FAMILY

8 Cara agar Bayi Tidur Nyenyak di Malam Hari

Yuni Yuli Yanti
Selasa 03 November 2020 / 09:25
Jakarta: Rasa letih pasca persalinan dan ritme tidur bayi baru lahir yang belum stabil tentu menjadi keluhan seorang ibu yang baru melahirkan. Namun, semua itu akan terbayarkan jika melihat si buah hati tidur terlelap sepanjang malam ya. 

Kamu dan bayi mengalami sesuatu yang baru untuk pertama kalinya bersama, dan perlu waktu untuk terbiasa dengannya. Ingat, tidur itu sangat penting bagi kamu dan tentu saja untuk menunjang pertumbuhan bayi yang sehat.

Melansir Fustany, berikut delapan cara yang bisa kamu lakukan agar bayi tidur nyenyak di malam hari, seperti: 

1. Waktu tidur yang konsisten 

Mulailah membangun rutinitas tidur dengan bayi sejak bulan pertamanya. Kamu dapat melakukan ini dengan berbagai cara, seperti  matikan lampu, televisi dan gadget, menidurkan bayi dengan ditimang atau temani di tempat tidur. Bayi secara bertahap akan mengetahui bahwa inilah waktunya tidur. Dibutuhkan kesabaran dan ketekunan agar bayi terbiasa dengan rutinitas ini. 

2. Bedong bayi

Ini adalah kebiasaan lama yang dulunya diikuti oleh nenek, tetapi kembali muncul setelah dokter membuktikan keefektifannya. Bedong bayi dengan selimut katun lembut yang dapat membatasi gerakan sehingga membuatnya merasa aman dan hangat.

Cara Bedong bayi ini dapat dilakukan pada bayi berusia 0-4 bulan. Saat bayi sudah mulai lebih banyak bergerak, bedong bisa mengganggu mereka. Pastikan kamu konsultasikan juga ke dokter kapan harus menggunakan bedong dan kapan harus berhenti serta apa manfaat kesehatannya.

(Jika tangisannya tidak berhenti dan bayi tidak tertidur, maka kamu bisa menggendongnya. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 
3. Menyusui sebelum tidur 

Biasanya bayi tidur beberapa kali dalam sehari. Namun, usahakan untuk menyisihkan waktu tertentu untuk menyusui dia jauh-jauh hari sebelum dia tidur di malam hari. Ini akan membantumu dengan dua hal; yakni mengatur waktu tetap bayi untuk tidur, dan agar bayi tidak terus terbangun di malam hari. Menjadi lapar dan haus adalah beberapa alasan utama si kecil bangun di malam hari.

4. Mengurangi tidur siang 

Semakin lama tidur siang, semakin sedikit bayi tidur di malam hari sehingga kamu pun juga tidak akan tidur. Jadi, usahakan untuk memastikan agar bayi tidur siang tidak melebihi dari dua jam. Cobalah untuk membangunkannya, bermain dengannya, atau  menahannya di pangkuanmu.

5. Keseimbangan antara kebisingan di siang hari dan ketenangan di malam hari

Bayi tidak tahu kapan waktunya untuk bangun atau tidur, tetapi kamu dapat membantunya. Pada siang hari, kamu dapat membuat bayi  tetap terjaga dengan adanya kebisingan di sekitar, sehingga sulit untuknya tertidur dan melakukan hal sebaliknya di malam hari. Dengan begitu bayi bisa mulai mengasosiasikan waktu tenang dengan tidur.

6. Mengganti popok sebelum tidur 

Sulit bagi bayi untuk tidur nyenyak saat popok basah. Jadi, gantilah popoknya sebelum tidur.

(Mengganti popok sebelum tidur merupakan salah satu cara agar bayi terlelap di malam hari. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

7. Hindari mengubah posisi tidurnya 

Hal normal bagi bayi untuk bangun di malam hari, menangis sebentar, lalu kembali tidur. Atau mereka bangun lalu melihat sekeliling dan tidur lagi. Ini semua adalah hal yang normal dan sehat. Tetapi, yang biasanya dilakukan orang tua ketika hal ini terjadi adalah segera menghampiri bayi dan mulai mencoba mengembalikan mereka ke tempat tidur. Daripada melakukan hal itu, lebih baik awasi bayi terlebih dahulu, jika tangisannya tidak berhenti dan mereka tidak tertidur, maka kamu bisa menggendongnya. 

8. Kesabaran ekstra

Bayi tidak akan terbiasa tidur nyenyak di malam hari dalam satu hari, tetapi dia membutuhkan kesabaran si ibu untuk membiasakannya. Ingatlah, semakin awal kamu memulai ini dan semakin sabar maka semakin cepat kamu akan melihat perbedaannya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH