FITNESS & HEALTH

Apa Itu Diabetes Tipe 1 dan 2?

Yatin Suleha
Jumat 13 November 2020 / 16:08
Jakarta: Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day, WDD) diperingati setiap tanggal 14 November. WDD diperingati untuk meningkatkan perhatian terhadap diabetes yang kejadiannya terus meningkat di dunia. 

Diambil dari laman resmi Kemenkes, WDD Diprakarsai oleh International Diabetes Federation (IDF) dan World Health Organization (WHO). WDD diperingati sejak tahun 1991 di tanggal yang sama, yang merupakan tanggal kelahiran Frederick Banting yang bersama dengan Charles Best, berperan dalam penemuan insulin di tahun 1992.

Estimati terakhir IDF, terdapat 382 juta orang yang hidup dengan diabetes pada tahun 2013. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang.
 
Diperkirakan dari 382 juta orang tersebut, 175 juta di antaranya belum terdiagnosis, sehingga terancam berkembang progresif menjadi komplikasi tanpa disadari dan tanpa pencegahan.
 

Apa itu Diabetes melitus (DM)?


Diabetes melitus (DM) atau disebut diabetes saja merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif.
 
Insulin adalah hormon yang mengatur keseimbangan kadar gula darah. Akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah (hiperglikemia).
 

Terjadinya diabetes 1 dan 2

 
Diabetes melitus atau dikenal dengan singkatan DM merupakan gangguan metabolik pada fungsi pankreas (organ yang terletak di belakang lambung). 

Gangguan tersebut bisa terjadi karena sistem kekebalan salah dalam melawan ancaman yang membahayakan tubuh yaitu malah menyerang dan menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas, sehingga pankreas tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah yang memadai dan mengakibatkan kadar glukosa dapat meningkat tinggi. 


diabetes
(World Diabetes Day atau WDD diperingati setiap tanggal 14 November yang merupakan tanggal kelahiran Frederick Banting bersama dengan Charles Best yang berperan dalam penemuan insulin di tahun 1992. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

 
Hal ini dikenal dengan diabetes tipe 1 atau penyakit autoimun diabetes. Penyakit DM juga dapat disebabkan karena sel-sel tubuh kurang sensitif hingga tidak mampu lagi merespons insulin, dikenal dengan diabetes tipe 2 atau bisa juga terjadi karena keduanya.

Diabetes tipe 2 merupakan kondisi di mana kadar gula dalam darah melebihi nilai normal. Tingginya kadar gula darah disebabkan tubuh tidak menggunakan hormon insulin secara normal. Hormon insulin itu sendiri adalah hormon yang membantu gula (glukosa) masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi.

Jadi perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 adalah, pada diabetes tipe 1 tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin.

Sedangkan pada diabetes tipe 2, sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap hormon insulin, tubuh tidak memproduksi cukup insulin, atau menolak insulin meskipun produksi dan kadar hormon insulin normal. 
 

Gejala diabetes tipe 1 dan 2


Gejala pada diabetes tipe 1 dan 2 merupakan gejala yang serupa, seperti rasa haus meningkat, sering buang air kecil, lapar, lelah, hingga penglihatan kabur. 
 

Insulin

 
Insulin merupakan hormon yang dilepaskan oleh kelenjar pankreas. Berfungsi membantu tubuh menyerap glukosa dari aliran darah ke sel tubuh agar kadar gula darah tetap terkontrol dan digunakan sebagai energi. Sel dalam tubuh manusia membutuhkan glukosa agar dapat bekerja dengan normal. 
 
Jika fungsi insulin terganggu, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa. Akibatnya, glukosa menumpuk dalam darah sehingga kadar gula darah bisa menjadi sangat tinggi.
(TIN)

MOST SEARCH