FITNESS & HEALTH

Kode Warna pada Kemasan Pasta Gigi dan Artinya, Jangan Sampai Salah!

Mia Vale
Minggu 04 Januari 2026 / 11:09
Jakarta: Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mulut dan gusi adalah menggosok gigi. Dan saat melakukannya, kamu harus menggunakan pasta gigi dengan kandungan bahan aktif yang tepat. 

Dan banyak orang mengklaim bahwa kotak kecil pada bagian bawah tabung pasta gigi menjadi penanda kandungan bahan aktif dalam produk pasta gigi tersebut. 

Ya, mungkin kamu pernah memerhatikan bagian bawah tabung atau tube, di mana ada kotak kecil dengan warna tertentu. Dari setiap warna itu, disebut-sebut menjadi pembeda apakah pasta gigi tersebut mengandung bahan alami, bahan kimia, ataupun obat. Apakah itu benar? 
   

Kode warna pada kemasan pasta gigi 


Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa kode warna pada pasta gigi memiliki arti dan tujuan yang mirip seperti tanda lingkaran dan warna pada produk obat. Seperti beberapa warna berikut yang telah dinukil dari laman Hello Sehat.

- Biru, warna ini pada kemasan pasta gigi menandakan kalau produk tersebut terdiri dari kombinasi bahan alami dan obat untuk mengobati penyakit gigi dan gusi.

- Hijau, warna bagian bawah tube menandakan bahwa pasta gigi tersebut hanya terbuat dari bahan alami, seperti siwak, daun sirih, jeruk nipis, dan garam.

- Merah, kode warna ini memiliki kandungan bahan kimia yang keras, tetapi masih dikombinasikan dengan bahan alami di dalamnya.


(Dinukil dari Satu Dental, kode warna pasta gigi umumnya terletak pada bagian bawah tube pasta gigi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

- Hitam, kode ini menandakan bahwa produk tersebut terdiri dari bahan kimia murni, di mana penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

Namun ternyata, kotak warna pada kemasan pasta gigi yang katanya menunjukkan kandungan bahan aktif, sepenuhnya merupakan salah paham alias tidak benar. 

Faktanya, kotak warna pada tube tidak memiliki kaitan dengan isi pasta gigi. Kotak warna ini merupakan bagian dari proses produksi pasta gigi yang disebut color mark atau eye mark. 

Tanda ini menunjukkan apakah kemasan harus dilipat atau dipotong saat diproses dengan mesin berkecepatan tinggi. Tanda ini bisa dilihat mesin menggunakan sensor cahaya. 

Mesin akan memindai tanda persegi panjang yang tercetak pada tabung pasta gigi, yang mana paling sering terdapat pada sepanjang tepi bawah kemasan. Lalu, tanda ini akan memberikan perintah pada mesin untuk memotong atau melipat kemasan. 
   

Cara mengetahui kandungan pasta gigi


Mengecek informasi komposisi pasta gigi akan membantu kamu untuk mengetahui tujuan dari penggunaan produk perawatan gigi tersebut. Dan, menurut American Dental Association, berikut komposisi bahan yang umum terkandung dalam pasta gigi dan fungsinya.

- Fluoride, mineral dalam pasta gigi untuk mengurangi risiko gigi berlubang (karies).

- Humektan, gliserol dan sorbitol membantu mencegah hilangnya air sehingga produk pasta gigi tidak menjadi keras saat terkena udara.

- kalsium karbonat dan gel silika yang bersifat kasar membantu menghilangkan kotoran atau noda pada permukaan gigi.

- Zat koloid hidrofilik yang mengikat air akan menstabilkan pasta gigi sehingga kandungan padat dan cairnya tidak terpisah.

- Kandungan mint yang membuat mulut terasa segar dan bersih setelah menyikat gigi.

- Titanium dioksida yang memberikan warna pasta putih, sedangkan pewarna food grade untuk pasta atau gel berwarna.

- Sodium lauril sulfat akan menghasilkan busa untuk membantu menyebarkan pasta gigi ke seluruh bagian mulut.

Ingat, berbagai produk pasta gigi mungkin memiliki tujuan penggunaan yang berbeda. Bila kamu bingung dalam memilih jenis pasta gigi yang tepat, coba konsultasikan dengan dokter gigi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH