FITNESS & HEALTH
Malas Pakai Sunscreen? Hati-Hati, Ini 5 Bahaya yang Mengintai Kulit
Fatha Annisa
Selasa 07 Juli 2026 / 19:35
- Penggunaan sunscreen setiap hari penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.
- Tanpa perlindungan tabir surya, kulit berisiko mengalami berbagai masalah.
- Dalam jangka panjang, paparan sinar UV tanpa sunscreen bahkan dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
Jakarta: Sunscreen atau tabir surya sangat lah penting, terutama bagi seseorang yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Pasalnya, negara ini terletak di garis khatulistiwa sehingga memiliki paparan sinar matahari yang intens sepanjang tahun.
Cuaca yang panas dengan indeks sinar UV yang tinggi bukan hanya sekadar membuat kulit terasa terbakar atau tampak lebih gelap, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang yang serius bagi kesehatan kulit.
Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap remeh penggunaan sunscreen dalam rutinitas harian. Padahal perlindungan ini adalah benteng utama kulit dari efek buruk radiasi matahari.
Malas menggunakan sunscreen saat beraktivitas, baik di luar maupun di dalam ruangan, dapat membuka jalan bagi berbagai masalah kulit yang sulit untuk dipulihkan. Lantas, apa saja bahaya paparan sinar ultraviolet (UV) yang tidak terfilter oleh sunscreen?
Berikut adalah bahaya nyata jika Sobat Medcom terus-menerus mengabaikan penggunaan tabir surya:
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)
Cuaca yang panas dengan indeks sinar UV yang tinggi bukan hanya sekadar membuat kulit terasa terbakar atau tampak lebih gelap, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang yang serius bagi kesehatan kulit.
Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap remeh penggunaan sunscreen dalam rutinitas harian. Padahal perlindungan ini adalah benteng utama kulit dari efek buruk radiasi matahari.
Malas menggunakan sunscreen saat beraktivitas, baik di luar maupun di dalam ruangan, dapat membuka jalan bagi berbagai masalah kulit yang sulit untuk dipulihkan. Lantas, apa saja bahaya paparan sinar ultraviolet (UV) yang tidak terfilter oleh sunscreen?
| Baca juga: Definisi Sunscreen Ramah Acne-Prone Skin, Bye Komedo dan Bekas Jerawat! |
Bahaya Malas Memakai Sunscreen bagi Kulit
Tidak sedikit orang yang mengira bahwa sunscreen hanya diperlukan saat pergi ke pantai. Nyatanya, paparan sinar UV tetap terjadi meski cuaca mendung atau saat kamu berada di dalam ruangan.Berikut adalah bahaya nyata jika Sobat Medcom terus-menerus mengabaikan penggunaan tabir surya:
1. Penuaan Dini (Photoaging)
Paparan sinar UVA yang berkelanjutan merusak serat kolagen dan elastin pada kulit. Akibatnya, kulit kehilangan elastisitasnya lebih cepat, muncul kerutan halus, garis senyum yang dalam, serta tekstur kulit yang kendur jauh sebelum waktunya.2. Hiperpigmentasi dan Flek Hitam
Sinar matahari memicu produksi melanin berlebih sebagai mekanisme pertahanan alami kulit. Tanpa perlindungan sunscreen, melanin ini akan berkumpul di titik-titik tertentu, menyebabkan munculnya flek hitam (sun spots), warna kulit tidak merata, hingga melasma yang sangat sulit dihilangkan.| Baca juga: Satu Langkah Glowing! Intip 4 Tinted Sunscreen Andalan Ini |
3. Risiko Kanker Kulit
Ini adalah bahaya yang paling fatal. Paparan radiasi UV yang tidak terkontrol secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sel-sel kulit. Jika terjadi secara berulang dalam jangka panjang, mutasi sel ini bisa berkembang menjadi kanker kulit, seperti karsinoma sel basal atau melanoma.4. Kulit Kusam dan Menggelap
Sinar UVB bertanggung jawab atas efek terbakar (sunburn) dan membuat kulit tampak kusam atau lebih gelap secara instan. Tanpa perlindungan, kulit akan sulit mempertahankan rona cerah alaminya dan cenderung terlihat lebih kering serta kasar karena dehidrasi akibat panas matahari.5. Kulit Kering
Paparan sinar UV yang intens memicu peradangan pada lapisan kulit paling atas. Ketika skin barrier atau lapisan pelindung alami kulit rusak, kemampuan kulit untuk menahan air (hidrasi) akan menurun drastis. Akibatnya, air di dalam kulit akan lebih cepat menguap, yang membuat kulit terasa kering, tertarik, dan dehidrasi.Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)