FITNESS & HEALTH

3 Berita Terpopuler Gaya: Efek Leher Terpukul Hingga Gejala dan Pengobatan Eksem

Yatin Suleha
Kamis 25 Agustus 2022 / 06:05
Jakarta: Seorang siswa SMK Negeri 2 Jember, Jawa Timur RAP tewas setelah dianiaya temannya MRR. Korban tewas setelah ditendang di bagian leher.

Hal tersebut diungkap Kepala SMKN 2 Jember Suprihartono. Ia menjelaskan keduanya sempat berbicara dan korban meminta maaf dan saling bersalaman. Namun, MRR tiba-tiba menendang RP di bagian leher.

“Berdasarkan keterangan beberapa teman mereka, keduanya berbicara di depan kelas korban, kemudian korban minta maaf dan saling bersalaman. Namun, tiba-tiba MR menendang korban terkena bagian leher sebelah kanan," jelas Suprihartono seperti dikutip dari Antara, Rabu, 24 Agustus 2022.

Setelah ditendang, korban langsung jatuh ke lantai dan sempat berusaha bangun, namun tiba-tiba pingsan dan sepertinya kesulitan bernapas, sehingga teman-temannya yang berada di sekitar lokasi kejadian membawa korban ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Berikut ini, Medcom.id/gaya merangkum berita menarik yang terjadi sepanjang Rabu, 24 Agustus 2022:
 

1. Ini Bahaya Ketika Leher Terkena Pukulan, Bisa Lumpuh Hingga Berujung Kematian


Ada tiga titik vital manusia yang harus dihindarkan dari potensi terkena pukulan maupun insiden seperti kecelakaan. Salah satunya adalah leher. 

Dikutip dari laman Halodoc, cedera pada leher akibat pukulan, tendangan, atau jatuh bisa mengakibatkan terjadinya whiplash, yaitu cedera leher karena hentakan kepala mendadak ke satu arah. Cedera pada leher ini bisa menyebabkan gangguan saraf bahkan bisa berujung kematian.

Ini karena pada leher sisi samping terdapat percabangan pembuluh darah atau carotyd sinus. Cedera pada leher akibat pukulan dapat memicu kelumpuhan hingga kematian akibat terganggunya sistem saraf.



Selengkapnya klik di sini
 

2. Perjalanan Zee Zee Shahab Jatuh Cinta dengan Lari


Lari telah menjadi olahraga yang banyak digemari, tepatnya setelah kehadiran pandemi covid-19. Tapi, aktris Zee Zee Shahab sudah menggemari olahraga lari ini sebelum pandemi datang.

Zee Zee mulai berlari sejak 2018, tepatnya setelah melahirkan anak kedua. Namun setelah dua bulan kelahiran, ia mengalami baby blues. Akhirnya suami pun mengajaknya untuk berolahraga, seperti berlari.

"Sebelum olahraga kan aku enggak suka olahraga dan lemah banget. Kemudian aku diajak suami dan beraktivitas," ujar Zee Zee ketika menghadiri fun running with Hoka.

Agar tak kaget, Zee Zee memulainya cukup berjalan setiap hari dengan durasi 30 sampai 45 menit. Tujuannya agar tidur lebih enak dan mood tidak beraturan. 



Selengkapnya klik di sini
 

3. Mengenal Eksem, Gejala dan Cara Mengobatinya


Ada banyak masalah kulit yang disebabkan oleh musim hujan, salah satunya adalah eksem.  Dokter kulit dan ahli bedah transplantasi rambut, New Delhi, Dr. B L Jangid, mengatakan eksem adalah penyakit kulit yang tidak menular tetapi kronis yang kemungkinan disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan seperti kelembapan dan perubahan suhu. 

"Kondisi ini sebagian besar berdampak pada bayi dan anak-anak, tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa," ujarnya dikutip dari Health Shots. 

Menurut Dr Jangid, eksem fleksural adalah jenis eksem yang paling umum terjadi pada anak-anak dan kerap muncul di lipatan kulit. 

Eksem bisa kering atau basah. Awalnya, kulit akan menjadi terlalu kering, diikuti dengan ruam, yang merupakan gejala umum eksem kering, dan seiring waktu, retakan pada kulit dapat berkembang, menyebabkan kulit bengkak, merah, dan meradang dengan formasi melepuh yang mengeluarkan cairan, sehingga mengakibatkan eksem basah. 



Selengkapnya klik di sini
(TIN)

MOST SEARCH