FITNESS & HEALTH

Pasta Berbahan Konjac, Makanan Rendah Kalori Sekaligus Sehat

Yatin Suleha
Kamis 11 Maret 2021 / 17:48
Jakarta: Saat pandemi banyak orang menjadi lebih kreatif dalam bidang kuliner, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual. Dan selain mentai yang belum lama naik daun ada juga bahan sehat asal Negeri Sakura yaitu konjac yang diolah menjadi berbagai bahan makanan yang sehat.

Konjac atau konnyaku adalah sejenis tanaman umbi-umbian anggota genus Amorphophallus yang tumbuh di daerah subtropis yang hangat hingga tropis seperti Asia Timur, Jepang dan Tiongkok Selatan.

Konjac bisa dikreasikan menjadi aneka makanan sehat pengganti nasi karena merupakan karbohidrat sehat dengan kalori yang rendah seperti menjadi shirataki.

Bahan shirataki tengah menjadi makanan dasar yang popular bagi masyarakat penganut gaya hidup sehat saat ini dan cukup trending. Ini dikarenakan menurut penelitian ilmiah shirataki yang berbahan dasar konjac ini mampu membuat kenyang lebih lama, membuat pencernaan lebih sehat, sekaligus menurunkan kadar gula darah.

Shirataki yang terbuat dari tanaman konjac ini mengandung serat yang menyerap cairan dan dapat membuat rasa kenyang lebih lama. Akar konjac dipanen dalam berbagai bentuk untuk bisa diolah menjadi beragam masakan dari hidangan pasta tradisional hingga sup dan salad. 

Jika juga merupakan penganut makanan sehat mengapa tidak mencoba aneka bahan berbahan konjac ini. Salah satunya yaitu Skinny Pasta yang mengolah konjac menjadi bahan makanan modern yakni pasta. Selain cara pengolahannya yang mudah, pasta konjac ini juga memiliki kandungan yang lebih sehat. 

Ini merupakan alternatif pasta lezat dan jangan khawatir karena hanya mengandung 9 kalori per 100 gram serving. Ini berkat bahan utamanya yaitu konjac.


pasta
(Pasta yang berbahan dasar konjac. Foto: Dok. Skinny Pasta)


Dilabeli bebas dari bahan rekayasa genetik, bebas bahan alergen dan bebas zat aditif sehingga kamu dan keluarga dapat menikmati hidangan tanpa rasa khawatir dan juga diformulasikan tidak berbau atau odor free. 

Berbentuk pasta spaghetti dan fettucine, nasi, mi, maupun couscous yang telah setengah matang dan siap untuk dipanaskan maupun diolah dengan mudah. Sangat cocok untuk kamu yang antiribet.

Selain lezat, Skinny pasta juga dapat membantu menurunkan berat badan dan sangat sesuai dengan pola makan sehat untuk penderita diabetes.
 

Serat dalam konjac


Laporan yang dilansir dari National Library of Medicine di National Center for Biotechnology Information menyatakan bahwa glukomanan (serat yang terkandung dalam konjac atau shirataki) tampaknya dapat mengurangi kadar hormon kelaparan (ghrelin). 

Laporan tersebut menyatakan bahwa serat kental dalam konjac menunda pengosongan perut, jadi kamu tetap kenyang lebih lama dan akhirnya makan lebih sedikit. Selain itu, memfermentasi serat menjadi asam lemak rantai pendek dapat merangsang pelepasan hormon usus yang meningkatkan perasaan kenyang. 

Tak hanya itu, jurnal ilmiah lain juga merilis bahwa kandungan glukomanan dalam konjac telah terbukti membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes dan resistensi insulin. Ini dikarenakan serat kental menunda pengosongan perut, kadar gula darah dan insulin meningkat lebih bertahap karena nutrisi diserap ke dalam aliran darah.

Jadi, semakin banyak protein dan serat yang kamu dapatkan, semakin lambat tubuh mencerna makanan, membuat kamu merasa kenyang lebih lama serta mencegah lonjakan gula darah. Bahan pasta ini juga berbahan alami serta bebas gula, bebas gluten, mengandung serat, bebas lemak.

Terdiri dari enam varian yaitu spaghetti shape, rice shape dan fettucine shape 9 kalori, serta noodle, fettucine dan couscous 29 kalori dan dijual dengan harga Rp30 ribuan. Kamu bisa memperolehnya di platform e-commerce dan beberapa toko bahan organik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH