FAMILY

3 Tahap Mematangkan Alpukat dengan Sempurna

Mia Vale
Minggu 09 Januari 2022 / 13:00
Jakarta: Alpukat merupakan salah satu makanan alami yang paling lengkap berkat lemak baik, asam lemak esensial, dan fitokimia plus vitamin. Alpukat juga berfungsi sebagai pembangkit tenaga nutrisi.

Namun, cara memilih alpukat mana yang sudah matang, bisa jadi permainan tebak-tebakan. Pasalnya, untuk memutuskan alpukat itu matang atau belum, perhitungan yang pas.

Kematangan alpukat itu bergantung pada kapan kamu untuk menggunakan alpukat. Tahap kematangan apa yang terbaik. Jika alpukat tidak cukup matang, kamu tidak akan pernah bisa mengupas atau menumbuknya. Terlalu matang pun, rasa alpukat akan pahit dan teksturnya seperti tepung. 
 

Cara mengenali alpukat yang sudah matang


Seperti banyak buah dan sayuran, kamu harus merasakan untuk mengetahui apakah alpukat sudah matang atau belum. Berikut cara melihat secara visual, seperti yang dinukil dari Foodie Crush untuk kamu.

1. Alpukat hijau yang keras dan cerah. Membutuhkan waktu empat sampai tujuh hari untuk matang. Alpukat hijau cerah yang sangat keras saat ditekuk masih belum matang dan akan memiliki empat hingga tujuh sebelum siap untuk dimakan
2. Jangan coba-coba memakannya, karena akan keras dan berlilin serta tidak memiliki rasa
3. Alpukat sangat gelap dengan bintik-bintik hijau, Matang sempurna. Bagian dalam alpukat ini akan berwarna hijau terang di kulit dan berwarna krem ??di bagian dalam, mudah lepas dari lubangnya
4. Alpukat hitam dengan kulit belang-belang. Hampir busuk. Alpukat ini memiliki kulit kering dan keriput yang lembek saat disentuh. Bagian dalam akan sering memiliki bintik-bintik coklat pada buah dan memiliki rasa pahit. Jadi, buang saja!


cara mematangkan alpukat
(Beberapa vitamin dan mineral yang paling banyak terkandung dalam buah alpukat adalah vitamin C, vitamin K, folat, kalium, zat besi, vitamin E, dan vitamin B6. Efek kombinasi dari nutrisi yang terkandung dalam alpukat menawarkan manfaat besar sebagai antiperadangan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

Mematangkan alpukat secara alami


Cara termudah untuk mematangkan alpukat adalah: 

1. Letakkan di atas meja selama beberapa hari untuk membiarkan matang secara alami. Alpukat yang lebih hijau dapat bertahan tiga sampai lima hari sebelum menjadi sempurna sementara alpukat berkulit gelap lebih cepat matang
2. Untuk mematangkan alpukat dengan cepat di atas meja, letakkan mangkuk atau kantong kertas dengan apel atau pisang. Pisang, kiwi, apel, dan alpukat semuanya menghasilkan gas etena yang ketika diletakkan di sebelah buah yang keras, akan melunakkannya. Gas alam ini memecah dinding sel internal dan mengubah pati menjadi gula, mematangkan buah secara alami
3. Untuk membuat alpukat matang dalam satu-dua hari, masukkan ke dalam kantong kertas dengan satu atau dua pisang. Metode ini memusatkan gas di sekitar buah tetapi masih memungkinkan buah untuk bernapas. Hindari menggunakan kantong plastik yang membuat buah menjadi kaku. Simpan di lemari es setelah alpukat matang
4. Jika tidak bisa memakan alpukat setelah matang, simpan di lemari es untuk memperlambat proses pematangan. Alpukat yang belum dipotong bisa bertahan satu-tiga hari di lemari es
 

Mematangkan alpukat dalam oven 


Suhu panas memang lebih melunakkan alpukat. Caranya: 

1. Potong alpukat menjadi dua dan buang bijinya lalu bungkus masing-masing setengahnya dengan bungkus plastik
2. Microwave pada suhu tinggi ini, selama dua menit kemudian jalankan alpukat yang dibungkus di bawah air dingin untuk berhenti memasak
3. Bungkus alpukat dengan kertas timah dan masukkan ke dalam oven dengan suhu tinggi selama 10-30 menit, tergantung seberapa keras alpukat itu
 

Cara menyimpan alpukat yang dipotong 


Simpan alpukat yang sudah dibelah dua di lemari es selama maksimal satu-dua hari. Hadapi dua bagian bersama-sama lalu bungkus rapat dengan bungkus plastik seperti penjual keju membungkus keju. 

Ini mencegah udara merembes masuk untuk mengoksidasi buah dan mudah-mudahan tidak berubah warna. Jika ya, potong bagian yang kecokelatan dan berharap bagian bawahnya berwarna hijau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH