COMMUNITY

Apa Itu Hairball pada Kucing dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Medcom
Selasa 27 September 2022 / 17:10
Jakarta: Jika kamu sering melihat kucing menjilat bulunya sendiri, itu adalah hal yang lumrah untuk dilakukan. Kucing menghabiskan waktu mereka untuk merapikan bulunya (self-grooming).

Penelitian menunjukkan bahwa kucing menghabiskan 30 hingga 50 persen waktunya untuk merawat diri. Namun, ketika mereka menjilat bulu sendiri, lidah mereka dapat menangkap bulu yang rontok atau mati, sehingga bisa tertelan pada saluran pencernaan.

Meskipun beberapa bulu halus tersebut bisa dicerna dengan baik, tetapi sebagian bulu halus tersebut sedikit demi sedikit tertinggal di perut kucing dan dapat membentuk bola rambut. Hal ini bisa disebut dengan hairball.

Hairball umumnya ditemukan pada kucing ras Persia dan Maine Coon. Namun, tidak jarang ras kucing lainnya bisa terdampak. Pemilik kucing mungkin tidak terbiasa dengan hal ini, meskipun hairball adalah hal biasa.

Terkadang kucing mengeluarkan hairball secara regurgitasi (muntah), namun hal ini khawatir menimbulkan berbagai kesehatan, seperti stres atau alergi, hingga masalah pencernaan.

Jika hairball tersangkut pada saluran pencernaan kucing, penyumbatan yang terjadi pada sistem pencernaan berpotensi untuk mengancam nyawa kucing.

Drh. Nurul Anjar Prastiwi selaku dokter hewan dan pemilik Vetopet memaparkan tips bagaimana menghindari dampak negatif hairball pada kucing. Kamu bisa menyisir bulu kucing secara teratur dan pergi ke penata profesional (groomer) untuk menata bulu kucing.

Kamu juga bisa memberikan vitamin dan pencahar ringan yang dapat membuat hairball melewati saluran pencernaan dengan lancar tanpa membuat hambatan.

Selain itu, kamu bisa memberikan makanan khusus kucing yang ditujukan untuk perawatan dan pemulihan hairball. Untuk mengurangi hairball pun kamu harus benar-benar memperhatikan kucingmu agar anabulmu tetap sehat dan bahagia dalam jangka panjang.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH