End Google Analytics -->
FAMILY

Ini Alasan Moms Perlu Merasakan Stres

A. Firdaus
Rabu 21 September 2022 / 17:56
Jakarta: Menjadi ibu merupakan tantangan besar, khususnya menentukan gaya pengasuhan anak. Tak jarang para moms mengalami stres.

Meskipun stres berpengaruh terhadap komunikasi dengan anak, ternyata Psikolog juga menyarankan untuk hal tersebut tidak sepenuhnya hilang.

Saskhya Aulia Prima, psikolog anak dan Co-Founder TigaGenerasi memaparkan stres sebenarnya diperlukan asalkan dalam batas wajar. Jika tidak ada stres, orang tua akan lebih pasif dan tidak mengupayakan yang terbaik.

"Stres itu harus punya dalam kadar yang pas. Kalau gak punya, gak mau ngapa-ngapain. Jadi, boleh dalam batas wajar agar termotivasi, stres yang tandanya wajar," katanya dalam acara bersama Momami.

Saskhya turut berikan contoh pandemi Covid-19 yang memberikan efek stres bagi orang tua. Namun, saat menghadapi pun harus tetap semangat.

Para moms membutuhkan dukungan dari dalam (support system) di lingkungan sekitar, khususnya keluarga. Hal ini agar moms tidak mengalami stres berlebih. Moms bisa memanfaatkan dukungan ini untuk mengelola stresnya.

"Jangan dianggap saingan dengan berpikir anak nanti jadi lebih dekat sama nenek, jadi lebih dekat sama tante omnya, atau lebih dekat dengan pengasuh. Orang-orang ini justru harus kita anggap sebagai bagian dari support system," jelasnya.

Ibu juga perlu menjaga kewarasan, seperti merawat diri. Para moms bisa melakukan hal yang disukai dan positif. Seperti jajan makanan yang sehat agar moodnya pun baik. Selain itu, Saskhya juga menyarankan para ibu untuk membuat jadwal untuk rutinitasnya.

"Yang harus dipahami, rutinitas di sini bukan tentang jam, namun urutan kegiatan," ujarnya. "Dari yang mudah saja, seperti mandi. Awalnya harus apa dan akhirnya anak harus bagaimana sampai mandi selesai," pungkasnya.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH