FAMILY

4 Tanda Kamu Introvert tapi Serius Banget kalau soal Cinta

A. Firdaus
Rabu 19 Agustus 2026 / 09:21
Ringkasnya gini..
  • Dalam urusan cinta, orang introvert biasanya lebih banyak berpikir sebelum bertindak.
  • Psychology Today melalui artikel yang ditulis Preston Ni membahas beberapa tanda yang bisa menunjukkan seseorang punya kecenderungan sebagai romantic introvert.
  • Setiap orang tetap punya karakter yang berbeda, sehingga ciri-ciri ini tidak bisa dijadikan patokan mutlak untuk menentukan kepribadian seseorang.
Jakarta: Kalau kamu tipe yang nggak gampang dekat dengan orang baru, apalagi soal percintaan, mungkin kamu memang punya kecenderungan introvert. Bukan berarti nggak tertarik dengan hubungan romantis, hanya saja cara menjalaninya bisa berbeda.

Dalam urusan cinta, orang introvert biasanya lebih banyak berpikir sebelum bertindak. Dari luar mungkin terlihat kalem, tetapi sebenarnya ada banyak hal yang dipertimbangkan di dalam kepala.

Psychology Today melalui artikel yang ditulis Preston Ni membahas beberapa tanda yang bisa menunjukkan seseorang punya kecenderungan sebagai romantic introvert. Dari delapan tanda yang dibahas, empat di antaranya berkaitan dengan cara seseorang memilih pasangan, membangun kepercayaan, sampai menunjukkan rasa suka.

Berikut tanda-tandanya:

 

1. Nggak terlalu tertarik dengan drama dating


Kalau kamu merasa capek hanya dengan membayangkan harus dekat dengan banyak orang sekaligus, mungkin kamu relate dengan yang satu ini.

Menurut Preston Ni, orang introvert cenderung menjalani pendekatan dengan lebih serius. Mereka biasanya tidak terlalu menikmati fase flirting dengan banyak orang, casual dating, atau mencoba berbagai kemungkinan pasangan dalam waktu bersamaan.

Buat mereka, menemukan satu orang yang benar-benar cocok bisa terasa jauh lebih menarik daripada harus menjalani banyak hubungan yang belum tentu jelas arahnya.

Makanya, ketika sudah menemukan seseorang yang dirasa tepat, proses pendekatan yang sebelumnya terasa ribet justru bisa berubah menjadi sesuatu yang ingin dijalani dengan serius.

Jadi, kalau kamu tipe yang sekali suka seseorang langsung mikir, "Ini orang kira-kira cocok nggak ya sama gue?" bukannya sekadar, "Seru juga nih dia," mungkin kamu relate dengan karakter ini.


   

2. Lebih cari pasangan yang bisa dipercaya

Chemistry memang penting, tetapi bagi sebagian introvert, rasa aman dalam hubungan bisa jadi jauh lebih utama.

Preston Ni menjelaskan bahwa banyak introvert mencari pasangan yang bisa diandalkan dan dipercaya. Hubungan yang terasa aman dan punya kepastian dapat membuat mereka lebih nyaman secara emosional.

Artinya, pasangan yang seru dan punya banyak sisi menarik belum tentu otomatis menjadi pilihan utama.

Seseorang yang konsisten, bisa memegang janji, dan membuat hubungan terasa aman justru bisa punya nilai lebih.

Bukan berarti orang ekstrovert tidak membutuhkan hal yang sama. Semua orang tentu ingin punya pasangan yang bisa dipercaya. Namun, bagi sebagian introvert, rasa aman dan dapat diandalkan bisa menjadi bagian yang sangat penting ketika menentukan pasangan.



3. Suka kasih kode daripada ngomong langsung


Nah, ini mungkin bagian yang paling gampang bikin salah paham.

Suka seseorang, tapi bukannya bilang langsung malah mencari cara supaya dia sadar sendiri? Misalnya sengaja sering berada di dekatnya, membantu ketika ada kesempatan, atau memberikan perhatian kecil sambil berharap si dia menangkap maksudnya.

Preston Ni menyebut sebagian introvert cenderung menunjukkan ketertarikan secara tidak langsung. Mereka bisa memberikan sinyal atau menciptakan situasi agar orang yang disukai memperhatikan mereka.

Masalahnya, kode belum tentu terbaca.

Kamu mungkin merasa sudah memberikan sinyal yang superjelas, sementara orang yang ditaksir justru menganggapnya sebagai sikap biasa. Akhirnya, dua-duanya sama-sama menunggu dan hubungan malah nggak ke mana-mana.

Cara seperti ini juga bisa membuat perasaan dipendam lebih lama. Ketika respons yang diharapkan tidak datang, rasa kecewa pun bisa muncul karena orang yang disukai sebenarnya tidak pernah tahu apa yang dirasakan.

 

4. Sering kepikiran soal cinta


Pernah belum, belum punya pasangan saja sudah punya gambaran tentang pasangan ideal? Atau setelah dekat dengan seseorang, kamu malah sibuk menganalisis apakah kalian benar-benar cocok?

Buat sebagian introvert, memikirkan hubungan secara mendalam merupakan hal yang cukup umum.

Menurut Preston Ni, orang introvert cenderung lebih reflektif. Mereka bisa menghabiskan waktu untuk memikirkan seperti apa pasangan yang diinginkan sebelum mulai berkencan. Ketika sudah dekat dengan seseorang, mereka juga dapat mempertimbangkan chemistry dan kecocokan hubungan tersebut.

Jadi, kalau kamu sering memikirkan detail-detail kecil dalam hubungan, itu bukan selalu berarti terlalu baper.

Bisa saja kamu memang membutuhkan waktu untuk memproses perasaan dan memastikan apa yang sebenarnya kamu inginkan.

Meski begitu, terlalu banyak berpikir juga bisa membuat seseorang terjebak dalam overthinking. Jadi, mengenal diri sendiri tetap penting supaya proses memahami perasaan tidak berubah menjadi terus-menerus mencari kepastian yang sebenarnya belum tentu ada.

Pada akhirnya, menjadi introvert bukan berarti seseorang tidak tertarik pada cinta. Hanya saja, cara mereka mendekati hubungan bisa lebih hati-hati, penuh pertimbangan, dan tidak selalu terlihat dari luar.

Tidak semua introvert memiliki seluruh tanda tersebut. Setiap orang tetap punya karakter yang berbeda, sehingga ciri-ciri ini tidak bisa dijadikan patokan mutlak untuk menentukan kepribadian seseorang.


Desi Indasari

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH