COMMUNITY

Berkarya Tanpa Batas, Program Ini Bantu UMKM Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri

A. Firdaus
Selasa 28 Juli 2026 / 18:30
Ringkasnya gini..
  • Program ini diikuti oleh 20 pelaku UMKM penyandang disabilitas.
  • Berlangsung di Kota Malang pada 21–23 Juli 2026.
  • Kemandirian ekonomi juga berperan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri.
Jakarta: Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesejahteraan mental, sosial, dan ekonomi. Memiliki kesempatan untuk bekerja, berwirausaha, dan mandiri secara finansial menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kualitas hidup, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Berangkat dari semangat tersebut, PT Danareksa (Persero) bersama Alunjiva Indonesia kembali menggelar program INKLUSIF DANAREKSA BERKARYA untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha penyandang disabilitas. Program ini diikuti oleh 20 pelaku UMKM penyandang disabilitas yang memperoleh pelatihan dan pendampingan intensif di Kota Malang pada 21–23 Juli 2026.

Sebelum mengikuti pelatihan tatap muka, peserta telah menjalani pembelajaran daring selama satu bulan mengenai dasar-dasar pengembangan usaha. Selanjutnya, mereka mendapat kesempatan mempraktikkan materi, berkonsultasi mengenai tantangan bisnis, serta bertukar pengalaman dengan sesama pelaku usaha.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan, memperluas jejaring, sekaligus membantu peserta menyusun strategi bisnis yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Co-Founder Alunjiva Indonesia, Fany Efrita, mengatakan antusiasme peserta menunjukkan besarnya semangat penyandang disabilitas untuk terus berkembang.

Teman-teman penyandang disabilitas di Malang menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Mereka tidak hanya antusias mengembangkan usahanya, tetapi juga saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Semangat kolaborasi seperti inilah yang kami harapkan terus tumbuh, sehingga para pelaku UMKM dapat berkembang bersama dan semakin berdaya," ujarnya.
 

Kemandirian ekonomi dukung kualitas hidup


Selain membantu meningkatkan kemampuan berwirausaha, kemandirian ekonomi juga berperan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri, partisipasi sosial, dan kesejahteraan penyandang disabilitas.

Corporate Secretary & CSR PT Danareksa (Persero), Agus Widjaja, mengatakan pemberdayaan ekonomi yang inklusif tidak hanya berdampak bagi individu, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

"Ketika pelaku usaha penyandang disabilitas mampu meningkatkan kualitas usahanya, memperluas akses pasar, dan membangun bisnis yang berkelanjutan, mereka turut menciptakan nilai tambah bagi keluarga, membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitarnya, serta memperkuat rantai nilai di daerah," katanya.

Menurut Agus, melalui program ini peserta diharapkan mampu mengoptimalkan potensi usaha sekaligus mengambil peran yang lebih besar dalam kegiatan ekonomi.
 

Kolaborasi bangun ekosistem yang inklusif


Program INKLUSIF DANAREKSA BERKARYA juga mendapat dukungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Melalui akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan jejaring yang lebih luas, pelaku usaha penyandang disabilitas diharapkan memiliki peluang yang semakin besar untuk mengembangkan bisnis secara mandiri dan berkelanjutan.

Upaya tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menciptakan masyarakat yang sehat tidak hanya dilakukan melalui layanan kesehatan, tetapi juga dengan membuka kesempatan yang setara agar setiap individu dapat hidup produktif, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH