FITNESS & HEALTH

Deretan Olahraga yang Bisa Menurukan Tekanan Darah Tinggi

Raka Lestari
Kamis 04 November 2021 / 19:13
Jakarta: Berolahraga bisa sama baiknya atau lebih baik daripada minum obat untuk mengatur tekanan darah. Terutama jika kamu memilih jenis olahraga yang tepat.

Menurut rekomendasi yang diterbitkan di European Journal of Preventative Cardiology, jenis latihan tertentu dapat bermanfaat bagi kelompok orang yang berbeda, berdasarkan tekanan darah mereka.

Berikut ini adalah rekomendasi olahraga spesifik yang dimaksudkan untuk membantu seseorang mengurangi tekanan darah mereka:
 

1. Aerobik seperti jalan kaki, lari, atau bersepeda


Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, didefinisikan dengan tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi mendapatkan manfaat dari melakukan olahraga aerobik. Selain itu latihan kardio, termasuk berlari, berenang, dan bersepeda juga bisa sangat bermanfaat.



"Olahraga dengan intensitas rendah seperti jalan kaki dan joging juga bisa bermanfaat. Para peneliti menemukan bukti bahwa latihan ini dapat bekerja dengan baik atau lebih baik daripada obat manapun untuk mengobati tekanan darah tinggi,”  kata Dr. Henner Hanssen, kepala pengobatan olahraga pencegahan di Universitas Basel di Swiss.
 

2. Gerakan squat, push-up, dan angkat beban


Tekanan darah normal ke tinggi, didefinisikan dengan tekanan darah sekitar 130-139 / 85-89 mmHg. Orang-orang dalam kelompok ini harus memprioritaskan latihan ketahanan dinamis, atau gerakan kekuatan yang menggabungkan beberapa kelompok otot besar sekaligus.




Jenis latihan yang bisa dilakukan diantaranya adalah latihan beban tubuh, seperti dalam push-up atau squat udara, serta gerakan angkat beban seperti squat depan, squat belakang, deadlift, dan press.
 

3. Plank, yoga, dan wall sits


Bagi orang yang sudah memiliki tekanan darah normal (kurang dari 120/80 mmHg) dan ingin mempertahankannya, metode terbaik adalah latihan ketahanan isometrik. Di antaranya adalah latihan yang mengharuskanmu untuk menahan kontraksi otot.



Beberapa contoh termasuk plank, static lunge, atau wall sit. Banyak gerakan yoga, seperti pose chair atau pose bridge, juga bersifat isometrik.
(FIR)

MOST SEARCH