FAMILY
Cara Menghilangkan Tunggul Pohon di Halaman, Praktis, dan Nggak Ribet!
A. Firdaus
Sabtu 28 Maret 2026 / 14:15
- Tunggul juga bisa menyulitkan saat ingin menata ulang taman.
- Cara yang paling praktis adalah dengan menggunakan mesin penggiling tunggul.
- Menghilangkan tunggul pohon ternyata tidak selalu mudah
Jakarta: Tunggul pohon yang tersisa setelah penebangan, sering kali jadi masalah di halaman rumah. Selain mengganggu tampilan, tunggul juga bisa menyulitkan saat ingin menata ulang taman atau menanam tanaman baru.
Menghilangkan tunggul pohon ternyata tidak selalu mudah, karena akar yang tertanam di dalam tanah bisa sangat kuat dan dalam.
Dilansir dari bhg.com, berikut adalah beberapa cara yang bisa dipilih sesuai dengan kondisi, mulai dari yang cepat menggunakan alat khusus, hingga metode sederhana yang lebih hemat biaya.
Cara yang paling praktis adalah dengan menggunakan mesin penggiling tunggul. Alat ini bekerja dengan gigi berputar yang menghancurkan tunggul, hingga berada di bawah permukaan tanah. Sisa serpihan kayu dan tanah, bisa dibiarkan membusuk atau dibersihkan dari area tersebut.
Setelah itu, tanah bisa diratakan kembali dan ditanami rumput atau tanaman baru. Banyak jasa perawatan pohon menyediakan layanan ini, dan meskipun alatnya bisa disewa, penggunaannya lebih aman jika dilakukan oleh tenaga profesional karena cukup berisiko.
Tunggul berukuran kecil bisa diangkat dengan cara digali, meskipun membutuhkan tenaga yang cukup besar. Akar yang dalam dan kuat, sering membuat pekerjaan ini lebih sulit dari yang diperkirakan.
Biasanya perlu menggali lubang cukup besar, untuk mencapai bagian bawah akar agar bisa dipotong. Untuk mempermudah, tanah di sekitar tunggul bisa disemprot dengan air bertekanan, agar akar lebih terlihat. Setelah itu, gunakan sekop atau alat pemotong untuk memutus akar satu per satu.
Jika akar sudah terputus semua, tunggul bisa digoyangkan hingga terlepas. Menyisakan batang yang cukup panjang, bisa membantu sebagai tuas untuk menarik tunggul keluar. Namun, untuk tunggul dengan diameter besar, cara ini bisa sangat berat dilakukan sendiri.
Jika tersedia alat seperti traktor, backhoe, atau skid steer, tunggul bisa diangkat dengan lebih cepat. Alat berat mampu mencabut tunggul beserta akarnya, dalam waktu singkat.
Namun, penggunaan alat ini membutuhkan keahlian khusus. Jika tidak terbiasa mengoperasikannya, sebaiknya tidak dilakukan sendiri karena berisiko tinggi dan bisa berbahaya.
Cara yang paling sederhana adalah membiarkan tunggul terurai secara alami. Proses ini bisa dipercepat dengan bahan kimia khusus, yang membantu mempercepat pembusukan dan mencegah pertumbuhan kembali.
Metodenya biasanya dengan melubangi tunggul, lalu memasukkan bahan tersebut.
Alternatif lain yang lebih hemat adalah melubangi tunggul, mengisinya dengan air, lalu menutupnya dengan plastik, tanah, atau mulsa.
Proses ini membutuhkan waktu lama, bahkan bisa bertahun-tahun, tetapi tidak memerlukan biaya besar. Setelah tunggul benar-benar hancur, tanah bisa diratakan kembali.
Jika tidak ingin repot mengangkatnya, tunggul bisa dipotong serendah mungkin hingga mendekati permukaan tanah. Area tersebut kemudian bisa ditutup dengan tanaman, atau dijadikan bagian dari taman.
