Oleh karena itu, literasi dan pengelolaan keuangan yang bijak menjadi kunci utama bagi Gen Z untuk menghadapi tantangan ekonomi masa kini dan ketidakpastian ekonomi.
Dilansir dari laman Prudential pada Sabtu, 26 September 2026, ada beberapa alasan lain kenapa gen z harus paham mengelola uang, diantaranya:
- Supaya biisa menyiapkan dana darurat untuk kejadian yang tidak terduga.
- Membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi.
- Mengelola gaya hidup dengan bijak untuk mencapai kestabilan finansial.
- Mencapai tujuan jangka panjang dengan perencanaan keuangan yang matang.
- Supaya bisa merasakan financial freedom.
Dan berikut beberapa strategi bagi gen z untuk mengelola keuangan di tengah perubahan ekonomi.
1. Terapkan Sistem Budgeting dan Catat Pengeluaran
Menyusun anggaran adalah kunci utama dalam mengendalikan arus keuangan. Dan melalui pencatatan pengeluaran yang rinci, gen z bisa mengidentifikasi pos pembelanjaan yang berlebih secara akurat, sehingga bisa menyesuaikan kembali skala prioritas keuangan.
2. Berinvestasi dan Mulai Menabung untuk Dana Darurat
Investasi yang tepat bisa mempercepat pertumbuhan keuangan. Namun, pastikan instrumen yang dipilih sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi, seperti dana darurat. Dana ini sangat krusial untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti biaya pengobatan, kerusakan barang, atau kehilangan pekerjaan. Gen Z disarankan mengalokasikan 10–20 persen penghasilan bulanan untuk kebutuhan ini.
3. Memanfaatkan Teknologi Keuangan dan Evaluasi
Di era digital, pengelolaan uang kini jauh lebih praktis. Kehadiran berbagai aplikasi keuangan memudahkan Gen Z untuk memantau arus kas, berinvestasi, sekaligus melakukan pembayaran. Agar rencana keuangan berjalan optimal, lakukan evaluasi berkala untuk memastikan pengeluaran tetap sesuai dengan anggaran awal. (Wisa Irena Br Sitepu)