FAMILY

4 Cara Melatih Diri agar Lebih Disiplin dan Tak Mudah Terdistraksi

Fatha Annisa
Kamis 10 September 2026 / 17:32
Ringkasnya gini..
  • Disiplin merupakan sikap yang sangat penting dalam menjalani kehidupan.
  • Ada empat cara untuk melatih diri agar lebih disiplin.
  • Mulai dari melawan pikiran impulsif, mengubah cara memandang rasa tidak nyaman, hingga membiasakan diri untuk memulai kembali.
Jakarta: Disiplin merupakan sikap yang sangat penting dalam menjalani kehidupan, baik di lingkungan sekolah maupun pekerjaan. Sayangnya, tidak semua orang mudah menerapkannya.
 
Sebagian orang ingin hidup lebih disiplin, tetapi masih kesulitan memulainya atau mudah terdistraksi. Seorang terapis asal Florida, Jeffrey Meltzer, membagikan empat cara untuk melatih diri agar lebih disiplin.
 

1. Lawan Pikiran Impulsif

Menurut Jeffrey, seseorang kerap terjebak dalam kebiasaan buruk karena menganggap setiap dorongan atau keinginan sebagai sesuatu yang harus segera dilakukan. Padahal, dorongan tersebut dapat direspons dengan kesadaran.
 
Ia menyarankan untuk mengatakan kepada diri sendiri, “Itu memang menarik, tetapi tidak akan membantu saya.”
 
“Setiap kali melakukan hal itu, kamu menciptakan lebih banyak jarak antara apa yang ingin dilakukan dan apa yang kamu pilih untuk dilakukan. Dengan latihan, respons tersebut akan menjadi lebih mudah,” jelas Jeffrey, dikutip dari Hindustan Times, Kamis, 10 September 2026.
   

2. Ubah Cara Memandang Rasa Tidak Nyaman

Setiap orang pasti pernah mengalami emosi maupun perasaan yang tidak menyenangkan. Jeffrey menjelaskan bahwa cara seseorang merespons perasaan tersebut dapat menunjukkan seberapa disiplin dirinya.
 
“Pikiran kamu secara alami mencari kelegaan, sehingga rasa tidak nyaman dapat terasa seperti alasan untuk berhenti. Namun, rasa tidak nyaman sering kali menjadi bagian dari melakukan sesuatu yang sulit tetapi penting bagi kamu,” ujarnya.
 
Dalam kondisi tersebut, Jeffrey menyarankan untuk mengingatkan diri sendiri untuk tetap melakukannya meskipun merasa tidak nyaman. Ketika rasa tidak nyaman tidak lagi dianggap sebagai alasan untuk berhenti, seseorang akan lebih mudah menyelesaikan hal yang sudah dimulai.
 

3. Ingat Keberhasilan

Ketika sesuatu tidak berjalan sesuai harapan, seseorang juga perlu mengingat bahwa dirinya tetap mengalami kemajuan. Jangan sampai keberhasilan yang pernah dicapai justru dilupakan hanya karena sedang menghadapi kesulitan.
 
“Ketika kamu berhasil menyelesaikan sesuatu yang sulit, berhentilah sejenak dan ingat kembali momen tersebut dalam pikiran. Biarkan diri Anda menyadari, ‘Saya berhasil melakukannya’,” tuturnya.
 
Kenangan akan keberhasilan tersebut yang akan membangun keyakinan terhadap diri sendiri dan menjadi bukti yang dapat Sobat Medcom ingat ketika mulai meragukan kemampuan diri.
   

4. Biasakan untuk Memulai Kembali

Jeffrey mengatakan bahwa salah satu hal yang sering membuat kebiasaan untuk menjadi disiplin menjadi berantakan adalah pola pikir bahwa satu kesalahan berarti semuanya sudah gagal.
 
Seseorang mungkin melewatkan satu hari dari rutinitas yang sedang dibangun, kemudian berpikir bahwa mereka sudah mengacaukannya, jadi tidak perlu dilanjutkan. Padahal, itu lah pemikiran yang salah.
 
“Respons serba hitam-putih tersebut dapat mengubah satu kesalahan menjadi sebuah pola. Akan ada hari ketika kamu tidak berhasil menjalankan sesuatu. Yang terpenting adalah seberapa cepat kamu kembali melakukannya,” jelasnya.
 
Satu kesalahan tidak menghapus seluruh kemajuan yang telah dibuat. Namun, membiarkan satu hari tersebut menentukan tindakan pada hari-hari berikutnya justru dapat membuat seseorang semakin jauh dari tujuan awal.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)

MOST SEARCH