FAMILY

No Stres-stres Club! Begini Caranya Jaga Kesimbangan antara Pekerjaan Rumah dan Kantor

Yuni Yuli Yanti
Senin 05 Januari 2026 / 08:09
Jakarta: Data BPS tahun 2024 menyebutkan jumlah tenaga profesional perempuan di Indonesia adalah 50 persen atau naik sekitar 2 persen dibanding tahun 2020. 

Namun, menjadi ibu bekerja tidaklah mudah. Menurut Cecilia Helmina E., M.Psi., Psikolog, tantangan utama dari seorang ibu bekerja adalah menyeimbangkan pekerjaan dan waktu bersama keluarga. 

Salah satu studi dari University of Pennsylvania menyatakan bahwa dibandingkan dengan para ayah, para ibu merasakan adanya tekanan yang jauh lebih besar saat bekerja karena ibu harus berusaha lebih keras untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan urusan rumah, termasuk pengasuhan anak. 

Cecilia menyebutkan tiga strategi praktis yang bisa dilakukan untuk para ibu bekerja. Pertama, untuk urusan rumah, mintalah bantuan ke orang lain atau tenaga professional jika dibutuhkan. 

Selain itu, diskusikan secara terbuka dengan pasangan dan keluarga di rumah untuk berbagi tugas sehingga pekerjaan rumah tidak terbengkalai. 

Lalu, untuk urusan merawat anak, menjaga kualitas interaksi dan relasi adalah hal yang penting. Kualitas interaksi tidak ditentukan oleh seberapa sering dan banyaknya waktu bersama ibu, tetapi kehadiran ibu yang seutuhnya saat bersama anak.

"Usahakan untuk tidak melakukan pekerjaan kantor di rumah, dan biasakan untuk ngobrol sebentar saat makan bersama atau sebelum anak tidur. Kebiasaan ini akan membuat anak merasakan kehadiran kita sebagai ibu," jelas Cecilia. 
 

Dukungan untuk Ibu Bekerja

Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perempuan, terutama para ibu bekerja untuk berkembang dan meraih potensi terbaiknya.

Unicharm menjalankan rangkaian program pengembangan kompetensi dan kepemimpinan dalam rangka mendorong lebih banyak karyawati untuk memasuki jajaran eksekutif di masa depan.

Yulia Kristina bergabung sejak 2013 di Divisi Research & Development (R&D) untuk produk pembalut wanita CHARM. Berkat kerja keras dan kontribusinya selama lebih dari 12 tahun, Yulia kini menjadi karyawati lokal pertama yang menduduki posisi Manajer di R&D Unicharm, yang selama ini sebagian besar diisi oleh orang Jepang. 

Di Unicharm Indonesia, kehadiran karyawati lokal yang secara mandiri mengemban peran sebagai manajer di bidang R&D merupakan langkah besar dan sekaligus menjadi motivasi bagi generasi mendatang.

"Sejak awal bergabung, Unicharm menyediakan program training dan mentoring yang sangat terstruktur. Saya tidak hanya mempelajari standar kualitas global Unicharm, tetapi juga terlibat dalam diskusi intensif serta pertukaran best practice dengan sesama anggota R&D dari berbagai negara," ujar Yulia. 


(Yulia kini menjadi karyawati lokal pertama yang menduduki posisi Manajer di R&D Unicharm, yang selama ini sebagian besar diisi oleh orang Jepang. Foto: Dok. Istimewa)

Sebagai seorang ibu dan pekerja, Yulia pun mengakui bahwa kunci utama terletak pada support system yang solid baik di rumah dan pekerjaan. Menurutnya, tantangan pasti ada, namun ia beruntung memiliki pasangan yang sangat mengerti kesibukan pekerjaannya dan selalu siap berbagi tugas di rumah. 

Selain itu, rekan-rekan satu tim di kantor yang sangat kooperatif dan solid, sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar meskipun saya harus menyesuaikan jadwal untuk urusan keluarga. Dan, peran atasan yang selalu memberinya motivasi serta kesempatan untuk terus berkembang. 

"Saya percaya bahwa memberikan kesempatan tanpa memandang jenis kelamin dan kewarganegaraan dapat menciptakan nilai untuk menghadapi tantangan baru pada akhirnya akan menghasilkan produk terbaik dan nilai sosial yang lebih baik," ungkap Yulia. 

Sementara itu, Sri Haryani, Direktur Unicharm menyampaikan visi Unicharm adalah menjadi perusahaan nomor satu yang selalu dicintai seluruh wanita di Indonesia. Visi ini diwujudkan tidak hanya melalui produk inovatif, tetapi juga melalui kepedulian khususnya terhadap para karyawati.

Upaya-upaya ini juga merupakan komitmen nyata Unicharm dalam mendukung realisasi corporate brand essence Unicharm, yaitu Love Your Possibilities. 

"Unicharm percaya bahwa semua orang memiliki keunikan masing-masing dan potensi yang tak terbatas. Oleh karena itu, Unicharm secara proaktif memberikan berbagai kesempatan dan edukasi, termasuk kepada karyawati perempuan, agar mereka dapat mengembangkan potensi tak terbatas yang dimiliki," tutup Sri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH