FAMILY

Stop Boncos! 5 Trik Atur Keuangan Biar Tetap Waras di Tengah Harga Naik

A. Firdaus
Jumat 07 Agustus 2026 / 11:22
Ringkasnya gini..
  • Menjaga kondisi keuangan tetap sehat bukan berarti harus berhenti nongkrong atau memangkas semua pengeluaran.
  • Mengatur prioritas bukan berarti hidup serba hemat
  • Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten justru lebih mudah dipertahankan.
Jakarta: Di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, mengatur keuangan jadi tantangan tersendiri. Harga kebutuhan pokok yang terus bergerak naik ditambah gaya hidup yang makin beragam membuat banyak orang harus lebih pintar menjaga arus kas atau cash flow.

Kabar baiknya, menjaga kondisi keuangan tetap sehat bukan berarti harus berhenti nongkrong atau memangkas semua pengeluaran. Kuncinya ada pada pengelolaan uang yang lebih bijak sehingga kebutuhan tetap terpenuhi tanpa bikin dompet megap-megap di akhir bulan.

Berikut lima langkah sederhana yang bisa mulai diterapkan.
 

1. Cek lagi pengeluaran kecil yang sering dianggap sepele


Banyak orang tidak sadar bahwa pengeluaran bernilai kecil justru menjadi penyebab utama anggaran membengkak.

Misalnya, membeli kopi Rp25 ribu setiap hari kerja memang terasa ringan. Namun jika dihitung, totalnya bisa mencapai sekitar Rp500 ribu per bulan atau Rp6 juta dalam setahun.
 

Belum lagi biaya parkir, ongkos kirim makanan, langganan aplikasi, hingga jajan impulsif yang terus bertambah tanpa disadari.

Karena itu, luangkan waktu untuk mengevaluasi histori transaksi. Dari sana, kamu bisa mengetahui pos pengeluaran mana yang paling banyak menyedot anggaran dan mulai menguranginya.
 

2. Bedakan kebutuhan dan keinginan


Setelah mengetahui pola pengeluaran, langkah berikutnya adalah menentukan prioritas.

Dahulukan kebutuhan utama seperti makan, transportasi, tagihan bulanan, pendidikan, hingga kesehatan. Sementara belanja fashion, hiburan, atau checkout karena tergoda promo bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Mengatur prioritas bukan berarti hidup serba hemat atau tidak boleh menikmati hasil kerja keras. Justru cara ini membantu agar setiap pengeluaran lebih terencana dan tidak mengganggu kebutuhan yang lebih penting.
 

3. Jangan biarkan saldo cuma mengendap


Selain mengontrol pengeluaran, saldo yang dimiliki juga bisa dimanfaatkan agar memberikan nilai tambah.

Salah satunya melalui OVO Nabung by Superbank, produk hasil kolaborasi OVO dan Superbank yang menggabungkan kemudahan dompet digital dengan manfaat tabungan digital.

Lewat layanan ini, pengguna tetap bisa bertransaksi seperti biasa sekaligus mulai membangun kebiasaan menabung. OVO Nabung menawarkan bunga hingga 5 persen per tahun sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku, sehingga saldo yang tersimpan tetap bisa berkembang.
 

4. Promo boleh, asal jangan kalap


Diskon memang menggoda. Namun promo hanya benar-benar menguntungkan jika digunakan untuk kebutuhan yang memang sudah direncanakan.

Jangan sampai membeli barang hanya karena potongan harga besar, padahal sebenarnya tidak dibutuhkan.

Sebagai contoh, pengguna baru OVO Nabung bisa menikmati promo GrabFood hingga 99 persen dengan potongan maksimal Rp30 ribu tanpa minimum transaksi dan masih bisa digabungkan dengan promo GrabFood lainnya. Ada juga fasilitas gratis top up OVO Nabung hingga lima kali.

Jika dimanfaatkan secara tepat, promo seperti ini bisa membantu menghemat pengeluaran rutin tanpa mendorong perilaku belanja impulsif.
 

5. Bangun kebiasaan finansial yang konsisten


Mengelola keuangan bukan soal sekali rajin mencatat pengeluaran lalu selesai. Dibutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara rutin.

Beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba antara lain:

- Mengecek histori transaksi setiap akhir pekan.
- Menentukan batas pengeluaran mingguan.
- Menyisihkan uang untuk ditabung sejak awal bulan.
- Menggunakan promo hanya untuk kebutuhan yang sudah direncanakan.

Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten justru lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang dibanding perubahan besar yang hanya bertahan sesaat.

Pada akhirnya, menjaga cash flow bukan sekadar mengurangi pengeluaran, tetapi juga membuat keputusan finansial yang lebih cerdas. Dengan memahami pola belanja, menentukan prioritas, memanfaatkan promo secara bijak, dan mulai membangun kebiasaan menabung, kondisi keuangan bisa tetap stabil tanpa harus mengorbankan kenyamanan menjalani aktivitas sehari-hari.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH