FITNESS & HEALTH

5 Penyebab Bersin Terjadi Terus Menerus

Raka Lestari
Kamis 16 Januari 2020 / 07:00

Jakarta: Bersin adalah sesuatu yang normal dan setiap manusia pasti pernah mengalaminya. Akan tetapi, jika bersin terjadi secara terus menerus, tentunya akan sangat mengganggu. Bersin juga merupakan salah satu pertanda kamu terkena pilek, tetapi jika bersinnya terjadi secara terus menerus mungkin ada penyebab lainnya lho. 

Berikut ini adalah beberapa penyebab kamu mengalami bersin secara terus menerus:

Alergi

Menurut Miguel Wolbert, MD, dari West Texas Allergy, bersin disebabkan karena partikel asing atau iritasi yang mengenai jaringan hidung. "Anda bersin untuk mengeluarkan partikel secara paksa dari rongga hidung. Ketika alergi, tubuh Anda bereaksi berlebihan terhadap sesuatu yang biasanya jinak, seperti serbuk sari dari tumbuhan atau bulu binatang. Jika bersin disertai dengan gejala alergi klasik lainnya seperti pilek, hidung tersumbat, dan mata gatal maka kemungkinan besar itu adalah alergi," katanya. 

Infeksi sinus 

Alergi dan pilek dapat berubah menjadi sinusitis, infeksi yang menyebabkan sinus membengkak. Gejalanya adalah hidung yang tersumbat, nyeri wajah, batuk, demam, dan kelelahan, menurut American College of Allergy, Asthma & Immunology. Untungnya, sebagian besar infeksi sinus biasanya disebabkan oleh virus dan kamu akan merasa lebih baik dalam waktu sekitar satu minggu, kata Dr Wolbert.

Mengonsumsi obat 

Salah satu efek samping dari beberapa jenis obat adalah bersin. Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan respons saraf yang aneh, membuat kamu bersin. "Meskipun memang hal ini sangat jarang terjadi. Jika kamu mengalami bersin yang mengganggu setelah mengonsumsi obat, sebaiknya dihentikan terlebih dahulu obat-obatannya tersebut," jelasnya. 

embed

(Polusi luar ruangan dapat menyebabkan bersin karena partikel kecil polutan dapat dengan mudah disedot ke dalam rongga hidung. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Polip hidung 

Adanya polip pada lapisan sinus dapat menyebabkan bersin, tersumbat, hidung berair, dan menurunnya kemampuan mencium bau sesuatu, menurut Joseph Han, MD, Direktur Medis Divisi Alergi di Eastern Virginia Medical School. "Dokter Anda kemungkinan akan mendiagnosis polip dengan pemeriksaan fisik dan merekomendasikan obat-obatan seperti steroid hidung atau neti pot yang dapat mengurangi bersin dan memungkinkan Anda bernapas dengan mudah," ungkap dr. Joseph. 

Kabut asap

Polusi luar ruangan dapat menyebabkan bersin karena partikel kecil polutan dapat dengan mudah disedot ke dalam rongga hidung. Polusi udara juga dapat membuat alergen lebih kuat, dan memperburuk gejala Anda atau memicu alergi baru," tutur dr. Wolbert.  



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH