FAMILY

Anak Takut Cukur Rambut? Mission Impossible Ini Bisa Diatasi, Kok!

Yatin Suleha
Kamis 27 Agustus 2026 / 09:13
Ringkasnya gini..
  • Bagi para parents, momen potong rambut balita itu sering banget berubah jadi drama besar.
  • Mulai dari tangisan, teriakan, sampai berontak cuma karena lihat gunting atau dengar suara mesin cukur.
  • Padahal, reaksi kayak gitu sebenarnya wajar banget dan erat kaitannya dengan fase tumbuh kembang anak usia dini.
Jakarta: Bagi para parents, momen potong rambut balita itu sering banget berubah jadi drama besar. Mulai dari tangisan, teriakan, sampai berontak cuma karena lihat gunting atau dengar suara mesin cukur. 

Padahal, reaksi kayak gitu sebenarnya wajar banget dan erat kaitannya dengan fase tumbuh kembang anak usia dini yang masih super sensitif sama hal-hal baru.

Rasa takut ini biasanya muncul karena si kecil belum paham kalau prosesnya aman, ditambah kata “potong” sering banget bikin mereka kepikiran soal rasa sakit. 

Belum lagi suara mesin cukur yang berisik, sensasi rambut rontok yang bikin risih, harus anteng duduk diam, plus suasana salon yang asing, yang makin bikin kecemasan mereka naik level.
 
Mengutip dari BabyCenter, ini dia beberapa cara jitu buat ngatasin balita yang ogah potong rambut, Moms!
 

1. Pendekatan secara perlahan


Mengubah sebutan "potong rambut" menjadi istilah yang lebih santai dapat membantu anak merasa lebih nyaman. 

Melalui aktivitas bermain peran—seperti merapikan rambut boneka menggunakan alat mainan—anak bisa lebih terbiasa dengan suasananya. Dari sini, si kecil belajar bahwa pengalaman merapikan rambut adalah hal yang aman dan menyenangkan.
 

2. Modal distraksi



(Kalau anak pas lagi badmood gara-gara baru bangun atau kelaparan, udah pasti bakal rewel saat potong rambut. Jadi, pastikan perutnya kenyang dan energinya udah keisi dulu sebelum eksekusi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Senjata utamanya ada di distraksi. Mainan favorit, tontonan YouTube, atau kursi mobil-mobilan di salon khusus anak itu game changer banget buat bikin si kecil anteng. 

Timing juga ngaruh, bestie! Kalau anak lagi moody karena baru bangun tidur atau kelaparan, dijamin bakal rewel. Pastikan mereka kenyang dan rested dulu sebelum mulai.
 

3. Opsi potong rambut di rumah


Kalau mau lebih chill, potong rambut di rumah bisa jadi opsi paling aman karena suasananya familiar. Gak harus langsung kelar dalam sekali duduk, kok. Dicicil aja pelan-pelan sampai mereka terbiasa.

Tapi, kalau anak kelihatan overwhelmed banget dan rewelnya gak ketolong meski udah dicoba berbagai cara, bisa jadi ada isu sensory issues. 

Anak dengan kondisi ini biasanya gampang kewalahan sama suara mesin cukur, sentuhan, atau detail kecil lainnya. Kalau udah gini, konsultasi ke ahlinya bakal ngebantu banget buat nemuin pendekatan yang pas.

 

Jadi...


At the end of the day, kunci ngadepin balita yang anti potong rambut tuh cuma butuh empati, kesabaran ekstra, dan fleksibilitas. 

Coba shift perspective ke sudut pandang mereka—buat balita, potong rambut itu bukan sekadar ngerapihin rambut, tapi pengalaman massive yang butuh proses adaptasi.


Secillia Nur Hafifah

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH