FITNESS & HEALTH

Alami Kesusupan? Segera Keluarkan agar Tidak Berdampak Buruk!

Mia Vale
Senin 30 Oktober 2023 / 11:05
Jakarta: Saat bermain, bersih-bersih, atau beraktivitas di luar rumah, kadang kita tidak sadar kemasukan benda dalam kulit. Kesusupan! Ya, istilah ini tentu tidak asing lagi di telinga. Kesusupan merupakan kondisi kondisi ketika benda kecil masuk dan terjebak di kulit

Dan umumnya permukaan kulit akan terasa nyeri bila diraba atau bersinggungan dengan benda lain. Benda kecil yang masuk ini biasanya berupa serpihan kayu, potongan kaca, logam, plastik, atau benda yang berukuran sangat kecil.

Hal ini tentu akan menyakitkan dan mengganggu aktivitas. Pasalnya, kesusupan biasa terjadi pada kulit telapak kaki dan tangan. Meskipun kecil, namun kesusupan bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika kamu biarkan terlalu lama.

Nah, ada baiknya bila kamu mengetahui bagaimana cara mengatasi kesusupan yang terjadi, terlebih bila itu terjadi dengan si kecil.
 

Gejala yang timbul


Walaupun yang terjebak adalah serpihan kecil, kondisi ini menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman. Sama seperti halnya penyakit, kesusupan pun memiliki gejala yang menandakan kalau kamu mengalami kesusupan, seperti:
 
  • - Bintik kecil atau garis di bawah kulit
  • - Seperti ada sesuatu yang tersangkut di bawah kulit
  • - Rasa sakit di area masuknya serpihan
  • - Terkadang muncul kemerahan, bengkak, terasa hangat, atau keluar nanah (tanda infeksi)
 

Mengatasi kesusupan pada kulit


Seperti diuraikan di atas, kesusupan memang umum terjadi, tapi bila tidak segera dikeluarkan bisa berdampak bagi kesehatan. Dan sayangnya, melansir dari Hello Sehat, banyak orang yang buru-buru mengeluarkan serpihan kayu yang terjebak dengan memencet atau mencubit kulit.

Namun ternyata, cara ini kurang tepat. Bukannya menyembuhkan kesusupan, cara tersebut justru bisa membuat serpihan kayu rapuh dan hancur. Sehingga lebih sulit dikeluarkan. Berikut beberapa cara aman menghilangkan kesusupan berikut ini.
 

1. Bersihkan area kulit yang kesusupan


American Association of Dermatology menyarankan untuk mencuci area yang terkena lebih dulu, sebelum mengeluarkan serpihan kayu yang terjebak di dalam kulit. Tujuannya untuk mencegah infeksi karena kesusupan bisa menimbulkan luka terbuka. Jadi, setelah kamu mencuci tangan, lanjutkan  dengan membersihkan area kulit di mana terdapat serpihan kayu. Gunakan sabun dan air hangat, kemudian keringkan menggunakan handuk kering.
 

2. Rendam air hangat


Air hangat bisa membantu melembutkan kulit, sehingga memudahkan serpihan kayu untuk dikeluarkan. Namun, bila ini terjadi pada si kecil, cara ini tidak selalu perlu dilakukan. Pasalnya, kulit anak cenderung masih lembut. 
 

3. Keluarkan serpihan


Jika serpihan kayu yang masuk ke dalam kulit mencuat atau terlihat ujungnya, gunakan pinset untuk menjepit serpihan dan menariknya keluar. Pastikan sudah mensterilkan ujung pinset menggunakan alkohol. Jangan tekan keras serpihan kayu karena bisa membuatnya pecah atau hancur, sehingga sulit dikeluarkan
 

4. Gunakan jarum dan pinset


Berbeda dengan kondisi di atas, jika serpihan kayu yang masuk tertanam seluruhnya di bawah kulit, kamu bisa menggunakan jarum dan pinset untuk mengeluarkannya. Mulai dengan membasahi jarum dan pinset dengan alkohol atau membakar ujungnya agar steril.

Lalu, tusukkan jarum pada kulit yang terdapat salah satu ujung serpihan, kemudian dorong serpihan tersebut hingga mencuat. Ujung serpihan yang mencuat kemudian ditarik dengan pinset.
 

5. Bersihkan dan oleskan petroleum jelly


Setelah berhasil mengeluarkan serpihan dari kulit, kembali bersihkan area kulit tersebut menggunakan air dan sabun, kemudian keringkan.

Lalu, oleskan dengan petroleum jelly atau salep antibiotik untuk membantu menjaga kelembapan kulit, mempercepat proses penyembuhan luka, serta mencegah infeksi. Kemudian, tutup area kulit tersebut dengan perban agar tidak kotor dan kamu bisa beraktivitas seperti biasa.
 

Bila Kekesusupan dibiarkan 


Ingat, kesusupan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pasalnya, jika didiamkan, kesusupan tersebut bisa menyebabkan infeksi yang menimbulkan rasa sakit seperti ada yang mengganjal. Setelah infeksi terjadi, tubuh akan merespons dan menimbulkan reaksi peradangan, bengkak hingga kemerahan di area kesusupan. 

Bahkan pada kondisi yang lebih parah, kesusupan yang tidak dikeluarkan bisa menimbulkan kantung nanah. Namun, jika kamu tidak berhasil mengeluarkan kesusupan sendiri di rumah, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH