End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Jalan Cepat Bisa Bangun Kebiasaan Olahraga, Ikuti 4 Metodenya

Medcom
Kamis 05 Januari 2023 / 12:08
Jakarta: Olahraga adalah salah satu kegiatan penting yang harusnya rutin dilakukan oleh masyarakat. Namun, kebiasaan untuk lebih mengutamakan aktivitas lain, membuat olahraga tak dilakukan dengan rutin dan baik.

Ternyata, dengan melakukan jalan cepat, bisa membangun kebiasaan untuk berolahraga, lho. Ini sangat cocok bagi kamu yang ingin olahraga, namun tidak ingin terlalu berat. Apalagi, saat musim liburan yang sering bermalas-malasan.

Dokter spesialias kedokteran olahraga dr. Michael Triangto, Sp.KO pun juga menyarankan masyarakat untuk terbiasa melakukan jalan cepat secara rutin. Hal ini berguna untuk bisa membangun kebiasaan berolahraga.

Menurut dr. Michael, aktivitas tersebut tidak hanya melibatkan kedua kaki, melainkan pula mengayunkan kedua lengan. Sehingga, tidak hanya otot bagian bawah saja yang terlatih, tetapi juga otot bagian atas.

Dalam ketentuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masyarakat dianjurkan untuk melakukan olahraga selama 150 menit per minggunya. Tentu kamu tidak bisa begitu saja melakukan olahraga berat.

Jika kamu langsung melakukan olahraga berat dan sebelumnya jarang sekali berolahraga, tubuhmu bisa saja tidak nyaman. Jika kamu belum terbiasa berolahrga, bisa melakukan prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, dan Type).

1. Frequency


Frequency diartikan sebagai frekuensi hari yang bisa kamu lakukan untuk berolahraga. Misalnya, kamu tentukan frekuensi 3-5 hari dalam satu minggu untuk melakukan jalan cepat.
 

2. Intensity


Lalu, untuk Intensity, diartikan sebagai intensitas. Karena jalan cepat tidak termasuk ke dalam olahraga yang berat maupun ringan seperti jalan santai, intensitasnya adalah sedang.
 

3. Time


Untuk Time, kamu bisa mengaturnya sesuai dengan kemampuan. Misalkan kamu hanya sanggup untuk melakukan 30 menit saja, maka rutinlah 30 menit per frekuensi yang ditetapkan.
 

4. Type


Type merujuk kepada jenis olahraga yang dilakukan. Jalan cepat sendiri meruparakan olahraga yang masuk ke dalam aerobik. Baik aerobik maupun anaerobik, bisa menerapkan prinsip FITT ini.

Aulia Putriningtias
(FIR)

MOST SEARCH