Misalnya, membuat bedeng tanaman di atasnya atau menanam semak di sekitarnya agar tunggul tidak terlihat. Cara ini menjadi pilihan paling mudah, jika tunggul tidak mengganggu aktivitas di halaman.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Menghilangkan tunggul pohon ternyata tidak selalu mudah, karena akar yang tertanam di dalam tanah bisa sangat kuat dan dalam.
Dilansir dari bhg.com, berikut adalah beberapa cara yang bisa dipilih sesuai dengan kondisi, mulai dari yang cepat menggunakan alat khusus, hingga metode sederhana yang lebih hemat biaya.
1. Menggunakan mesin penggiling tunggul
Cara yang paling praktis adalah dengan menggunakan mesin penggiling tunggul. Alat ini bekerja dengan gigi berputar yang menghancurkan tunggul, hingga berada di bawah permukaan tanah. Sisa serpihan kayu dan tanah, bisa dibiarkan membusuk atau dibersihkan dari area tersebut.
Setelah itu, tanah bisa diratakan kembali dan ditanami rumput atau tanaman baru. Banyak jasa perawatan pohon menyediakan layanan ini, dan meskipun alatnya bisa disewa, penggunaannya lebih aman jika dilakukan oleh tenaga profesional karena cukup berisiko.
2. Menggali tunggul secara manual
Tunggul berukuran kecil bisa diangkat dengan cara digali, meskipun membutuhkan tenaga yang cukup besar. Akar yang dalam dan kuat, sering membuat pekerjaan ini lebih sulit dari yang diperkirakan.
Biasanya perlu menggali lubang cukup besar, untuk mencapai bagian bawah akar agar bisa dipotong. Untuk mempermudah, tanah di sekitar tunggul bisa disemprot dengan air bertekanan, agar akar lebih terlihat. Setelah itu, gunakan sekop atau alat pemotong untuk memutus akar satu per satu.
Jika akar sudah terputus semua, tunggul bisa digoyangkan hingga terlepas. Menyisakan batang yang cukup panjang, bisa membantu sebagai tuas untuk menarik tunggul keluar. Namun, untuk tunggul dengan diameter besar, cara ini bisa sangat berat dilakukan sendiri.
3. Menggunakan alat berat
Jika tersedia alat seperti traktor, backhoe, atau skid steer, tunggul bisa diangkat dengan lebih cepat. Alat berat mampu mencabut tunggul beserta akarnya, dalam waktu singkat.
Namun, penggunaan alat ini membutuhkan keahlian khusus. Jika tidak terbiasa mengoperasikannya, sebaiknya tidak dilakukan sendiri karena berisiko tinggi dan bisa berbahaya.
4. Membiarkan tunggul membusuk
Cara yang paling sederhana adalah membiarkan tunggul terurai secara alami. Proses ini bisa dipercepat dengan bahan kimia khusus, yang membantu mempercepat pembusukan dan mencegah pertumbuhan kembali.
Metodenya biasanya dengan melubangi tunggul, lalu memasukkan bahan tersebut.
Alternatif lain yang lebih hemat adalah melubangi tunggul, mengisinya dengan air, lalu menutupnya dengan plastik, tanah, atau mulsa.
Proses ini membutuhkan waktu lama, bahkan bisa bertahun-tahun, tetapi tidak memerlukan biaya besar. Setelah tunggul benar-benar hancur, tanah bisa diratakan kembali.
5. Memotong dan menutup tunggul
Jika tidak ingin repot mengangkatnya, tunggul bisa dipotong serendah mungkin hingga mendekati permukaan tanah. Area tersebut kemudian bisa ditutup dengan tanaman, atau dijadikan bagian dari taman.
Misalnya, membuat bedeng tanaman di atasnya atau menanam semak di sekitarnya agar tunggul tidak terlihat. Cara ini menjadi pilihan paling mudah, jika tunggul tidak mengganggu aktivitas di halaman.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)