Parents, Ternyata Umur Segini Bayi Mengenal Cup untuk Minum
- Moms dan Dads mungkin merasa clueless saat si kecil baru mengenal minum.
- Menurut dr. Radhian Amandito, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RSPI Pondok Indah, tahapan pengenalan cup dapat dimulai dari soft spout cup.
- Belajar minum dari cup juga memiliki manfaat yang lebih luas dari sekadar memenuhi kebutuhan cairan.
Jakarta: Moms dan Dads mungkin merasa clueless saat si kecil baru mengenal minum. Tak ingin salah dalam masa pertumbuhannya, umur segini bayi bisa mengenal cup, nih!
Menurut dr. Radhian Amandito, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RSPI Pondok Indah, tahapan pengenalan cup dapat dimulai dari soft spout cup pada usia sekitar 6-9 bulan.
"(Kemudian) dilanjutkan dengan straw cup pada 9-12 bulan, 360° cup pada 12-18 bulan, hingga mulai membiasakan open cup setelah usia 18 bulan," kata dr. Radhian dalam acara Mothercare melalui peluncuran Phanpy di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Ia melanjutkan bahwa belajar minum dari cup juga memiliki manfaat yang lebih luas dari sekadar memenuhi kebutuhan cairan. Aktivitas ini dapat membantu melatih kekuatan jari dan tangan anak.

Selain itu, dapat mendukung perkembangan otot mulut, lidah, dan rahang, mengenalkan kebiasaan saat makan, serta membantu anak membangun kemandirian dan secara bertahap bertransisi dari penggunaan botol.
Belajar minum dari gelas bukan hanya soal mengganti botol dengan cup. Proses ini juga menjadi bagian dari anak belajar makan sendiri, melatih koordinasi tangan, memperkuat otot mulut, lidah, dan rahang, sekaligus membangun kemandirian.
Jenis dan metode minum perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak, karena setiap usia memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda. Pentingnya juga pemantauan serta latihan yang konsisten.
Melalui hal tersebut, Phanpy menghadirkan berbagai produk dalam mendukung si kecil. Pada tahap awal, tersedia Anti-Colic Bottle dengan sistem anti-colic. Ini dirancang untuk membantu mengurangi udara yang tertelan saat minum.

Ketika anak mulai memasuki tahap transisi, Natural Weaning Straw Feeding Bottle dilengkapi smart V-shaped valve dan 360° gravity ball untuk membantu anak minum dengan lebih nyaman dari berbagai posisi.
Phanpy juga menghadirkan Jelly Twisting Straw Cup dengan desain anti-bocor dan pegangan ergonomis. Terakhir ada Multipurpose Sippy Straw Cup dengan fungsi 3-in-1 yang dapat digunakan sebagai regular cup, straw cup, maupun fooa container.
"Lebih dari sekadar menghadirkan produk, kami juga ingin membantu orang tua memahami kebutuhan anak di setiap tahap agar proses belajar minum dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan menyenangkan," kata Kartika Tirta Putri, General Manager Marketing PT Multitrend Indo Tbk.
Selain soal cup minum si kecil, dr. Radhian juga mengingatkan perihal cairan untuk anak. Memasuki usia 6-8 bulan, air putih dapat mulai diperkenalkan hingga sekitar 120 ml per hari, kemudian hingga sekitar 240 ml per hari pada usia 9-11 bulan.
Pada usia 12-24 bulan, kebutuhan air dapat berkembang menjadi sekitar 240-960 ml per hari, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan individual dan arahan tenaga kesehatan.
"Karena itu, selain memperhatikan jumlah cairan yang dikonsumsi, orang tua juga perlu memperhatikan jenis cairan, cara minum, dan perlengkapan yang digunakan sesuai tahapan usia anak," imbuh dr. Radhian.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)