FAMILY

Rumah Estetik Bebas Debu, Cukup Lakuin 5 Trik Ini!

Yatin Suleha
Minggu 14 Juni 2026 / 12:48
Ringkasnya gini..
  • Debu itu emang villain utama di rumah!
  • Kalau dibiarin numpuk, selain rumah jadi kelihatan kucel dan gak comfy, ini bisa bikin kita sering bersin atau alergi.
  • Intip beberapa tips praktis biar rumah kita tetap clean, nyaman, dan pastinya sehat.
Jakarta: Debu itu emang villain utama di rumah! Baru aja dibersihin, eh bentar lagi udah muncul lagi. So annoying, kan? 

Debu itu asalnya macem-macem, mulai dari kotoran luar yang masuk, sel kulit mati, bulu anabul, sampe serat-serat kain dari baju atau sofa kita. 

Kalau dibiarin numpuk, selain rumah jadi kelihatan kucel dan gak comfy, ini bisa bikin kita sering bersin, alergi, bahkan ganggu pernapasan. 

Tapi tenang, gak perlu kok deep cleaning tiap hari atau beli alat mahal buat ngelawan debu. Cukup ubah kebiasaan kecil aja, rumah bakal jauh lebih bersih dan sehat!
 
Melansir dari Better Homes and Gardens, Mary Gagliardi—ahli kebersihan dari Clorox—punya beberapa tips praktis biar rumah kita tetap clean, nyaman, dan pastinya sehat buat ditinggali. Yuk, disimak!
 

1. Lepaskan sepatu sebelum masuk rumah



(Membiasakan melepas sepatu di area pintu masuk dapat membantu mencegah debu, kotoran, dan alergen serta mengurangi penumpukan debu di lantai dan karpet. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Membiasakan melepas sepatu di area pintu masuk dapat membantu mencegah debu, kotoran, dan alergen dari luar terbawa ke dalam rumah. Cara sederhana ini cukup efektif, untuk mengurangi penumpukan debu di lantai dan karpet.
 

2. Ganti pakaian setelah beraktivitas di luar


Pakaian yang digunakan di luar ruangan bisa membawa debu, serbuk sari, dan berbagai partikel kecil lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya segera mengganti pakaian saat tiba di rumah, terutama sebelum duduk di sofa atau berbaring di tempat tidur, agar alergen tidak menyebar ke seluruh ruangan.
 

3. Terapkan rutinitas bersih-bersih yang tepat


Saat membersihkan rumah, mulailah dari area yang lebih tinggi seperti rak, lemari, atau permukaan atas furnitur. Dengan cara ini, debu yang jatuh ke bawah dapat dibersihkan sekaligus, sehingga tidak kembali menempel pada area yang sudah dibersihkan sebelumnya.
 

4. Rutin merawat hewan peliharaan


Bulu rontok dan serpihan kulit hewan peliharaan, menjadi salah satu sumber debu di dalam rumah. Memandikan serta menyisir hewan peliharaan secara rutin, dapat membantu mengurangi jumlah bulu dan partikel, yang bertebaran di dalam ruangan.
   

5. Pasang keset di area pintu masuk


Keset berfungsi menangkap debu dan kotoran, sebelum terbawa lebih jauh ke dalam rumah. Agar tetap efektif, keset perlu dibersihkan atau dicuci secara berkala, sehingga tidak justru menjadi sumber debu baru.

Dengan menerapkan beberapa kebiasaan sederhana tersebut secara konsisten, jumlah debu di dalam rumah dapat berkurang secara signifikan. Rumah pun terasa lebih bersih, nyaman, dan kualitas udara di dalam ruangan menjadi lebih terjaga.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH