FITNESS & HEALTH
Peran Penting Ibu dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak selama Pandemi
Kumara Anggita
Rabu 28 Juli 2021 / 07:06
Jakarta: Masa pandemi Covid-19 ini memang berat untuk semua orang, termasuk anak. Dan ternyata kesehatan mental sang anak bisa tetap terjaga dengan keberadaan ibu. Kira-kira apa yang bisa dilakukan ibu ya dalam keadaan sulit seperti ini?
Menurut Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psikolog Anak dan Remaja, sangat wajar bila ibu mengalami stres, cemas, dan takut di tengah pandemi. Untuk mengurangi perasaan tersebut, Vera mengakui bahwa memprioritaskan sesuatu bisa membantu.
“(Pandemi) seperti berdiri di pinggir jurang. Kalau tidak pandai mengatur emosi, mana yang lebih penting (prioritas) apa yang akan terjadi?,” jelas Vera dalam Media Gathering Mama’s Choice.
“Kita lihat apa yang paling berharga buat kita. Apakah jalan-jalan ke luar negeri, keluarga sehat, bonding dengan anak,” jelasnya.
Dalam keadaan seperti ini, ibu perlu menjadi sosok yang mengayomi. Penelitian menunjukkan bahwa ibu memiliki peranan sangat penting.
“Sebagai ibu, kamu pegang kendali penting supaya tidak masuk ke jurang. Ibu meniti pelan-pelan supaya jurangnya lewat. Banyak penelitian menunjukkan peran ibu penting. Figur yang kuat untuk melindungi anak dan mendampingi anak untuk melewati masa-masa sulit,” ungkap Vera.
“Bahkan ada satu penelitian, dalam situasi yang sulit atau tidak menguntungkan seperti pandemi, anak bisa tumbuh baik-baik saja asal ada satu figur kuat yang selalu mendampingi dia, memberikan kasih sayang, cinta tanpa syarat. Itu siapa? Ibu,” jelasnya.
Karena itu, Vera menganjurkan agar ibu juga ikutan menjaga kesehatan mental terlebih dahulu. Ibu yang tenang bisa memengaruhi anak menjadi tenang juga di masa-masa ini.
(FIR)
Menurut Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psikolog Anak dan Remaja, sangat wajar bila ibu mengalami stres, cemas, dan takut di tengah pandemi. Untuk mengurangi perasaan tersebut, Vera mengakui bahwa memprioritaskan sesuatu bisa membantu.
“(Pandemi) seperti berdiri di pinggir jurang. Kalau tidak pandai mengatur emosi, mana yang lebih penting (prioritas) apa yang akan terjadi?,” jelas Vera dalam Media Gathering Mama’s Choice.
“Kita lihat apa yang paling berharga buat kita. Apakah jalan-jalan ke luar negeri, keluarga sehat, bonding dengan anak,” jelasnya.
Dalam keadaan seperti ini, ibu perlu menjadi sosok yang mengayomi. Penelitian menunjukkan bahwa ibu memiliki peranan sangat penting.
“Sebagai ibu, kamu pegang kendali penting supaya tidak masuk ke jurang. Ibu meniti pelan-pelan supaya jurangnya lewat. Banyak penelitian menunjukkan peran ibu penting. Figur yang kuat untuk melindungi anak dan mendampingi anak untuk melewati masa-masa sulit,” ungkap Vera.
“Bahkan ada satu penelitian, dalam situasi yang sulit atau tidak menguntungkan seperti pandemi, anak bisa tumbuh baik-baik saja asal ada satu figur kuat yang selalu mendampingi dia, memberikan kasih sayang, cinta tanpa syarat. Itu siapa? Ibu,” jelasnya.
Karena itu, Vera menganjurkan agar ibu juga ikutan menjaga kesehatan mental terlebih dahulu. Ibu yang tenang bisa memengaruhi anak menjadi tenang juga di masa-masa ini.
(FIR)