FAMILY

Bukan Sekadar Gemas! Ini 5 Manfaat Contact Nap untuk Bayi dan Orang Tua

A. Firdaus
Sabtu 11 April 2026 / 16:11
Ringkasnya gini..
  • Dapat mempererat hubungan emosional antara bayi dan ibu.
  • Bayi yang terbiasa melakukan contact nap cenderung lebih mudah tertidur.
  • Memungkinkan kedekatan antara ibu dan bayi.
Jakarta: Momen saat bayi tertidur dalam pelukan memang terasa sederhana, tetapi ternyata menyimpan banyak manfaat penting. Fenomena ini dikenal sebagai contact nap, yaitu saat bayi tidur sambil menempel atau berada dekat dengan tubuh pengasuh. 

Selain membuat bayi terasa lebih tenang, kebiasaan ini juga memberikan dampak positif, bagi perkembangan fisik dan emosional si kecil. Bahkan, bagi orang tua, momen ini bisa menjadi cara alami, untuk mengurangi stres dan memperkuat kedekatan dengan bayi. 

Tak heran jika contact nap semakin banyak dibicarakan, terutama karena manfaatnya yang tidak hanya dirasakan oleh bayi, tetapi juga oleh pengasuhnya.

Dilansir dari BabyCenter, menurut Thomas Kilkenny, D.O., seorang dokter spesialis penyakit paru-paru dan ahli tidur di New York, bayi yang terbiasa melakukan contact nap cenderung lebih mudah tertidur. “Hal ini meniru cara bayi merasa di dalam rahim.” 
 
Terutama pada bayi baru lahir, kondisi ini membantu mereka merasa lebih aman, sehingga proses tidur menjadi lebih cepat dan nyaman.

Meskipun pada akhirnya bayi diharapkan bisa tidur mandiri di tempat tidur sendiri, contact nap tetap memiliki banyak manfaat, khususnya di masa awal kehidupan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kebiasaan ini layak dipertimbangkan.
 

1. Membantu memperkuat ikatan dengan bayi


Contact nap bisa menjadi momen bonding yang kuat, apalagi jika dilakukan dengan kontak kulit ke kulit. “Ada banyak penelitian yang menunjukkan manfaat kontak kulit ke kulit antara orang tua dan anak pada masa awal,” kata dr. Kilkenny. 

Berdasarkan studi yang juga didukung oleh American Academy of Pediatrics, interaksi ini, terutama di minggu dan bulan pertama, dapat mempererat hubungan emosional antara bayi dan pengasuh.
 

2. Membantu bayi lebih cepat tertidur


Bayi yang melakukan contact nap, terutama dengan skin-to-skin, cenderung lebih cepat masuk ke fase tidur. Kehangatan tubuh dan detak jantung yang terasa membuat bayi lebih rileks dan nyaman.
 

3. Berpotensi membantu kenaikan berat badan bayi


Pada bayi dengan berat lahir rendah, metode kangaroo care terbukti membantu peningkatan berat badan. Hal ini juga berlaku pada contact nap. 

“Efek pengurang stres dari tidur dengan kontak kulit ke kulit dan metode kangaroo care, memungkinkan kedekatan antara ibu dan bayi, yang berkontribusi pada peningkatan menyusui dan karenanya penambahan berat badan, yang lebih cepat pada bayi,” tambah dr. Kilkenny.
 

4. Membantu menstabilkan detak jantung dan pernapasan


Saat bayi berada dalam pelukan, efek menenangkan tidak hanya dirasakan secara emosional. Detak jantung dan pernapasan bayi juga menjadi lebih stabil, yang sangat penting dalam proses adaptasi mereka setelah lahir ke dunia luar.
 

5. Membantu mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan


Saat melakukan contact nap, tubuh akan memproduksi hormon oksitosin, yang dikenal sebagai “hormon cinta”. Hormon ini membantu memperkuat ikatan emosional, sekaligus menurunkan hormon stres seperti kortisol, sehingga suasana hati menjadi lebih tenang dan bahagia.

Secillia Nur Hafifah


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH