FAMILY

Psikolog Sarankan Parents Tinjau Ulang Minat Bakat Anak saat Usia 14

Aulia Putriningtias
Rabu 30 September 2026 / 17:33
Ringkasnya gini..
  • Minat bakat seseorang tak lepas dari keinginan atau keharusan.
  • Salah satu yang masih menjadi perdebatan serius dalam dunia orang tua dan anak adalah pemilihan peminatan.
  • Psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi. menjelaskan bahwa di umur 14 tahun, anak sudah melewati banyak eksplorasi.

Jakarta: Minat bakat seseorang tak lepas dari keinginan atau keharusan. Salah satu yang masih menjadi perdebatan serius dalam dunia orang tua dan anak adalah pemilihan peminatan.

Mungkin Sobat Medcom pernah merasakan ketika saat kecil gemar untuk mempelajari seni dan merasa yakin minat bakat berada di sana. Namun, orang tua justru merasa kita tidak berada di dalam ranah tersebut.

Hal tersebut yang membuat tak sedikit anak remaja kebingungan ketika beranjak dewasa. Karena banyak dari mereka merasa bahwa minat bakatnya bertentangan dengan kemauan orang tua.

 

Psikolog Saskhya Aulia Prima, M.Psi., menjelaskan bahwa tidak ada salahnya orang tua mengiginkan anak memiliki minat bakat yang mungkin saja tidak tercapai oleh orang tua. Namun, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian.

"Yang salah adalah terlalu memaksa, harus sampai gitu. Jadi, kalau cuman penasaran gini, biasanya dia (pasien) tanya ke aku itu, kalau misalkan mau tes minat bakat itu umur berapa, sih?" kata Saskhya dalam acara Press Conference Road to Parentalk Festival 2026: Feel the Fun in Fruitopia di Jakarta, Rabu, 30 September 2026.

 

GEMBIRA_20261001_224618_0000

Saskhya melanjutkan bahwa di umur 14 tahun, anak sudah melewati banyak eksplorasi. Hal inilah yang dapat memancing minat bakat si kecil lebih dalam.

"Karena namanya anak, bulan ini suka apa, minggu depan bisa beda. Jadi memang itu masalahnya, terutama di usia-usia batita, kemudian di usia-usia SD, itu memang makin gede, biasanya makin kelihatan, dia minatnya di mana," jelas Saskhya.

Saskhya lebih lanjut menjelaskan bahwa usia semakin lanjut akan dapat lebih difilter di bagian mana kesukaan dan tidaknya. Waktu usia-usia inilah yang tepat dalam mengenalkan profesi informasi yang mendalam.
 

Eksplorasi melalui Parentalk Festival 2026

 

Untuk menunjang leluasa eksplorasinya, Parentalk Festival 2026 hadir, nih! Tahun ini, Parentalk Festival turut menggandeng Indomilk Kids Yogurt sebagai sponsor utama.

Kolaborasi ini berangkat dari semangat yang sama untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui pengalaman yang menyenangkan, sekaligus meningkatkan perhatian orang tua terhadap pentingnya pilihan nutrisi dalam keseharian anak.

"Saat orang tua ikut hadir dan menikmati prosesnya, ada kesempatan untuk saling terhubung sekaligus mengenal hal-hal yang menarik serta minat anak,” ujar Audrie Napitupulu, Co-CEO Parentalk & Co-Chairman Parentalk Festival.

Bermain dapat menjadi pengalaman belajar sekaligus kesempatan bagi orang tua untuk mengenal anak lebih dekat. Sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Child Development mengkaji 39 studi tentang guided play.

Sebanyak 17 studi, dengan total 3.893 anak usia 1–8 tahun, masuk dalam meta-analisis. Hasilnya menunjukkan manfaat guided play pada sejumlah kemampuan belajar tertentu, seperti keterampilan matematika awal, pemahaman bentuk, dan kemampuan berpindah tugas.

Semangat tersebut diterjemahkan melalui lima elemen aktivitas: Explore, Create, Play, Connect, dan Grow. Anak dapat menemukan hal baru, berkreasi, bergerak, dan berinteraksi; sementara orang tua diajak untuk ikut terlibat. Keseruan bermain pun dapat menjadi pengalaman bersama yang membawa pulang cerita dan kenangan bagi keluarga.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH