FAMILY
Bilang 'Mau' = Harus Aman, Ini Kampanye yang Lagi Viral
A. Firdaus
Sabtu 14 Februari 2026 / 18:38
- Komedian dan public figure Pandji Pragiwaksono juga menyoroti.
- Mau Kalo Pake Kondom
- Kampanye ini ingin menormalisasi percakapan soal penggunaan kondom.
Jakarta: Ngomongin soal hubungan intim, realitanya masih banyak pasangan yang berhadapan dengan negosiasi yang nggak selalu nyaman. Kalimat seperti 'tenang aja' atau 'cuma sekali' sering dipakai buat meyakinkan pasangan.
Padahal, bagi banyak perempuan, keputusan berkata 'mau' bukan sekadar soal hasrat, tapi juga rasa aman, dihargai, dan dilindungi. Dari situ lahir kampanye terbaru Kondom Sutra bertajuk “Mau Kalo Pake Kondom”, yang membawa pesan sederhana tapi tegas: perlindungan itu bukan pilihan tambahan, melainkan bagian penting dari momen intim.
Menurut DKT Indonesia, kampanye ini ingin menormalisasi percakapan soal penggunaan kondom dalam hubungan. Head of Marketing DKT Indonesia, Cut Vellayati, menekankan bahwa kondom seharusnya tidak dipandang sebagai opsi terakhir.
"Tujuannya adalah membangun kesadaran bahwa perlindungan adalah bentuk tanggung jawab bersama, tanpa mengurangi kedekatan emosional pasangan," terang Vellayati.

Peluncuran kampanye ini juga diwarnai sudut pandang yang relatable. Komedian dan public figure Pandji Pragiwaksono menyoroti bagaimana komunikasi yang tegas dalam hubungan bisa membantu membangun rasa saling menghormati. Pesan yang dibawa: negosiasi soal perlindungan adalah hal wajar, dan keputusan bersama justru memperkuat kepercayaan.
Dari sisi kesehatan, penggunaan kondom diingatkan sebagai satu-satunya alat kontrasepsi yang juga membantu mencegah infeksi menular seksual dan kehamilan yang tidak direncanakan. Perspektif ini menempatkan kondom bukan hanya sebagai alat proteksi fisik, tetapi bagian dari self-care dan kepedulian terhadap pasangan.
Lewat kampanye ini, Kondom Sutra ingin mengajak pasangan untuk lebih terbuka membicarakan perlindungan tanpa stigma. Pesan utamanya jelas: keintiman yang sehat dibangun dari rasa aman, saling menghargai, dan tanggung jawab bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Padahal, bagi banyak perempuan, keputusan berkata 'mau' bukan sekadar soal hasrat, tapi juga rasa aman, dihargai, dan dilindungi. Dari situ lahir kampanye terbaru Kondom Sutra bertajuk “Mau Kalo Pake Kondom”, yang membawa pesan sederhana tapi tegas: perlindungan itu bukan pilihan tambahan, melainkan bagian penting dari momen intim.
Menurut DKT Indonesia, kampanye ini ingin menormalisasi percakapan soal penggunaan kondom dalam hubungan. Head of Marketing DKT Indonesia, Cut Vellayati, menekankan bahwa kondom seharusnya tidak dipandang sebagai opsi terakhir.
"Tujuannya adalah membangun kesadaran bahwa perlindungan adalah bentuk tanggung jawab bersama, tanpa mengurangi kedekatan emosional pasangan," terang Vellayati.

Peluncuran kampanye ini juga diwarnai sudut pandang yang relatable. Komedian dan public figure Pandji Pragiwaksono menyoroti bagaimana komunikasi yang tegas dalam hubungan bisa membantu membangun rasa saling menghormati. Pesan yang dibawa: negosiasi soal perlindungan adalah hal wajar, dan keputusan bersama justru memperkuat kepercayaan.
Dari sisi kesehatan, penggunaan kondom diingatkan sebagai satu-satunya alat kontrasepsi yang juga membantu mencegah infeksi menular seksual dan kehamilan yang tidak direncanakan. Perspektif ini menempatkan kondom bukan hanya sebagai alat proteksi fisik, tetapi bagian dari self-care dan kepedulian terhadap pasangan.
Lewat kampanye ini, Kondom Sutra ingin mengajak pasangan untuk lebih terbuka membicarakan perlindungan tanpa stigma. Pesan utamanya jelas: keintiman yang sehat dibangun dari rasa aman, saling menghargai, dan tanggung jawab bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)