FITNESS & HEALTH

Pentingnya Minum Air di Tengah Cuaca Ekstrem Menurut Ahli

Yuni Yuli Yanti
Senin 29 Agustus 2022 / 11:00
Jakarta: Berdasarkan survei yang dilakukan oleh PW Laksmi et al. European J of Nutr. 2018, satu dari empat orang dewasa Indonesia belum cukup minum. Padahal kebiasaan ini dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan lho!

Bukan cuma itu, cuaca ekstrem yang tengah melanda pun dapat menjadi ancaman kesehatan yang tak bisa terelakan.  Pasalnya, kenaikan suhu bumi tidak hanya berdampak pada naiknya temperatur bumi tetapi juga memengaruhi kualitas dan kuantitas air. 

Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG) mengatakan salah satu kunci penting untuk menjaga kesehatan terutama dalam menghadapi cuaca yang tak menentu seperti sekarang ini adalah dengan memenuhi kebutuhan asupan air minum. Selain jenis kelamin dan usia, faktor lain yang juga dapat memengaruhi kebutuhan air adalah suhu, kelembapan dan lingkungan. 

"Ada banyak manfaat air bagi tubuh, di antaranya untuk pembentukan sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, mendukung ketahanan fisik anak, mengeluarkan zat tidak berguna dari dalam tubuh, hingga mendukung fungsi kognitif/konsentrasi. Sebagai zat gizi makro, pada tahun 2013, air masuk dalam AKG (Angka Kecukupan Gizi) untuk orang Indonesia," ujar dr. Diana dalam Virtual Press Conference: Danone-AQUA Ajak Keluarga Indonesia Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem dengan Air Minum Berkualitas, Rabu (24/8). 


(Dr. Diana saat menjelaskan pencemaran di dalam air minum. Foto: Dok. Istimewa)


Sementara, menurut Kementerian Kesehatan RI mengenai Angka Kecukupan Gizi bagi Orang Indonesia, orang dewasa membutuhkan sekitar dua liter atau kurang lebih delapan gelas air minum setiap harinya. Kebutuhan ini dapat bertambah sesuai dengan kondisi tertentu misalnya bagi ibu hamil dan menyusui. 

"Kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat berdampak pada kesehatan, di antaranya seperti mudah lelah, daya ingat dan konsentrasi menurun, jika terjadi secara berkepanjangan dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis, bahkan meningkatkan resiko kegemukan. Selain kuantitas, kita juga perlu memperhatikan kualitas air yang kita minum. Air dapat tercemar oleh bakteri dan senyawa berbahaya penyebab penyakit. Karenanya, sebaiknya pilih air minum yang berasal dari sumber terlindungi dan diproses sesuai dengan standar kesehatan," saran dr. Diana. 

Selain pencemaran lingkungan, cuaca ekstrem juga ternyata berkontribusi terhadap penurunan kualitas air. Oleh karena itu, penting bagi keluarga Indonesia untuk mendapatkan air minum yang berkualitas dan terjamin guna menjaga asupan air minum sehari-hari.


(Ingat, cuaca ekstrem juga ternyata berkontribusi terhadap penurunan kualitas air. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Mengerti akan pentingnya memenuhi asupan air minum dengan air minum yang terjamin kualitasnya, Flora Tobing, Senior Brand Manager Danone-AQUA mengatakan selama hampir 50 tahun, AQUA tetap berkomitmen menghadirkan air mineral berkualitas yang sehat dan aman bagi seluruh keluarga Indonesia, karena AQUA Murni & Terlindungi. 

"Air AQUA murni dari alam dan prosesnya tidak tersentuh tangan manusia. Air AQUA juga datang dari sumber alami yang terlindungi dari pencemaran, karena kami memiliki proses yang sangat selektif dalam memilih sumber kami dengan 9 kriteria, 5 tahapan, dan minimal 1 tahun penelitian," ungkap Flora. 

Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memenuhi kebutuhan asupan air minum yang berkualitas dalam menjaga kesehatan keluarga, Danone-AQUA menghadirkan program AQUA Home Service (AHS). Dengan kehadiran AHS, konsumen akan memiliki akses lebih mudah dalam mendapatkan air galon Danone-AQUA yang terjamin kualitasnya di lingkungan tempat tinggal mereka melalui gerai-gerai AHS yang tersedia. 
(yyy)

MOST SEARCH