FAMILY

Kenapa Rumah Cepat Berdebu? Kenali Sumber dan Cara Mengatasinya

A. Firdaus
Selasa 16 Juni 2026 / 07:09
Ringkasnya gini..
  • Selain membuat rumah terlihat kurang bersih, debu juga dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terutama bagi penderita alergi dan asma.
  • Debu rumah tangga adalah campuran kompleks dari berbagai komponen.
  • Debu juga berasal dari sel kulit mati manusia, serpihan kain, rambut, hingga partikel yang terbawa dari luar rumah.
Jakarta: Debu menjadi salah satu masalah rumah tangga, yang paling sering muncul dan sulit dihindari. Meski rumah sudah rutin dibersihkan, tidak sedikit orang yang merasa debu kembali menumpuk hanya dalam waktu singkat. 

Selain membuat rumah terlihat kurang bersih, debu juga dapat memicu berbagai masalah kesehatan, terutama bagi penderita alergi dan asma.

Banyak yang mengira debu hanya berasal dari kotoran, yang masuk dari luar rumah. Padahal, debu sebenarnya merupakan campuran berbagai partikel yang berasal dari dalam maupun luar ruangan. 
 

Memahami sumber debu dapat membantu mengurangi penumpukannya, dan menjaga kualitas udara di rumah tetap lebih baik.
 

Apa itu debu dan dari mana asalnya?


Dilansir dari bhg.com, menurut Ketan Patel, manajer desain perawatan lantai di Dyson, debu rumah tangga terdiri dari berbagai komponen yang bercampur menjadi satu.

“Debu rumah tangga adalah campuran kompleks dari berbagai komponen, termasuk kotoran tungau debu, feses tungau debu, bakteri, jamur, bulu hewan peliharaan, serangga kecil, serbuk sari, dan partikel. Kotoran tungau debu, bangkai tungau debu, bulu hewan peliharaan, dan serangga kecil termasuk dalam kategori alergen,” kata Ketan Patel, manajer desain perawatan lantai di Dyson.

Selain itu, debu juga berasal dari sel kulit mati manusia, serpihan kain, rambut, hingga partikel yang terbawa dari luar rumah. Debu luar ruangan bisa masuk melalui celah pintu dan jendela, menempel pada sepatu, pakaian, maupun cakar hewan peliharaan. 

Bahkan, debu dapat mengandung zat berbahaya seperti mikroplastik, logam berat, bakteri tertentu, serta bahan kimia lainnya.
 

Penyebab rumah cepat berdebu

 

1. Kelembapan udara terlalu tinggi


Udara yang lembap menjadi lingkungan ideal bagi tungau debu dan jamur untuk berkembang biak. Kondisi ini membuat jumlah alergen di dalam rumah meningkat, dan partikel debu lebih mudah menempel satu sama lain.

Untuk membantu mengontrol kelembapan, penggunaan dehumidifier atau AC bisa menjadi solusi. Tingkat kelembapan ideal di dalam rumah berada di kisaran 40% hingga 60%.
 

2. Sistem HVAC kurang terawat


Sistem HVAC yang berfungsi dengan baik, mampu membantu menyaring debu dan partikel kecil di udara. Namun, filter yang kotor atau saluran udara yang bocor, justru dapat membuat debu beredar kembali ke dalam ruangan.

Oleh karena itu, filter udara perlu diganti secara berkala dan saluran udara sebaiknya diperiksa secara rutin, untuk memastikan tidak ada kerusakan.
 

3. Cara menggunakan vacuum kurang tepat


Vacuum cleaner memang membantu mengurangi debu, tetapi tidak semua alat mampu menangkap partikel debu dengan maksimal. Beberapa vacuum bahkan dapat mengembalikan partikel halus ke udara saat digunakan.

Untuk hasil yang lebih efektif, pilih vacuum yang dilengkapi filter HEPA atau gunakan vacuum basah, yang mampu menahan debu agar tidak kembali beterbangan.
 

4. Faktor lingkungan di sekitar rumah


Lokasi rumah juga berpengaruh terhadap jumlah debu, yang masuk ke dalam ruangan. Rumah yang berada dekat jalan raya, kawasan industri, pabrik, atau area pertambangan biasanya lebih rentan mengalami penumpukan debu.

Debu dari luar dapat masuk melalui pintu dan jendela, bahkan ketika dalam kondisi tertutup jika masih terdapat celah kecil. Menutup rapat celah pada pintu dan jendela serta rutin membersihkan karpet, furnitur, dan tekstil rumah dapat membantu mengurangi jumlah debu yang masuk.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH