FAMILY
Bumil Wajib Tahu! Belly Support Bikin Anti Pegel & Lebih Nyaman
A. Firdaus
Rabu 18 Maret 2026 / 17:15
- Trimester kedua hingga ketiga, perubahan tubuh saat hamil biasanya mulai terasa lebih berat.
- Pengikat perut kehamilan (belly support) bisa menjadi solusi.
- Pengalaman dari banyak ibu juga menjadi pertimbangan penting.
Jakarta: Memasuki trimester kedua hingga ketiga, perubahan tubuh saat hamil biasanya mulai terasa lebih berat. Perut yang semakin membesar sering membuat punggung terasa pegal, postur tubuh berubah, dan aktivitas sehari-hari jadi kurang nyaman.
Di sinilah pengikat perut kehamilan (belly support) bisa menjadi solusi yang sangat membantu. Alat ini bukan hanya sekadar aksesori, tetapi juga berfungsi memberikan dukungan ekstra agar tubuh tetap nyaman saat bergerak maupun beristirahat.
Untuk memahami cara memilih pengikat perut yang tepat, berbagai sumber dan panduan dari tenaga medis turut menjadi acuan. Menurut dokter dan bidan, pengikat perut yang baik seharusnya mampu memberikan dukungan, yang stabil namun tetap terasa nyaman, tanpa menekan terlalu kuat.
Selain itu, posisi pengikat juga harus tetap di tempatnya dan tidak mudah melorot atau menggumpal saat digunakan sepanjang hari.
Selain pendapat ahli, referensi dari panduan medis, seperti American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan jurnal kesehatan juga menunjukkan bahwa penggunaan pengikat perut, dapat membantu meredakan nyeri punggung dan ketidaknyamanan selama kehamilan.
Pengalaman dari banyak ibu juga menjadi pertimbangan penting, terutama terkait kenyamanan dan kepraktisan saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah empat hal penting yang perlu diperhatikan, saat memilih pengikat perut untuk kehamilan:
Pengikat perut sebaiknya mampu menopang bagian perut dan punggung bawah dengan baik. Dukungan yang diberikan harus terasa stabil, tanpa membuat kulit terasa tertekan atau tidak nyaman.
Pilih bahan yang lembut, ringan, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Bahan yang nyaman akan membantu mengurangi risiko iritasi, terutama saat digunakan dalam waktu lama.
Pengikat perut dengan fitur elastis atau perekat, seperti hook-and-loop akan lebih mudah disesuaikan, dengan perubahan ukuran tubuh selama kehamilan.
Beberapa pengikat perut juga dapat digunakan setelah persalinan. Selain membantu menopang otot perut, alat ini juga bisa mendukung postur tubuh saat menyusui, dan membantu proses pemulihan, terutama setelah operasi caesar.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, pengikat perut yang dipilih tidak hanya membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama kehamilan, tetapi juga bisa menjadi pendukung tubuh yang praktis dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Di sinilah pengikat perut kehamilan (belly support) bisa menjadi solusi yang sangat membantu. Alat ini bukan hanya sekadar aksesori, tetapi juga berfungsi memberikan dukungan ekstra agar tubuh tetap nyaman saat bergerak maupun beristirahat.
Untuk memahami cara memilih pengikat perut yang tepat, berbagai sumber dan panduan dari tenaga medis turut menjadi acuan. Menurut dokter dan bidan, pengikat perut yang baik seharusnya mampu memberikan dukungan, yang stabil namun tetap terasa nyaman, tanpa menekan terlalu kuat.
Selain itu, posisi pengikat juga harus tetap di tempatnya dan tidak mudah melorot atau menggumpal saat digunakan sepanjang hari.
Selain pendapat ahli, referensi dari panduan medis, seperti American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan jurnal kesehatan juga menunjukkan bahwa penggunaan pengikat perut, dapat membantu meredakan nyeri punggung dan ketidaknyamanan selama kehamilan.
Pengalaman dari banyak ibu juga menjadi pertimbangan penting, terutama terkait kenyamanan dan kepraktisan saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah empat hal penting yang perlu diperhatikan, saat memilih pengikat perut untuk kehamilan:
1. Dukungan yang optimal
Pengikat perut sebaiknya mampu menopang bagian perut dan punggung bawah dengan baik. Dukungan yang diberikan harus terasa stabil, tanpa membuat kulit terasa tertekan atau tidak nyaman.
2. Kenyamanan bahan
Pilih bahan yang lembut, ringan, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Bahan yang nyaman akan membantu mengurangi risiko iritasi, terutama saat digunakan dalam waktu lama.
3. Mudah disesuaikan
Pengikat perut dengan fitur elastis atau perekat, seperti hook-and-loop akan lebih mudah disesuaikan, dengan perubahan ukuran tubuh selama kehamilan.
4. Serbaguna atau bisa dipakai setelah melahirkan
Beberapa pengikat perut juga dapat digunakan setelah persalinan. Selain membantu menopang otot perut, alat ini juga bisa mendukung postur tubuh saat menyusui, dan membantu proses pemulihan, terutama setelah operasi caesar.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, pengikat perut yang dipilih tidak hanya membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama kehamilan, tetapi juga bisa menjadi pendukung tubuh yang praktis dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)