Jakarta: Ilmu pewarisan genetik itu rumit. Bahkan, konselor genetik sekaligus direktur Program Pascasarjana Konseling Genetik di The Ohio State University Wexner Medical Center, Dawn Allain, mengatakan, “Hampir tidak mungkin untuk mengetahui dengan tepat dari mana masing-masing sifat kita berasal."
Ya, sebagian besar sifat dipengaruhi oleh banyak gen berbeda dan kamu mewarisi sebagian dari setiap orang tua. Plus, ada pengaruh yang dimainkan dari lingkungan.
Meski tidak mendetail, ada beberapa hal dasar yang dapat diberitahukan oleh genetika tentang sifat-sifat yang kamu warisi dari ibu dan dari ayah. Tapi pertama-tama, kamu perlu tahu cara kerja 'warisan' ini. Pertama melalui gen domina, warna mata, misalnya. Kedua, melalui gen resesi.
Misalnya, jika kamu memiliki mata biru, maka kedua orang tua harus membawa gen mata biru, meskipun warna matanya tidak biru. Terakhir, ada sifat terkait-X, yang hanya ditemukan pada kromosom X dan diturunkan melalui ibu. Nah, menukil laman RD, berikut beberapa sifat yang diturunkan dari ibu.
Jika ibu kamu memiliki kadar serotonin yang lebih rendah, zat kimia otak yang terkait dengan suasana hati, maka kamu lebih mungkin mengembangkan gangguan hiperaktivitas defisit perhatian di kemudian hari, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Psychiatry. Gen, diturunkan dari ibu ke anak, yang memengaruhi produksi serotonin juga tampaknya memengaruhi kemampuan kamu untuk fokus.
.jpg)
(Tubuh setiap orang memiliki lebih dari 20.000 gen penyusun, di mana semua gen tersebut memiliki dua salinan berbeda yang didapat dari kedua orang tua. Foto: Ilustrasi/Dok. Unsplash.com)
Tingkat kecerdasan memang terkait dengan DNA. Jika seorang Moms merupakan seseorang yang terbilang cerdas, anak Moms juga umumnya akan sama. Namun, DNA memang memengaruhi faktor pendorong kecerdasan tersebut meskipun hanya separuh, sisanya dipengaruhi oleh faktor luar lainnya.
Ibu dapat memengaruhi suasana hati kamu dengan banyak cara. Struktur bagian otak yang dikenal sebagai sistem kortikolimbik, yang mengontrol regulasi emosi dan berperan dalam gangguan mood seperti depresi, lebih mungkin diturunkan dari ibu ke anak perempuan daripada dari ibu ke anak laki-laki, menurut The Journal of Neuroscience. Ini mungkin berarti bahwa anak perempuan setidaknya sebagian mewarisi suasana hati mereka dari ibu mereka.
Sebuah studi baru, yang diterbitkan di Biological Psychiatry, menemukan bahwa risiko genetik penyakit Alzheimer, utamanya berasal dari ibu Anda. Penyakit Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum di kemudian hari, memengaruhi hampir 6 juta orang di Amerika saja, jadi penting untuk mengetahui faktor apa yang meningkatkan risiko kamu, termasuk riwayat medis ibu.
Disebutkan bahwa genetik dari ibunya memainkan peran lebih besar untuk membentuk cara anak ibu untuk tidur. Beberapa hal yang berhubungan dengan ini, seperti posisi tidur yang kerap berubah dan gangguan insomnia yang timbul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Ya, sebagian besar sifat dipengaruhi oleh banyak gen berbeda dan kamu mewarisi sebagian dari setiap orang tua. Plus, ada pengaruh yang dimainkan dari lingkungan.
Meski tidak mendetail, ada beberapa hal dasar yang dapat diberitahukan oleh genetika tentang sifat-sifat yang kamu warisi dari ibu dan dari ayah. Tapi pertama-tama, kamu perlu tahu cara kerja 'warisan' ini. Pertama melalui gen domina, warna mata, misalnya. Kedua, melalui gen resesi.
Misalnya, jika kamu memiliki mata biru, maka kedua orang tua harus membawa gen mata biru, meskipun warna matanya tidak biru. Terakhir, ada sifat terkait-X, yang hanya ditemukan pada kromosom X dan diturunkan melalui ibu. Nah, menukil laman RD, berikut beberapa sifat yang diturunkan dari ibu.
1. Kemampuan untuk fokus
Jika ibu kamu memiliki kadar serotonin yang lebih rendah, zat kimia otak yang terkait dengan suasana hati, maka kamu lebih mungkin mengembangkan gangguan hiperaktivitas defisit perhatian di kemudian hari, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Psychiatry. Gen, diturunkan dari ibu ke anak, yang memengaruhi produksi serotonin juga tampaknya memengaruhi kemampuan kamu untuk fokus.
.jpg)
(Tubuh setiap orang memiliki lebih dari 20.000 gen penyusun, di mana semua gen tersebut memiliki dua salinan berbeda yang didapat dari kedua orang tua. Foto: Ilustrasi/Dok. Unsplash.com)
2. Kecerdasan
Tingkat kecerdasan memang terkait dengan DNA. Jika seorang Moms merupakan seseorang yang terbilang cerdas, anak Moms juga umumnya akan sama. Namun, DNA memang memengaruhi faktor pendorong kecerdasan tersebut meskipun hanya separuh, sisanya dipengaruhi oleh faktor luar lainnya.
3. Suasana hati
Ibu dapat memengaruhi suasana hati kamu dengan banyak cara. Struktur bagian otak yang dikenal sebagai sistem kortikolimbik, yang mengontrol regulasi emosi dan berperan dalam gangguan mood seperti depresi, lebih mungkin diturunkan dari ibu ke anak perempuan daripada dari ibu ke anak laki-laki, menurut The Journal of Neuroscience. Ini mungkin berarti bahwa anak perempuan setidaknya sebagian mewarisi suasana hati mereka dari ibu mereka.
4. Ingatan
Sebuah studi baru, yang diterbitkan di Biological Psychiatry, menemukan bahwa risiko genetik penyakit Alzheimer, utamanya berasal dari ibu Anda. Penyakit Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum di kemudian hari, memengaruhi hampir 6 juta orang di Amerika saja, jadi penting untuk mengetahui faktor apa yang meningkatkan risiko kamu, termasuk riwayat medis ibu.
5. Pola tidur
Disebutkan bahwa genetik dari ibunya memainkan peran lebih besar untuk membentuk cara anak ibu untuk tidur. Beberapa hal yang berhubungan dengan ini, seperti posisi tidur yang kerap berubah dan gangguan insomnia yang timbul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)