FITNESS & HEALTH

Ketahui Bahaya LSD, Narkoba yang Digunakan Jeff Smith

Sri Yanti Nainggolan
Kamis 09 Desember 2021 / 14:22
Jakarta: Artis sinetron Jeff Smith kembali ditangkap atas kasus narkoba. Berbeda dengan kasus pertama, kali ini Jeff Smith ditangkap tas kepemilikan narkoba jenis LSD.

"Saat ditangkap yang bersangkutan ini menggunakan narkotika jenis LSD," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 9 Desember 2021. 

Pengertian LSD

Dilansir dari situs resmi Badan Narkotika Nasional (BNN), lysergic acid diethylamide (LSD) adalah narkotika sintetis yang disarikan dari jamur kering (ergot) yang tumbuh pada rumput gandum.

LSD merupakan jenis halusinogen yang memiliki efek sangat buruk terhadap mental seseorang. Menurut peneliti dari laboratorium Sandoz tahun 1943, LSD mempunyai efek terhadap mental yang menyerupai gangguan psikosis.

LSD memberi efek halusinasi pada pemakainya. Foto: Alodokter
LSD memberi efek halusinasi pada pemakainya. Foto: Alodokter

LSD berbentuk pil. Cara pemakaiannya dengan ditelan atau melalui mukosa oral dengan menggunakan kertas yang diresapi LSD dengan dosis 100-300 mikrogram.

Efek umum LSD

Efek dari tripping LSD bisa mencapai 6-8 jam dengan tambahan 2-6 jam offset (penurunan). Efek LSD meliputi:
  1. Meningkatnya energi dan tidak bisa tidur
  2. Halusinasi penglihatan seperti tembok yang bernafas, motif gambar yang bergerak dan meninggalkan jejak, perubahan bentuk benda menjadi bentuk lain (morphing)
  3. Halusinasi pendengaran sehingga musik terkesan bergema dan memiliki efek pengulangan tambahan
  4. Emosi yang labil dan sangat tergantung oleh mood pada saat itu sehingga bisa menyebabkan senang, sedih, marah, takut, jengkel, atau depresi (bad trip)
  5. Perubahan persepsi tentang waktu
  6. Banyak berkeringat
  7. Susah konsentrasi
  8. Gigi geraham yang rasanya terikat
  9. Paranoid dan sering tiba-tiba teringat akan masa-masa lalu
Konsumsi LSD terus-menerus bisa menunjukkan gejala halusinasi atau berkhayal buruk dan disertai kilas balik (flashback) pada pemakainya. Gejala flashback merupakan sindrom yang ditandai dengan pengalaman kembali berbagai gangguan persepsi, setelah tidak menggunakan narkoba jenis halusinogen dalam beberapa waktu.

Efek samping LSD pada otak

Dikutip dari Halodoc, sama dengan narkoba lainnya, LSD akan menimbulkan rasa nyaman dan bahagia. Pemakai LSD juga akan merasa memiliki indera perasa yang terhubung satu sama lain, mendengar atau melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada, kesulitan dalam berkonsentrasi, serta kebingungan. 

Baca: Diminta Keluarga Rehabilitasi, Jeff Smith Malah Kembali Terjerat Narkoba

Dalam intensitas yang parah, pemakai bisa saja melihat atau mendengar hal-hal yang mengerikan. Hal itu membuatnya panik, takut, bahkan keinginan untuk menyakiti diri sendiri.

Efek samping LSD pada fisik

LSD juga menimbulkan sejumlah keluhan fisik pada pemakainya. Seperti sakit kepala, mual dan muntah, jantung berdebar, bernapas lebih cepat, kepanasan, berkeringat, menggigil, serta wajah yang memerah.

Jika LSD dipakai dalam jangka panjang, terdapat sejumlah efek samping setelah lepas pemakaian. Yaitu insomnia, kelelahan, depresi, serta nyeri tubuh dan otot. 
(SYN)

MOST SEARCH