BEAUTY

Deodoran Vs Antiperspirant: Pilih yang Mana Biar Gak Bau Matahari?

Aulia Putriningtias
Selasa 21 April 2026 / 19:04
Ringkasnya gini..
  • Hayo, siapa di sini yang masih suka ketuker antara deodoran sama antiperspirant?
  • Meskipun sama-sama dioles ke ketiak, sebenernya dua barang ini punya 'tugas' yang beda banget, lho.
  • Perbedaan paling mendasarnya ada di gimana cara mereka kerja dan gimana produk itu diklasifikasiin.
Jakarta: Hayo, siapa di sini yang masih suka ketuker antara deodoran sama antiperspirant? Meskipun sama-sama dioles ke ketiak, sebenernya dua barang ini punya 'tugas' yang beda banget, lho. 

Perbedaan paling mendasarnya ada di gimana cara mereka kerja dan gimana produk itu diklasifikasiin. Jadi, gak cuma sekadar pengharum ketiak aja ya!

Perlu kamu ketahui bahwa deodoran termasuk dalam produk kosmetik. Sementara itu, antiperspirant dikategorikan sebagai obat karena bekerja langsung menghambat produksi keringat.
 
Sebelum masuk ke dalam perbedaannya, kamu perlu tahu definisi dari kedua produk ini. Deodoran adalah produk perawatan tubuh yang berfungsi untuk mengurangi atau mencegah bau badan di area ketiak

Sementara itu, antiperspirant adalah zat yang membantu tubuh mengurangi produksi keringat. Biasanya antiperspirant mengandung aluminium salts yang bisa membantu menghambat saluran ketiak.

Lalu apa saja perbedaan dari kedua produk ini? Dilansir dalam beberapa sumber, inilah beberapa perbedaannya, antara lain:
 

1. Cara kerja di ketiak




(Deodoran dan antiperspiran bekerja dengan cara berbeda: antiperspiran menyumbat pori-pori kelenjar keringat, sementara deodoran menggunakan agen antibakteri untuk membunuh bakteri penyebab bau. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Fokus utama deodoran adalah menghambat pertumbuhan bakteri di permukaan kulit ketiak. Deodoran juga menetralkan bau dan memberikan aroma segar pada tubuh sepanjang hari. 

Sedangkan antiperspirant dapat mengurangi produksi keringat yang secara tidak langsung juga mengurangi bau badan. Paling cocok digunakan bagi yang mudah berkeringat dan saat olahraga.
 

2. Kandungan aktif


Pada deodoran, ada kandungan aktif anti-bakteri dan fragrance yang bikin aroma tubuh lebih wangi. Sedangkan untuk antiperspirant, bahan utamanya aluminium salts, yang punya peran penting dalam menghambat produksi keringat.
 

3. Daya tahan penggunaan


Deodoran sendiri tahan untuk penggunaan paling lama 24 jam saja. Untuk antiperspirant sendiri bisa tahan hingga 48 jam, karena untuk menahan keringat.
   

4. Hasil pemakaian


Deodoran akan membuat area ketiak tetap segar dan wangi, tapi masih berkeringat. Sedangkan untuk antiperspirant bisa membuat area ketiak lebih kering, bebas ketiak basah, sehingga mengurangi bau ketiak yang mengganggu. 

Jadi, udah tahu kan rahasia di balik dua produk ketiak andalan ini? Keduanya emang oke banget, tinggal kamu sesuain aja sama kebutuhan. Kira-kira setelah tahu bedanya, kamu bakal tetep setia sama deodoran atau mau pindah ke antiperspirant, nih?

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH