FAMILY

5 Faktor Risiko yang Sebabkan Anak Rentan Terkena Hepatitis Akut

Mia Vale
Selasa 10 Mei 2022 / 12:00
Jakarta: Pandemi covid-19 belum usai, namun dunia kembali dibikin resah dengan adanya hepatitis yang siap menyerang anak-anak di bawah usia 16 tahun. Parahnya, penyakit hepatitis akut ini belum diketahui penyebabnya secara pasti namun semakin meluas ke banyak negara di dunia. 

Kementerian kesehatan Indonesia (Kemenkes) pun meminta ke seluruh elemen masyarakat untuk waspada. Bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah  merespons temuan ini dengan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia. 

Begitu juga dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut ada kemungkinan kasus infeksi hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya ini menjadi pandemi secara global.

Dalam diskusi daring, Sabtu, 7 Mei 2022 lalu, Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI Muzal Kadim mengatakan, faktor risiko terbesar hepatitis akut misterius adalah anak-anak yang memiliki masalah sistem imun atau yang kerap kali disebut dengan pasien immunocompromised.


ejala hepatitis akut
(Menurut Dr. dr. Muzal Kadim, Sp.A (K) hepatitis akut dalam kasus ini lebih rentan dialami anak karena sistem imunnya belum sempurna. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Imunitas yang lemah ini menurut Dokter spesialis anak yang berpraktik di RS. pondoK Indah, dapat disebabkan beberapa hal. Selain gejala yang menandakan ciri-ciri hepatitis akut pada anak, ada juga faktor penyebabnya yang perlu diketahui para orang tua. 

Beberapa faktor risiko dari hepatitis akut ini, meliputi:

?- Imunitas tubuh yang lemah
?- Mengalami gizi buruk
?- enjalani pengobatan penyakit tertentu yang menekan sistem imun
- Mengidap HIV (Human Immunodeficiency Virus)
?

Usia anak


Diungkapkan oleh dr. Muzal, bahwa usia anak menjadi salah satu faktor paling rentan dari hepatitis misterius ini. Pasalnya, apabila melihat kasus hepatitis akut yang terjadi di sejumlah negara kebanyakan dialami oleh anak dengan usia di bawah enam tahun. 

"Hepatitis akut dalam kasus ini lebih rentan dialami anak karena sistem imunnya belum sempurna," jelas dr Muzal.

Yang harus diingat, dari faktor risiko yang disebutkan oleh dr. Muzal, ada beberapa tanda dan gejala hepatitis secara umum, seperti  demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sakit perut, urin berwarna gelap, tinja berwarna terang, nyeri sendi, dan penyakit kuning.

(TIN)

MOST SEARCH