COMMUNITY

Resmi Digelar, FLOII Expo 2026 Ajak Pencinta Tanaman Bersatu Lewat Alam

A. Firdaus
Jumat 18 September 2026 / 07:49
Ringkasnya gini..
  • Memasuki tahun kelima, FLOII Expo 2026 mengusung tema “United by Nature”.
  • Anjasmara Prasetya, menilai Indonesia sebenarnya memiliki modal besar untuk mengembangkan industri tanaman hias.
  • FLOII Expo 2026 berlangsung pada 17–20 September 2026 di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang.
Tangerang: Buat kamu yang merasa rumah belum lengkap tanpa tanaman hijau, akhir pekan ini bisa jadi waktu yang pas untuk berburu koleksi baru. Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 resmi dibuka di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang, dan berlangsung hingga 20 September 2026.

Memasuki tahun kelima, FLOII Expo 2026 mengusung tema “United by Nature”. Bukan sekadar pameran tanaman hias, ajang ini mempertemukan berbagai elemen industri florikultura, mulai dari pelaku usaha, komunitas, kolektor, breeder, nursery, hingga landscape designer.

Lebih luas lagi, FLOII ingin menunjukkan bahwa dunia tanaman kini sudah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Tanaman bukan cuma sesuatu yang dirawat di sudut rumah, tetapi juga bisa menjadi bagian dari seni, desain, bisnis, hingga aktivitas komunitas.
 


Menyatukan Ekosistem Florikultura


FLOII Expo 2026 dibuka langsung oleh Kepala Badan Karantina Indonesia, H. Abdul Kadir Karding. Sejumlah pejabat dan pelaku industri turut hadir dalam pembukaan, termasuk Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Tommy Nugraha serta perwakilan komunitas dan asosiasi florikultura.

Dalam sambutannya, Abdul Kadir mengatakan tema “United by Nature” menggambarkan pentingnya kolaborasi untuk membawa industri florikultura Indonesia berkembang lebih jauh.

“Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah pameran tanaman hias, tetapi juga membuka jendela untuk melihat masa depan industri florikultura Indonesia,” ujar Kadir.

Abdul Kadir Karding
Kepala Badan Karantina Indonesia, H. Abdul Kadir Karding. Dok. Ist

Menurutnya, tanaman dapat menjadi penghubung berbagai pihak, dari petani dan industri, breeder dan nursery, pelaku usaha dan konsumen, komunitas dan pemerintah, hingga Indonesia dengan pasar internasional.

Karena itu, kolaborasi dinilai menjadi salah satu kunci agar florikultura Indonesia tidak hanya berkembang sebagai hobi, tetapi juga menjadi industri dengan nilai tambah.
 

Lebih dari 120 Exhibitor


Steering Committee FLOII Expo, Rustika Herlambang, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menghadirkan lebih dari 120 exhibitor.

Tidak hanya berasal dari Indonesia, sejumlah pelaku industri dari berbagai negara juga ikut meramaikan pameran, termasuk Thailand, Taiwan, China, dan Ekuador.

“FLOII Expo 2026 mengajak kita melihat florikultura bukan sekadar tren atau hobi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas, pelaku industri, dan masyarakat melalui kecintaan terhadap tanaman, alam, dan gaya hidup berbasis nature dalam satu ekosistem yang terus berkembang,” kata Rustika.

Anjasmara
Ketua Umum Indonesia Aroid Society (IAS), Anjasmara Prasetya. Dok. Ist

Buat pengunjung, keberagaman peserta tersebut membuat FLOII bukan hanya tempat melihat-lihat tanaman. Ada kesempatan untuk mengenal lebih dekat perkembangan industri, bertemu komunitas, melihat koleksi tanaman, hingga mempelajari berbagai aspek yang mungkin selama ini belum banyak diketahui.

Ketua Umum Indonesia Aroid Society (IAS), Anjasmara Prasetya, menilai Indonesia sebenarnya memiliki modal besar untuk mengembangkan industri tanaman hias.

“Indonesia memiliki kekayaan hayati yang luar biasa, para breeder yang kreatif, kolektor yang luar biasa, hingga pengusaha tanaman hias yang tangguh. Yang kita perlukan saat ini adalah bersatu, membangun jaringan, meningkatkan profesionalisme, dan bergerak bersama,” katanya.
 

Dari Tanaman sampai Botanical Art


Selama empat hari penyelenggaraan, FLOII Expo 2026 juga menyiapkan berbagai program yang membuat pengalaman pengunjung tidak melulu soal jual-beli tanaman.

Ada Plant Exhibition, Landscape Showcase, Botanical Art Competition, Plant Contest, Plant Auction, talkshow, workshop, hingga kompetisi aquascape dan terrarium.

Pada hari pertama, misalnya, pengunjung bisa menikmati Art Plant Music by Onion Jams yang menggabungkan tanaman dan musik dalam satu pengalaman.

FLOII 2026i
FLOII Expo 2026 menghadirkan lebih dari 120 exhibitor. Dok. Ist

Konsep tersebut menjadi salah satu cara FLOII memperkenalkan tanaman dari sudut pandang yang lebih luas. Tanaman tidak hanya dilihat sebagai koleksi atau objek hobi, tetapi juga bisa masuk ke ranah seni dan gaya hidup.

Buat yang ingin belajar, tersedia pula sejumlah sesi edukasi. Salah satunya membahas proses impor tanaman dan berbagai ketentuan yang perlu diperhatikan dalam perdagangan tanaman lintas negara.

Ada pula pembahasan mengenai karantina tanaman serta pergerakan tanaman antarwilayah. Topik ini menjadi penting karena semakin terbukanya pasar florikultura juga perlu diikuti pemahaman mengenai regulasi dan aspek keamanan tanaman.

Pengunjung juga bisa mengikuti berbagai kegiatan praktik, seperti Workshop Vaskuarium Hidrogel bersama Rudi, edukator Kebun Raya MNR, serta Workshop Melukis Pot bersama Kinan & Ummi Karplanter.
 

Tanaman, Bisnis, dan Masa Depan Hijau


Penyelenggaraan FLOII Expo 2026 didukung Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Ajang ini juga mendapat dukungan dari BRI sebagai Official Bank Partner, Pupuk Indonesia, PT PLN (Persero), Pertamina International EP, serta Kebun Raya.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa ekosistem tanaman hias kini melibatkan lebih banyak sektor. Ada pengetahuan, komunitas, perdagangan, pembiayaan, hingga gaya hidup yang saling terhubung.

Pada akhirnya, “United by Nature” bukan hanya tema pameran. Ada pesan bahwa perkembangan industri florikultura membutuhkan banyak pihak yang bergerak bersama.

Buat masyarakat umum, FLOII juga bisa menjadi kesempatan untuk melihat bahwa hobi merawat tanaman punya dunia yang jauh lebih luas. Dari satu pot tanaman di rumah, bisa muncul komunitas, kreativitas, peluang bisnis, sampai kesadaran untuk menjaga lingkungan.

FLOII Expo 2026 berlangsung pada 17–20 September 2026 di Hall 3A, ICE BSD City, Tangerang.

Tiket daily pass dibanderol Rp35 ribu untuk weekday dan Rp50 ribu untuk weekend. Sementara tiket terusan selama empat hari tersedia dengan harga Rp100 ribu.

Informasi lebih lanjut mengenai FLOII Expo 2026 dapat dilihat melalui situs resmi FLOII Expo dan akun Instagram @floii_expo.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH