FITNESS & HEALTH

Veneer Gigi Gaya Baru: Lebih Natural ala Korean Look, Fix Bikin Senyum Makin Manis!

Yatin Suleha
Kamis 23 Juli 2026 / 15:31
Ringkasnya gini..
  • Kesadaran buat merawat gigi sekarang tuh makin tinggi, gak cuma buat kesehatan tapi juga estetika.
  • Salah satu perawatan yang lagi booming banget di Indonesia adalah veneer gigi.
  • Veneer gigi kian populer di Indonesia, jadi tren estetika andalan.
Jakarta: Kesadaran buat merawat gigi sekarang tuh makin tinggi, gak cuma buat kesehatan tapi juga estetika. Salah satu perawatan yang lagi booming banget di Indonesia adalah veneer gigi. 

Pakai lapisan tipis dari porselen atau komposit, veneer jadi cara cepet buat dapetin gigi rapi dan putih natural yang diidam-idamkan banyak orang.

Selain praktis dan gak ribet, gak heran kalau tren ini jadi go-to treatment banyak orang, termasuk para figur publik dan selebriti tanah air. Makanya, gak salah kalau veneer gigi sekarang masuk jajaran perawatan kecantikan paling hits dan dicari-cari.
 
Menanggapi tren ini, drg. Deviana Maria Anastasia, Co-Founder dan Chief Marketing Officer VINIR menjelaskan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap veneer gigi tidak lepas dari kebutuhan pasien terhadap perawatan estetika gigi serta solusi instan yang tetap aman bagi kesehatan gigi asli.

Menurut drg. Deviana, banyak pasien semakin aware bahwa senyum yang indah adalah bentuk investasi. Memilih veneer sebagai salah satu perawatan gigi merupakan smart choice, karena hasilnya bisa langsung terlihat, prosesnya cepat, didukung oleh teknologi canggih dan disupervisi dokter gigi berpengalaman agar kesehatan gigi asli tetap terjaga.

“Untuk veneer gigi, sekarang trennya natural looking smile. Jadi, pasien mau bentuk gigi yang proporsional dengan wajah pasien dan warna yang cerah, hasilnya senyuman terlihat sehat dan natural,” ujar drg. Deviana.

Salah satu public figure yang turut membagikan pengalamannya menggunakan veneer gigi adalah Agnes Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 & Miss Supranational Indonesia 2026. 
 

Kata Agnes Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 soal veneer



(Agnes Rahajeng, Puteri Indonesia 2026. Foto: Dok. Istimewa)

"2 bulan lalu aku pasang veneer, and the results are better than I’ve ever imagine! Dulu, gigi aku sempat gak rata dan banyak bercak putihnya. Kata dokter gigi, walaupun gigi aku di bleaching, warnanya tidak akan balik seperti semula, jadi solusi terbaiknya adalah veneer."

"And I am so glad I did my veneer at VINIR, selain hasilnya perfect, seluruh proses pemasangannya tidak sakit. So I do really recommend them!” cerita Agnes yang berbagi pengalamannya.

Drg. Deviana menjelaskan bahwa kondisi gigi dengan banyak bercak putih memiliki kesan bahwa warna tidak merata. 
Hal ini terjadi akibat gigi terlalu banyak mengandung mineral. Sehingga, veneer gigi bisa menjadi solusi yang lebih efektif dibandingkan bleaching biasa.

"Kondisi seperti yang dialami Agnes sebenarnya cukup umum terjadi. Bleaching punya batasannya sendiri, terutama jika warna gigi tidak merata karena faktor mineral."

"Di sinilah veneer bisa menjadi solusi, apalagi dengan teknologi yang kami gunakan di VINIR, pemasangan veneer bisa dilakukan dengan tanpa kikis, sehingga minim risiko terhadap struktur gigi asli," jelas dokter gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti ini.
 

Peran VINIR dalam mendukung senyum 



(Dengan veneer, kamu dapat memperbaiki penampilan estetika. Foto: Dok. Istimewa)

VINIR hadir sebagai klinik veneer gigi yang mengusung prosedur tanpa kikis, di mana gigi asli pasien tetap utuh 100% selama proses perawatan. Ini menjadi salah satu daya tarik utama VINIR, mengingat proses veneer gigi konvensional pada umumnya mengharuskan pengikisan struktur gigi asli yang sifatnya permanen.

Proses tersebut dinilai lebih berisiko dan menimbulkan efek samping terhadap gigi asli, seperti sensitivitas atau kerusakan enamel gigi asli. 

Sedangkan di VINIR, pemasangan veneer bisa dilakukan tanpa kikis gigi atau minim kikis yang dilakukan dengan perhitungan secara selektif, sehingga hasilnya lebih presisi dan tidak over preparasi.

VINIR juga menggunakan Smile Design Technology, di mana proses veneer gigi di VINIR dirancang secara personal mengikuti bentuk wajah dan warna kulit masing-masing pasien, hingga menghasilkan tampilan putih yang natural dan tidak terkesan berlebihan.

“Di VINIR, kami menggunakan analisis Smile Design sesuai dengan bentuk wajah dan warna putih di bola mata. Banyak sekali aspek-aspek yang perlu diperhatikan, misalnya kesimetrisan wajah, smile curve, rasio panjang dan lebar gigi, dan beberapa hal lainnya,” lanjut drg. Deviana.

Hingga saat ini, VINIR telah menangani lebih dari 7.000 pasien di beberapa klinik yang tersebar di Indonesia, seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali, dan lainnya.
 
Dengan perawatan ini, veneer gigi dapat bertahan lebih lama, bahkan lebih dari 10 tahun. Selain itu, hal ini juga dapat meminimalisir bau mulut karena menggunakan material premium yang berkualitas.

"Sebenarnya bau mulut dapat terjadi kalau pasien kurang menjaga kebersihan veneer, akibatnya plak pada gusi dan sela-sela gigi bisa menumpuk. Di VINIR, pemasangan veneer gigi dilakukan oleh dokter gigi profesional yang paham dengan tekniknya serta pasti terjaga hygiene-nya,” tutup Drg. Deviana yang tersertifikasi 3Shape Digital Dentist dan CEREC Asia Dentist ini.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH