BEAUTY

Masih Bingung Bedanya Sunscreen dan Sunblock? Sini Kumpul, Let’s Talk!

Yatin Suleha
Selasa 26 Mei 2026 / 16:09
Ringkasnya gini..
  • Percuma pakai skincare mahal kalau masih skip pelindung UV.
  • Kebiasaan ngebiarin kulit terpapar sinar UV terus-menerus bisa memicu penuaan dini, kulit terbakar, bahkan kanker kulit.
  • Yuk, cari tahu beda sunscreen dengan sunblock.
Jakarta: Percuma pakai skincare mahal kalau masih skip pelindung UV. Faktanya, semua jenis kulit butuh dijaga dari matahari.

Kebiasaan ngebiarin kulit terpapar sinar UV terus-menerus bisa memicu penuaan dini, kulit terbakar, bahkan kanker kulit. Don't ruined your skin barrier!

Nah untuk mencegah masalah itu semua, kamu bisa menggunakan krim tabir surya, baik sunscreen maupun sunblock. Dan mungkin selama ini kamu menganggap sunscreen dan sunblock itu sama. 

Padahal keduanya beda, lho! So, untuk menjelaskan perbedaan sunblock dan sunscreen, Dermatolog Shilpi Khetarpal, MD., kepada Cleveland Clinic, mengenai perbedaan keduanya, meski sunscreen dan sunblock mampu melindungi kulit. 
   

1. Cara kerja


Karena menggunakan beragam bahan aktif, maka sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengeluarkannya dari kulit sebagai energi panas sebelum sinar ini menembus kulit lebih dalam. Sementara sunblock, bekerja seperti perisai yang menghalangi, kemudian memantulkan sinar UV.
 

2. Kandungan di dalamnya




(Baik sunblock maupun sunscreen, melindungi kamu saat berada di bawah sinar matahari. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Tak hanya Cleveland Clinic, laman Alodokter pun mengatakan kalau perbedaan sunscreen dan sunblock, bisa dilihat dari kandungannya.

Kandungan di dalam sunscreen umumnya berupa avobenzone, oxybenxone, dan para-amnobenzoic acid atau PABA. Sementara sunblock, umumnya mengandung zinc oxide atau titanium oxide.
 

3. Cara pemakaian


Walau sama-sama melindungi kit dari paparan sinar matahari, ternyata cara pakai keduanya juga berbeda. Untuk sunscreen, sebaiknya digunakan dengan cara digosok-gosok agar bahan aktifnya dapat menyerap ke dalam kulit dan menahan paparan sinar UV. 

Umumnya sunscreen membutuhkan waktu beroisar 10 menit untuk menyerap ke dalam kulit sebelum melindungi kulit dari sinar matahari.

Sementara sunblock, cukup digunakan dengan cara dioleskan pada kulit untuk menghalangi paparan sinar matahari tanpa perlu digosok. 

Oleskan sunblock secara merata di seluruh bagian tubuh yang mudah terpapar sinar matahari. Setelah dioleskan, sunblock akan langsung bekerja menahan sinar matahari. 
 

4. Hasil akhir


Perbedaan sunscreen dan sunblock juga terlihat dari hasil akhir pemakaian. Sunscreen biasanya tidak meninggalkan bekas apa pun setelah dioleskan dan warnanya transparan mengikuti warna asli kulit. Sedangkan sunblock cenderung meninggalkan whitecast atau bekas putih pada kulit.
 

Lantas, mana yang lebih baik?


Baik sunblock maupun sunscreen, melindungi kamu saat berada di bawah sinar matahari. Keduanya dapat membantu mencegah sengatan matahari yang menyakitkan yang dapat mempercepat penuaan kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. 

Namun, salah satunya menawarkan perlindungan yang sedikit lebih baik. “Sunscreen atau sunblock mineral memberikan perlindungan,” jelas Dr. Khetarpal. Kamu hanya perlu mengetahui mana yang cocok dan sesuai dengan kondisi kulitmu. 

Misalnya, bila kamu hendak pergi ke pantai di siang hari dengan paparan sinar UV yang cukup tinggi, gunakanlah sunblock.

Jika kamu tidak suka mengoleskan atau menyemprotkan tabir surya ke seluruh tubuh sepanjang hari, pilih pakaian yang sudah mengandung "tabir surya". 
 
Pakaian yang diberi label faktor perlindungan ultraviolet (UPF) membantu melindungi Anda dari sinar UV, sama seperti tabir surya. 

Pastikan juga untuk mengenakan topi dan kacamata hitam untuk melindungi kepala dan mata. Dan meskipun kamu sudah mengenakan perlengkapan lengkap, jangan abaikan penggunaan tabir surya atau pelindung matahari — terutama pada area yang terpapar seperti wajah, telinga, dan tangan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH