FITNESS & HEALTH
Meski Bermanfaat, Waspadai 4 Hal dari Kacang Hijau
Mia Vale
Senin 29 November 2021 / 13:00
Jakarta: Banyak penelitian menunjukan banyak mengonsumsi makanan nabati, salah satunya kacang hijau, membantu meningkatkan kesehatan dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Kacang hijau penuh dengan antioksidan, termasuk vitamin C, flavonol, quercetin, dan kaemferol. Antioksidan ini melawan radikal bebas dalam tubuh, yang membantu mengurangi kerusakan sel serta dapat membantu menurunkan risiko kondisi kesehatan tertentu.
Tapi, pada suatu kondisi tertentu, kamu harus mewaspadai konsumsi kacang hijau seperti dilansir dari WebMD berikut ini:
Sebagaimana disebutkan dalam laman tersebut, meskipun kacang hijau merupakan makanan bergizi berprotein tinggi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
.jpg)
(Reaksi kacang hijau dengan obat tertentu bisa memicu diare. Konsultasikan pada dokter jika timbul rasa yang tak nyaman setelah mengonsumsi kacang hijau ini. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, bicarakan dulu dengan dokter sebelum menambahkan kacang hijau ke dalam makanan. Pasalnya, kandungan vitamin K dari kacang-kacangan dapat mengganggu pengobatan, memengaruhi bagaimana darah kamu membeku.
Lektin mengandung sejenis protein yang terdapat dalam berbagai jenis kacang-kacangan, termasuk kacang hijau. Meskipun mereka memiliki beberapa manfaat, mereka juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Untuk menonaktifkan lektin, kamu perlu memasak kacang hijau secara menyeluruh.
Asam fitat dapat mengikat mineral tertentu, mencegah tubuh kamu menyerapnya. Jika memiliki kekurangan mineral, segera bicara dengan dokter sebelum menambahkan kacang hijau ke menu makanan.
Kacang hijau merupakan makanan rendah sodium alami. Namun, tinjauan WebMD varietas kacang hijau kalengan tertentu telah menambahkan garam. Dan disebutkan juga terlalu banyak garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan masalah yang berhubungan dengan jantung. Jika membeli kacang kalengan, pastikan untuk membilasnya secara menyeluruh untuk menghilangkan kelebihan garam.
Riset yang dilakukan ilmuwan dari Arizona State University di Phoenix membuktikan, terlalu banyak komsumsi kacang hijau bisa memicu kembung. Menurut peneliti, penumpukan gas terjadi karena peningkatan serat makanan.
Kacang hijau juga bisa bereaksi dengan obat-obatan tetentu yang mengakibatkan obat tidak bisa berfungsi maksimal. Bahkan, reaksi kacang hijau dengan obat tertentu bisa memicu diare. Konsultasikan pada dokter jika timbul rasa yang tak nyaman setelah mengonsumsi kacang hijau ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Kacang hijau penuh dengan antioksidan, termasuk vitamin C, flavonol, quercetin, dan kaemferol. Antioksidan ini melawan radikal bebas dalam tubuh, yang membantu mengurangi kerusakan sel serta dapat membantu menurunkan risiko kondisi kesehatan tertentu.
Tapi, pada suatu kondisi tertentu, kamu harus mewaspadai konsumsi kacang hijau seperti dilansir dari WebMD berikut ini:
Hal yang harus diwaspadai
Sebagaimana disebutkan dalam laman tersebut, meskipun kacang hijau merupakan makanan bergizi berprotein tinggi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
.jpg)
(Reaksi kacang hijau dengan obat tertentu bisa memicu diare. Konsultasikan pada dokter jika timbul rasa yang tak nyaman setelah mengonsumsi kacang hijau ini. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
Dapat mengganggu pengencer darah
Jika kamu sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, bicarakan dulu dengan dokter sebelum menambahkan kacang hijau ke dalam makanan. Pasalnya, kandungan vitamin K dari kacang-kacangan dapat mengganggu pengobatan, memengaruhi bagaimana darah kamu membeku.
Mengandung lektin
Lektin mengandung sejenis protein yang terdapat dalam berbagai jenis kacang-kacangan, termasuk kacang hijau. Meskipun mereka memiliki beberapa manfaat, mereka juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Untuk menonaktifkan lektin, kamu perlu memasak kacang hijau secara menyeluruh.
Mengandung asam fitat
Asam fitat dapat mengikat mineral tertentu, mencegah tubuh kamu menyerapnya. Jika memiliki kekurangan mineral, segera bicara dengan dokter sebelum menambahkan kacang hijau ke menu makanan.
Mungkin mengandung tambahan garam
Kacang hijau merupakan makanan rendah sodium alami. Namun, tinjauan WebMD varietas kacang hijau kalengan tertentu telah menambahkan garam. Dan disebutkan juga terlalu banyak garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan masalah yang berhubungan dengan jantung. Jika membeli kacang kalengan, pastikan untuk membilasnya secara menyeluruh untuk menghilangkan kelebihan garam.
Efek samping
Riset yang dilakukan ilmuwan dari Arizona State University di Phoenix membuktikan, terlalu banyak komsumsi kacang hijau bisa memicu kembung. Menurut peneliti, penumpukan gas terjadi karena peningkatan serat makanan.
Kacang hijau juga bisa bereaksi dengan obat-obatan tetentu yang mengakibatkan obat tidak bisa berfungsi maksimal. Bahkan, reaksi kacang hijau dengan obat tertentu bisa memicu diare. Konsultasikan pada dokter jika timbul rasa yang tak nyaman setelah mengonsumsi kacang hijau ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)