umur panjang. 

Fellow Dan Buettner, penulis buku laris New York Times dan pendiri Blue Zones bersama timnya, telah mengidentifikasi lima wilayah di dunia yang dilaporkan sebagai rumah bagi manusia yang paling lama hidup. Buettner menganggapnya sebagai Zona Biru, tiga diantaranya, Ikaria - Yunani; Sardinia - Italia; dan Okinawa - Jepang.

Dari daerah-daerah tersebut, Buettner dan timnya telah mengidentifikasi beberapa kesamaan akan apa yang dimakan dan diminum oleh penduduk lokal di Zona Biru. Dan yang lebih penting lagi, diminum. “Orang-orang di setiap Blue Zone minum teh,” ujar Buettner. Ini menjadi kejutan kecil.

Lagi pula, penelitian telah menunjukkan berkali-kali bahwa minum teh dapat membantu tulang dan otak tetap kuat seiring bertambahnya usia. 

Penelitian juga mengaitkan minum dua atau lebih cangkir teh hitam setiap hari mendatangkan manfaat penambah umur panjang. Berikut teh untuk umur panjang berdasarkan kebiasaan tiga 'Zona Biru' yang dominan minum teh.
 

1. Teh hijau


Menurut Buettner, masyarakat di wilayah Okinawa, Jepang, rutin minum teh hijau. “Warga Okinawa lebih menyukai varietas hijau, yang telah terbukti menurunkan risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker,” bebernya, seperti dinukil dari Well and Good. 

Teh hijau pada dasarnya mengandung flavanol dalam jumlah tinggi, yang merupakan jenis antioksidan yang dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol LDL dan peningkatan kesehatan jantung. 

Teh hijau juga mengandung katekin, polifenol dan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas. Seolah itu belum cukup, minuman ini juga kaya akan L-theanine, asam amino yang berpotensi meningkatkan mood dan fungsi kognitif.


(Salah satu manfaat teh herbal yang cukup terkenal adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Foto: Ilustrasi/Dok. Unsplash.com)
 

2. Teh herbal


Di Ikaria, Yunani, sangat umum untuk menemukan teh yang dibuat dengan herba yang digali secara lokal. “Orang-orang Ikaria meminum ramuan rosemary, sage liar, dan teh dandelion, semua tumbuhan yang dikenal memiliki khasiat antiradang,” jelas Buettner. 

Dia mencatat bahwa penelitiannya di daerah tersebut telah menunjukkan bahwa hanya ada sedikit kasus demensia dan penyakit kronis lainnya yang berdampak pada dunia barat di Ikaria, yang sebagian disebabkan oleh kebiasaan makan mereka yang sehat

Teh Yunani mungkin menawarkan efek menguntungkan tertentu, seperti mint liar sebagai cara untuk mencegah radang gusi dan bisul, rosemary untuk mengobati asam urat, dan artemisia untuk meningkatkan sirkulasi darah.
 

3. Teh susu thistle


Menurut Buettner, teh yang disukai di Sardinia, Italia, adalah milk thistle, yang dikenal membantu memecah dan mencerna makanan, menyimpan vitamin dan mineral penting, serta membuang racun dari sistem. 

Ramuan ini juga dikaitkan dengan perlindungan terhadap jenis kanker tertentu. Studi juga menunjukkan bahwa ekstrak milk thistle memiliki efek anti-inflamasi dan kardioprotektif dan dapat digunakan untuk melindungi hati dari racun dan mengendalikan penyakit hati kronis.

(TIN)

MOST SEARCH