End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Cara Kerja Diet Intermittent Fasting yang Dilakukan Melaney Ricardo

Raka Lestari
Kamis 24 Februari 2022 / 13:25
Jakarta: Menjelang ulang tahunnya yang 42 tahun, Melaney Ricardo semakin terlihat ramping dan ideal. Untuk mendapatkannya, Melaney mengakui bahwa ia melakukan diet ketat yang sudah dilakoninya semenjak 2 tahun belakangan.

Rahasianya, ibu dari 2 anak ini mengaku menjalani intermittent fasting dengan dibantu dokter gizi. Lalu, apa itu diet intermittent fasting?

Dilansir dari Hopkins Medicine, intermittent fasting atau puasa intermiten adalah diet di mana seseorang hanya makan pada waktu tertentu. Puasa selama beberapa jam setiap hari atau makan hanya satu kali dalam beberapa hari dalam seminggu, dapat membantu tubuh dalam membakar lemak. Dan bukti ilmiah juga menunjukkan beberapa manfaat kesehatan dari melakukan diet ini.

Ahli saraf Johns Hopkins Mark Mattson, Ph.D., telah mempelajari intermittent fasting selama 25 tahun. Dia mengatakan bahwa tubuhmu telah berevolusi untuk dapat hidup tanpa makanan selama berjam-jam, atau bahkan beberapa hari atau lebih lama.
 

Bagaimana cara kerjanya?


Ada beberapa cara berbeda untuk melakukan intermittent fasting, tetapi semuanya didasarkan pada pemilihan waktu makan yang teratur dan puasa. Misalnya, kamu mungkin mencoba makan hanya selama periode delapan jam setiap hari dan tidak makan apapun di sisa waktu.

Atau kamu mungkin memilih untuk makan hanya satu kali sehari selama dua hari seminggu. Ada banyak metode intermittent fasting yang berbeda. Mattson mengatakan bahwa setelah berjam-jam tanpa makanan, tubuh menghabiskan simpanan gulanya dan mulai membakar lemak. Dia menyebut ini sebagai peralihan metabolisme.

“Intermittent fasting kontras dengan pola makan normal bagi kebanyakan orang Amerika, yang makan sepanjang waktu bangun mereka," kata Mattson.

“Jika seseorang makan tiga kali sehari, ditambah camilan, dan mereka tidak berolahraga, maka setiap kali mereka makan, mereka menggunakan kalori itu dan tidak membakar simpanan lemak mereka," sambungnya.

Intermittent fasting bekerja dengan memperpanjang periode ketika tubuh membakar kalori yang dikonsumsi selama waktu makan terakhir dan mulai membakar lemak dalam tubuh.
(FIR)

MOST SEARCH